Selasa, 16 Desember 2014

Ketua Fraksi MPR RI: Jangan Ragukan Nasionalisme PKS

Bandar Lampung (15/12) - Sangat salah jika ada sebagian orang yang menganggap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai partai yang jauh dari nilai-nilai nasionalisme dan partai eksklusif untuk umat muslim.

Ketua Fraksi PKS MPR RI Sunmanjaya Rukmandis mengatakan sesuai AD/ART PKS Pasal 9 disebutkan bahwa semua warga negara Indonesia sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku dapat menjadi anggota PKS. "Artinya PKS partai terbuka untuk WNI, hanya selian WNI dan WNI yang dilarang menjadi anggota parpol oleh undang-undang yang tidak boleh menjadi anggota partai. Itu soal keanggotaan, kalau pengabdian PKS untuk siapa saja tanpa terkecuali," kata Sunmanjaya, pada sosialisasi pilar kebangsaan di hadapan 300 kader PKS Lampung di Hotel Nusantara, Ahad (14/12).

Selain itu, hal lain yang membuat PKS tidak perlu diragukan lagi nasionalismenya adalah tujuan PKS untuk menjadi partai pelopor dalam mewujudkan cita-cita pembangunan bangsa sesuai pembukaan UUD 1945 Visi. Tujuan tersebut terermin dalam visi Terwujudnya Masyarakat madani yang adil, sejahtera, dan bermartabat. "Justru PKS ini sudah sangat sesuai dengan cita-cita bangsa, jadi jangan lagi ada yang meragukan apa betul PKS punya bendera Merah Putih," ujarnya.

Sunmanjaya melanjutkan hanya ada satu yang membedakan PKS dengan partai lainnya, yaitu PKS adalah partai dakwah yang memiliki tiga tugas. Yang pertama mengajak dan tidak pernah mengejek, kedua merangkul bukan mengukur, dan Ketiga tidak boleh ekstrim tapi harus seperti eskrim yang disukai banyak orang.

Kader PKS memiliki tugas yang mulia untuk mengajak ke jalan kebaikan, seperti yang tercantum dalam Qur'an surat An-Nahl ayat 125, yang artinya "Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk."

Seperti ajaran Islam yang menjadi dasar PKS, menjadi rahmat bagi seluruh alam begitupulalah kehadiran PKS. Menjadi rahmat bagi semua mahluk di dunia baik manusia, flora, maupun fauna.

Sumber: Humas PKS Lampung

Selasa, 09 Desember 2014

30 Masjid Diusulkan Jadi Penanda Keistimewaan DIY

Yogyakarta - Sebanyak 30 masjid di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diusulkan menjadi penanda kesitimewaan DIY. Namun, baru lima masjid yang dimasukkan di dalam Raperdais (Rancangan Peraturan Daerah Istimewa) urusan Kebudayaan.

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DIY Arief Budiono mengatakan, kelima masjid tersebut adalah Masjid Mataram Kotagede dan masjid yang disebut sebagai Pathok Negara yang tersebar di empat penjuru di DIY (Mlangi, Ploso Kuning, Babadan dan Dongkelan).

Sisanya ada sekitar 25 masjid yang tersebar di lima kabupaten/kota se DIY yang sebagai penanda keistimewaan Yogyakarta karena masjid tersebut merupakan paringan Ndalem dan juga merupakan cikal bakal berdirinya kerajaan Mataram Islam.

Arief memberi contoh, di Paliyan Kabupaten Gunungkidul ada Masjid Al-Huda Sodo. Masjid tersebut dibangun pertama kali oleh Kyai Ageng Giring dan di situ juga ada makam Kyai Ageng Giring. Menurut dia, kalau 30 masjid dimasukkan sebagai penanda keistimewaan tentu saja nantinya akan dirawat dan kawasan di sekitar masjid dikembangkan.

Sehingga di situ akan menjadi pengembangan budaya, wisata dan ekonomi masyarakat pun meningkat. "Jadi tidak hanya masjidnya saja yang mendapat perhatian, melainkan kawasannya juga dikembangkan. Hal ini akan menjadi potensi wisata dan ekonomi di DIY," ujarnya.

Sebelumnya Kerabat Keraton Yogyakarta KRT Jatiningrat mengatakan setidaknya ada enam cagar budaya yang ditetapkan ssebagai penanda keistimewaan DIY yakni: Keraton Yogyakarta Hadiningrat, Panggung Krapyak, Tugu Pal Putih, Puro Pakualaman, Masjid Pathok Negara dan Masjid Mataram Kotagede.

Romo Tirun, panggilan akrab KRT Jatiningrat itu mengatakan Masjid Pathok Negara yang tersebar di empat penjuru DIY memungkinkan sebagai kawasan keagamaan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sementara itu Masjid Mataram Kotagede merupakan masjid tertua peninggalan Kerajaan Mataram Islam yang memiliki arsitektur khusus tajug lambing gantung dan ini tidak ada di masjid-masjid luar Kotagede.

Sumber: republika.co.id

Sumut Raih Penghargaan Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan

MEDAN (7/12) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara meraih penghargaan Kinerja Terbaik II/2014 Subbidang Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan Kategori Provinsi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Pemprov Sumut dianggap berhasil mengoptimalkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di tengah berbagai tantangan termasuk minimnya alokasi anggaran," kata Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nugroho di Medan, Minggu.

Penghargaan langsung diberikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono pada Malam Penghargaan Pekerjaan Umum 2014 di kantor kementerian itu di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (5/12) malam.

Sebagai terbaik I untuk bidang yang sama adalah Provinsi Jawa Tengah dan terbaik III Provinsi Jambi. Selain Sumut, Kota Medan juga meraih peringkat pada bidang yang sama untuk kategori kota.

Gubernur yang didampingi Kepala Dinas Binamarga Provinsi Sumut, Effendy Pohan mengatakan bangga menerima penghargaan tersebut yang diserahkan pada momentum penghujung tahap pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2010-2014 dan sekaligus menjadi masa awal yang baru menghadapi RPJMN 2015-2019. 

"Saya bersyukur di tengah keterbatasan yang ada, Sumut mampu meraih prestasi terbaik kedua nasional,"katanya.

Menurut Gatot di satu sisi, penghargaan itu membesarkan hati, namun di sisi lain merupakan tantangan. Dia menjelaskan, penghargaan itu bukan terfokus pada bagaimana kondisi fisik jalan dan jembatan di Sumut, melainkan gabungan dari sejumlah parameter yang secara garis besar merupakan kinerja untuk mendayagunakan potensi dana dan daya yang ada untuk semaksimal mungkin memiliki kinerja signifikan.

Seperti diketahui bahwa kondisi kemantapan jalan di Sumut masih di bawah rata-rata nasional sekaligus Sumut merupakan provinsi yang memiliki jalan nasional terpanjang. Dengan dana yang terbatas dan ruas jalan yang panjang sampai ribuan kilometer, namun Sumut tetap mengupayakan memiliki kinerja optimal dari aspek fisik maupun non-fisik.

Kriteria non fisik mencakup kinerja menaati peraturan dan kelembagaan dari sisi perundang-undangan, organisasi dan sumberdaya manusia (SDM). Manajemen pembangunan mencakup perencanaan, pembiayaan, pelaksanaan dan pengelolaan serta peran serta masyarakat mencakup pengendalian, upaya monitoring dan daya tanggap terhadap peran serta masyarakat.

Foto: Gatot Pujo Nugroho (ANTARA FOTO/M Syafii)

Sumber: http://www.antaranews.com

Fahri Hamzah Mengingatkan Kemenkumham Soal Partai Golkar

Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta agar Menteri Hukum dan HAM mengeluarkan keputusan yang objektif terkait dengan dualisme kepengurusan Partai Golkar.

Fahri mengatakan semua orang berhak untuk mendaftarkan kepengurusan organisasinya di Kemenkumham. Namun, kata dia, Menkumham dituntut untuk tidak melanggar hukum dan konstitusi, dalam memverifikasi dua kepengurusan partai Golkar yang didaftarkan ke Kemenkumham. "Mudah-mudahan, jangan sampai ada pelanggaran hukum, jangan sampai menabrak konstitusi," kata Fahri Hamzah di kompleks parlemen, Senin (8/12).

Saat ini, dua kubu partai Golkar mendaftarkan kepengurusannya ke Kemenkumham. Partai Golkar versi Musyawarah Nasional (Munas) di Bali sudah mendaftarkan hasil dan kepengurusannya ke Kemenkumham Senin (8/12) pagi. Sementara Partai Golkar versi Munas Ancol, Jakarta rencananya akan mendaftar sore harinya.

Dua kubu kepengurusan Golkar ini memang sudah berbeda pandangan sejak awal. Golkar versi munas Bali tetap mengukuhkan diri sebagai anggota Koalisi Merah Putih (KMP), sedangkan Golkar versi Jakarta berniat untuk mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Dengan tidak melakukan pelanggaran konstitusi, menurut Fahri, pemerintahan Presiden Jokowi tidak akan banyak mengalami gangguan atau tekanan. Sebab itu, Menkumham harus bisa bersikap bijaksana untuk menyelesaikan persoalan dualisme kepengurusan ini.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, mendorong Menkumham untuk tidak ikut campur dan menyalahi Undang-Undang yang berlaku. "Jangan sampai nanti karena tak berpegang hukum rakyat tidak percaya lagi sama pemerintah," tegas Fahri.

Dualisme Partai Golkar, kata Fahri, tidak akan berpengaruh pada DPR RI. Fahri membantah dua kubu ini akan menggoyahkan kesolidan fraksi-fraksi di DPR.

Sumber: republika.co.id

Selasa, 27 Mei 2014

Tingkatkan Layanan Rumah Sakit

Palangka Raya, senin (26/5) agenda kunjungan kerja Anggota Komisi C DPRD Kalteng beserta Wakil Ketua DPRD Kalteng, Ir. Arief Budiatmo ke Rumah Sakit Pasar Rebo Jakarta beberapa waktu lalu (Rabu, 21/5) menghasilkan beberapa informasi dan implementasi penting yang semestinya bisa di laksanakan di Kalimantan Tengah. 

Anggota DPRD Kalteng, Heru Hidayat,ST menyampaikan ada empat model yang bisa dilakukan oleh Rumah Sakit dalam rangka menumbuhkan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurut Heru, Rumah Sakit Pasar Rebo sendiri memiliki tiga misi yang semuanya terfokus pada pelayanan dan mereka menyadari bahwa mindset yang harus dibangun adalah paradigma pelayanan sehingga menghasilkan empat metode pengelolaan, 

Pertama harus ada komitmen bersama agar semua pihak baik direktur sampai cleaning service bisa melakukan proses secara tersistem dan terintegrasi dengan billing system Rumah Sakit. Sehingga setiap tindakan, kebutuhan dan juga laporan akan menjadi satu kesatuan yang terpadu ada pada seluruh pihak di Rumah Sakit.  Misalkan menurut politisi PKS ini sebagaimana yang di paparkan oleh manajemen RS Pasar Rebo, Para dokter akan dimudahkan dalam setiap administrasi dan juga proses hak gaji serta tunjangan yang akan di dapatkan, bahkan kebutuhan obat, peralatan, dan sdm yang diperlukan akan terpantau dan terukur semua sehingga akan memudahkan proses manajemen. Tidak ada target yang dibebankan kepada Rumah Sakit dari Pemerintah Provinsi yang ada hanyalah fokus kepada pelayanan yang baik, karena dengan cara itu maka akan membuat pasien selalu menghendaki berobat ke Rumah Sakit sehingga secara otomatis akan meningkatkan kunjungan pasien. 

Kedua adanya tunjangan perbaikan penghasilan yang sama untuk semua pihak dari direktur sampai cleaning service selain gaji dan tunjangan lainnya juga memfasilitasi strandar kompetensi paramedis agar mereka memiliki kemampuan yang terjaga. Dengan pendekatan seperti ini maka diharapkan akan mampu mengapresiasi semua pegawai termasuk tenaga kontrak yang ada di RS Pasar Rebo. 

Ketiga adalah akuntabilitas keuangan semua pihak Rumah Sakit, karena sebagai BLUD maka harus melaporkan keuangan secara transparan, maka dengan adanya sistem yang terintegrasi tersebut akan memudahkan pihak Rumah Sakit ketika harus melakukan laporan secara berkala dan akuntabel melalui proses audit sebanyak empat kali yaitu inspektorat, BPKP, BPK RI, dan auditor independen. Jadi harus ditopang oleh billing system yang berjalan dalam sebuah Rumah Sakit ketika Rumah Sakit tersebut berkeinginan kuat untuk maju ungkap Heru. 

Keempat adalah adanya pola pengawasan yang kuat dan sanksi yang melakukan tindakan melanggar aturan, misalkan tidak membolehkannya apotek dari pihak lain di dalam Rumah Sakit dengan terbitnya peraturan Gubernur, jadi pihak Pemerintah Provinsi juga turut membantu adanya regulasi yang mendukung RS Pasar Rebo, semestinya untuk obat sudah terpadu di Rumah Sakit, memberikan sanksi tegas bagi petugas yang melakukan tindakan bermain obat-obatan kepada para pasien, dan lainnya ungkap Heru sebagaimana di sampaikan pihak manajemen RS Pasar Rebo. 

Dengan adanya BPJS, pihak RS Pasar Rebo bekerjasama dengan BPJS agar melakukan efektifitas pelayanan mulai dari menghitung kebutuhan tempat pendaftaran agar tidak terjadi antrian panjang dan lama, kemudian dari proses pendaftaran yang cukup sekali dilakukan di Rumah Sakit, sehingga data terintegrasi dengan BPJS secara keseluruhan dan ketersedian obat-obatan di Rumah Sakit yang memudahkan pasien untuk mendapatkan obat ungkap Heru. 

Dengan menerapkan pola manajemen terintegrasi maka RS Pasar Rebo mendapatkan berbagai penghargaan dan standar dalam bidang pelayanan dan keuangan, dengan demikian Heru berharap Pemerintah daerah beserta Rumah Sakit di Kalteng, terutama Rumah Sakit dr. Doris Sylvanus mampu menerapkan manajemen secara terintegrasi dalam rangka optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

Selasa, 20 Mei 2014

Prabowo-Hatta Ziarah ke Kalibat Sebelum Mendaftar ke KPU

Jakarta (20/5)- Prabowo Subianto mengawali kegiatan sebelum mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat pada Selasa (20/5) dengan berziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. Calon Presiden Republik Indonesia (RI) yang didukung oleh Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Golkar, dan Partai Bulan Bintang (PBB) ini mendoakan arwah pahlawan dan menabur bunga ke makam pahlawan, dengan didampingi Cawapres Hatta Rajasa, Presiden PKS Anis Matta, Ketua Umum PPP Suryadharma Ali, dan Sekretaris Jenderal Golkar Idrus Marham.

Mengenakan kemeja putih, Prabowo menyatakan, ziarah ke makam pahlawan merupakan ekspresi penghormatan kepada para pahlawan yang telah banyak berjasa kepada Bangsa dan Negara. "Pantaslah kami memberikan penghormatan ini, sebelum melaksanakan pekerjaan besar," ujar Prabowo. Sementara itu Presiden PKS Anis Matta, yang mengenakan koko putih dan kopiah hitam, menyatakan kegiatan ini juga sekaligus memperingati Hari Kebangkitan Nasional, yaitu saat pemuda-pemudi Indonesia mendirikan organisasi Budi Utomo, tepat 96 tahun lalu.

Usai tabur bunga, rombongan bergerak menuju ke Masjid Agung Sunda Kelapa di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Usai menunaikan sholat dzuhur berjamaah, Prabowo-Hatta beserta pimpinan partai pendukung dan massa bergerak ke Museum Penyusunan Naskah Proklamasi di Jalan Imam Bonjol, sebelum mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat.

Prabowo dan Hatta diusung oleh enam partai politik peserta pemilu dengan total perolehan suara (popular vote) berjumlah 48,93% suara rakyat dalam Pemilu Legislatif 2014 atau setara dengan 52% perolehan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI berdasarkan keputusan KPU terakhir.

Sabtu, 17 Mei 2014

Anos Matta: Prabowo Demokratis Sekaligus Kuat

Jakarta (17/5) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengumumkan dukungan politik untuk mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Presiden PKS Anis Matta mengatakan Indonesia membutuhkan pemimpin yang berkarakter kuat sekaligus demokratis untuk membawa Indonesia lebih baik dalam masa Reformasi.
 
"Kita butuh presiden yang berkepribadian kuat dan demokratis untuk mengkonsolidasi elemen bangsa lebih baik dan cepat. Presiden mendatang harus langsung take off di hari pertama dia dilantik. Visi yang jelas, sosok demokratis dan berkepribadian kuat tercermin dari sosok Prabowo," tuturnya di Gedung DPP PKS, Jakarta, Sabtu (17/05/2014).
 
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengaku mendapat kehormatan dengan dukungan resmi kepadanya dari PKS. "Ini kepercayan yang demikian besar. Hanya dengan kekuatan Yang Maha Kuasa lah, saya akan mempu melaksanakan tugas ini dan juga saya tidak mungkin melaksanakan tugas ini sendiri," paparnya.
 
Prabowo melihat kader PKS punya berbagai kekuatan, yaitu cerdas dan punya pemahaman tentang kebangsaan. Dia mengungkapkan PKS dan Gerindra memiliki banyak kesamaan visi dan dapat membangun "Kita ingin yang terbaik bagi bangsa kita, bagi rakyat kita. Dengan kekuatan religius nasionalis dan kekuatan nasionalis religius, saya kita ini adalah perpaduan yang tepat untuk bangsa kita," paparnya.
 
Dalam deklarasi dukungan PKS untuk Prabowo hadir petinggi kedua partai antara lain Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminudin, Presiden PKS Anis Matta, Sekjen PKS Taufik Ridho, Ketua Umum Gerindra Suhardi, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, dan Wakil Sekjen Gerindra Fadli Zon.

Rabu, 07 Mei 2014

Fraksi PKS DPR Mendatang dari Aceh Sampai Papua

Jakarta (7/5) - Fraksi Partai Keadilan Sejatera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2014-2019 akan diisi oleh wakil rakyat dari Provinsi Aceh hingga Provinsi Papua. Hal ini diketahui setelah PKS memastikan satu kursi DPR RI didapat dari Papua berdasarkan Rapat Pleno KPU Papua yang selesai Rabu (7/5) pukul 11 Waktu Indonesia Timur (WIT). 

Kabar ini disambut gembira Ketua Fraksi PKS saat ini, Hidayat Nur Wahid usai rapat internal Fraksi PKS pada Rabu (7/5) siang di Kompleks DPR - MPR. "Alhamdulillah, wakil PKS yang merata dari berbagai provinsi akan memudahkan PKS menyerap aspirasi dan keinginan rakyat. PKS akan semakin dekat dengan rakyat di seluruh Indonesia," tutur mantan Ketua MPR periode 2004-2009 tersebut. 

Dihubungi saat berada di Jayapura, Wakil Ketua Bidang Wilayah Dakwah (Wilda) Indonesia Timur Aidil Heryana menyampaikan kabar, PKS berhasil meraih satu kursi dengan 159 ribu suara untuk DPR RI. PKS juga berhasil menempatkan tiga wakil di DPR Papua dan juga 64 anggota legislatif untuk berbagai DPRD Tingkat II di provinsi paling timur Indonesia tersebut. 

"Kinerja PKS di Papua sangat memuaskan dalam mewujudkan kursi DPR dari Papua yang diinginkan sejak lama. Soliditas di internal PKS membuat seluruh kader dapat bekerja dengan lancar dan enjoy. Papua adalah etalase di Indonesia timur, kami bersyukur dapat pecah telur di sini," ungkap Aidil mengomentari pertama kalinya PKS mengirimkan wakil dari Papua ke DPR RI.

Selasa, 06 Mei 2014

Fahri Hamzah: Korupsi Sebagaimana

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri mengatakan korupsi sebagaimana penyakit apapun di dunia ini bisa dicegah. Menurut Fahri korupsi adalah penyakit dalam tubuh organisasi negara dan ada di negara manapun.

"Kenapa bisa muncul penyakit? Banyak sebabnya tetapi yang paling utama adalah niat dan kesempatan," tulis Fahri pada akun Twitternya @Fahrihamzah, Senin (5/5) malam.

Menurut pria yang saat ini masih menjabat sebagai anggota Komisi III DPR RI ini, niat berkaitan dengan manusia dan kesempatan berkaitan dengan sistem. Baca Juga, Fahri: Memberantas Korupsi tidak Perlu KPK

"Selama ini kita sibuk mengadvokasi niat orang, politisi busuk, PNS koruptor, polisi kotor, dan lain-lain. Tapi kita gak pernah serius membangun sistem yang kuat; regulasi yang pasti dan institusi yang terbuka. Kita sampai melegalkan penyadapan tanpa kontrol untuk mengintip niat orang," katanya.

Padahal, lanjut Fahri, manusia sama saja, kalau lingkungan baik dia tumbuh jadi baik. Sebaliknya jika lingkungan buruk maka tidak saja penjahat, orang baik pun cenderung jadi jahat.

"Sering dicontohkan kalau orang Indonesia pergi ke Singapore tiba-tiba jadi disiplin dan bersih. Sebaliknya, orang Singapore pergi ke Batam, hanya 30 menit naik boat tiba-tiba jadi kacau," ungkapnya.

Fahri juga mencontohkan, Polisi masuk KPK karena gaji dan kepuasan kerja tinggi maka jadi baik. Nanti balik ke Polri gaji berkurang 5/6 dan suasana kerja tak enak, praktik lama akan balik lagi.

"Lalu apakah kita akan terus seperti 12 tahun ini gebuk sana sini tanpa hasil. Padahal saya bisa tunjukkan bahwa ini semua bisa dicegah," jelasnya.

Dia mengakui memang tidak mudah untuk memberantas korupsi, tapi itulah gunanya kuasa besar KPK. Itulah mandat UU 30/2002.

"Mungkin sulit memahami pikiran ini, tapi yang bahaya kalau memang ada yang gak mau korupsi hilang," pungkasnya.

"Canda Jadi Nyata" | Sosok Abdul

Oleh Aminatuz Zahra Kasuba

Ayah pernah bercerita ketika beliau masih menjadi penceramah dan sama sekali belum menyentuh dunia politik, beliau membonceng ibu dengan motor dan tanpa sengaja melewati kantor gubernur yang masih dalam tahap pembangunan. Beliau bercanda untuk menghangatkan suasana  dan bilang ke ibu, "Suatu saat nanti saya yang menduduki kantor itu". Ibu hanya tertawa geli karena percaya bahwa hal itu tidak mungkin terjadi.

Ayah adalah sosok pekerja keras dan tidak kenal lelah. Memang sangat sulit mendapatkan waktu bersama beliau tapi kami tidak pernah merasa kurang perhatian atau kasih sayang. Bagi kami senyumannya, sikap tenang dan sikap hangat ketika menyapa kami itu sudah lebih dari cukup.

Beliau tidak pernah mengeluh atau menunjukan beban beliau kepada kami. Mungkin bukan hanya kepada kami, beliau tidak pernah menunjukan rasa lelah beliau kepada orang sekitarnya. Terkadang kami khawatir ketika beliau dengan lelahnya bekerja berjam jam, pergi ke pulau pulau namun di depan rumah masih banyak tamu yang menanti. Ya, walaupun tidak setiap hari namun seringkali diatas jam dua malam beliau tetap melayani tamu.

Adik saya, Nurul Izzah Kasuba pernah bercerita suatu saat dia melihat Ayah sangat lelah walaupun berusaha tersenyum. Kemudian, Izzah memintanya untuk istirahat karena tidak ingin melihat ayah sakit. Namun,beliau hanya bilang "iya nak" dan melanjutkan aktifitasnya. Kami tahu betul betapa besar mimpi mimpi dan cinta beliau terhadap rakyat Maluku Utara.

Beliau contoh leader bagi kami, pemimpin yang tidak pernah melihat dan membeda bedakan orang lain, yang mampu mencairkan suasana, tidak pendendam, tidak penuh dengan ambisi ambisi dunia, pemimpin yang bisa menempatkan posisi sebagai ayah, politikus dan seorang dai. Pemimpin yang senang bertemu dengan rakyatnya, memiliki bahasa yang dipahami rakyatnya dan memiliki kasih sayang yang mampu dirasakan keluarganya. Kami adalah saksi bahwa ayah adalah seorang yang tidak pernah membenci orang yang menyakitinya, memfitnahnya apalagi hanya lawan politiknya.

Ayah adalah panutan kami setelah baginda Rosulullah dan para sahabatnya. Beliau adalah sosok yang kuat, karismatik dan penyayang. Ditengah kesibukan politik dan dakwahnya, beliau adalah orang yang mudah mengatakan perasaan sayang kepada anak anaknya.

Beliau mengajarkan kami agar peduli orang lain dan peka terhadap lingkungan sekitar. Beliau selalu mengingatkan kami agar tidak sombong dan selalu bersyukur. Ayah selalu mengingatkan, semua yang kami nikmati adalah rezeki dari Allah yang akan ditambah ketika kami bersyukur dan akan hilang dengan sekejap mata ketika kami terlalu rakus, sombong atau mungkin sudah jauh dari jalan  Allah. Beliau selalu mengingatkan kami bahwa ketika harta, jabatan dan pujian pujian orang lain menjadi tujuan utama kita dalam hidup, maka hidup ini akan susah, suram dan berat.

Ayah selalu mudah membuat kami jatuh hati terhadap sifat santai, pemaaf, adil, dan penyayangnya. Canda dan tawa beliau mengajarkan kami agar tidak melihat masalah dan ujian sebagai beban melainkan cinta Allah terhadap kami, karna dengan masalah kami akan duduk dan berdo'a kepadaNya, maka semakin eratlah hubungan kita dengan Allah.

Ayah selalu membuat kami gembira menghadapi apapun yang terjadi. Beliau sosok yang sangat tenang namun periang dan suka bercanda dengan anak-anaknya. Kadang kami sering bertanya tanya karena setiap kali bersama kami beliau selalu tertawa dan bercanda, "Apakah ayah tidak pernah merasa sedih? Atau apakah ayah tidak pernah stress dengan semua hal yang dihadapi?".

Saat ditanya seperti itu, ayah selalu memotivasi kami dengan pengalaman pengalaman beliau. Ayah menekankan pentingnya rasa optimis dan berprasangka baik terhadap taqdir taqdir Allah. Ayah berharap agar kami tidak menjadi orang yang mudah putus asa, beliau tidak pernah menuntut apapun dari kami, yang beliau inginkan usaha kami dalam mengejar apa yang kami cita citakan. 

Beliau selau membuat kami tertawa namun belajar dari pengalaman beliau. Beliau sering bercerita ketika beliau masih muda dan tinggal di kampung, waktu merantau di Madinah, waktu berdakwah ke pulau-pulau dan lain sebagainya.

Sebagian besar dari cerita beliau memiliki pesan bahwa pertolongan Allah itu sangat dekat, jangan pernah merasa kecil dan bukan siapa siapa dimata manusia karna kita punya Allah yang Maha Besar dan Maha Kaya.

Ayah pernah bercerita ketika beliau masih menjadi penceramah dan sama sekali belum menyentuh dunia politik, beliau membonceng ibu dengan motor dan tanpa sengaja melewati kantor gubernur yang masih dalam tahap pembangunan. Beliau bercanda untuk menghangatkan suasana  dan bilang ke ibu, "Suatu saat nanti saya yang menduduki kantor itu". Ibu hanya tertawa geli karena percaya bahwa hal itu tidak mungkin terjadi.

Dan hari ini, canda beliau saat berboncengan dengan istrinya menjadi nyata. Hari ini ayah dilantik menjadi Gubernur Maluku Utara.

Semoga amanah ini dimudahkan dengan orang orang jujur yang bekerja dengan ayah. Semoga dengan berdakwah sebagai gubernur menaikan derajat beliau dimata Allah dan harapan terakhir kami adalah semoga jabatan ayah yang resmi beliau pegang hari ini mampu menjadi jalan beliau dan orang sekitarnya menuju surga agar bisa beliau bangun rumah atau kota kecil yang dipenuhi dengan orang orang Maluku Utara di surga nanti.

Kami sadar bahwa akan ada ujian ujian yang lebih besar dan fitnah adalah ancaman yang terus siap berdiri didepan pintu rumah kami. Politik bukan hal yang menyenangkan namun kami akan terus mendukunng, percaya dan terus mendoakan beliau.

Sofifi, 5 Mei 2014
@AminahZhrh on twitter

Pemilu Penuh Kecurangan, Sistem Proposional Terbuka Dikaji Ulang

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Almuzzammil Yusuf mengajak pimpinan partai politik mengkaji ulang sistem proporsional terbuka yang digunakan dalam Pemilu April 2014 lalu. Menurutnya, sistem proporsional terbuka telah merusak kualitas Pemilu.

"Politik uang, kecurangan, dan konflik antar calon anggota legislatif dalam internal partai dan antar partai pada Pemilu April 2014 lalu merupakan buah dari sistem proporsional terbuka yang dipaksakan oleh partai-partai besar." Kata politis PKS asal Lampung ini di Jakarta,
4/5/2014.

Dengan alasan persaingan bebas dan mengakomodir banyak tokoh agar terlibat dalam politik di parlemen, kata Muzzammil, telah mengakibatkan persaingan yang tidak sehat dalam Pemilu kemarin.

"Saya melihat masyarakat, penyelenggara pemilu, dan caleg belum siap dengan proporsional terbuka. Terbukti politik uang dan kecurangan meraja lela di internal partai, di penyelenggara pemilu, dan masyarakat. " terangnya.

Ide PKS, saat itu tahun 2012, kata Muzzammil, adalah Pemilu murah, mudah, minim manipulasi dan mengutamakan kader partai dengan menggunakan sistem proporsional tertutup. Sistem ini hanya didukung Fraksi PKS, PDIP, dan PKB. Tapi setelah voting kalah. Fraksi lainnya di DPR yang mendukung sistem proporsional terbuka menang dalam voting.

"Jika sistem proporsional terbuka ini dipertahankan untuk pemilu 2019 kejadian yang sama akan terulang." Ujarnya.

Keunggulan sistem proporsiona tertutup, kata Muzzammil diantaranya lebih menjamin penguatan organisasi partai politik; adanya pendidikan politik masyarakat dalam kampanye; seleksi kandindat berbasis kualitas dan kapasitas (bobot, bibit dan bebet) kader.

"Sistem ini mendorong proses kaderisasi yang sehat dan mengantarkan kader-kader terbaik partai untuk memberikan pengabdian terbaiknya kepada bangsa dan negara melalui lembaga-lembaga legislatif di pusat dan di daerah"Tuturnya.

Melalui sistem ini pula, kata Muzzammil, memungkinkan biaya pemilu yang lebih murah dan pelaksanaan pemilu yang lebih mudah melalui e-voting seperti di India dan Brazil

"Pemilu bisa dengan teknologi canggih yg portable, cepat, murah, dan lebih terpercaya." Jelasnya.

Untuk itu, Muzzammil berharap Pemilu 2019 nanti, Indonesia sudah dapat menggunakan E-Voting. Menurutnya kualitas, kekuatan, dan akurasi alat e-voting di kedua negara itu seperti black box pesawat terbang yang terkunci, kuat, portable, dan bisa pakai accu mobil untuk daerah yang tidak ada aliran listrik.

"Yang tak kalah penting, E-voting tidak gunakan surat suara jadi dapat menghemat jutaan ton kertas. Jadi ramah lingkungan." Ujarnya.

Mendagri : Sejahterakan Rakyat Maluku Utara

Sofifi (5/5) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengamanatkan kepada Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Ghani Kasuba dan Wakilnya,  Muhammad Natsir Thaib untuk menyejahterakan rakyat Malut. Hal tersebut disampaikan Gamawan sesaat setelah melantik dan mengambil sumpah jabatan untuk keduanya di Ibukota Malut, Sofifi. Mendagri juga bersyukur dan terkesan dengan rakyat Malut dalam melaksanakan Pilkada ini.

"Saya mengikuti proses Pillkada Malut selama delapan bulan. Selamat, saya berharap amanah dapat dijalankan sebaik-baiknya. Terimakasih kepada masyarakat karena dalam proses pilkada yang panjang, dapat menjaga iklim keamanan dan kedamaian," kata Gamawan saat memberi sambutan di Rapat Paripurnas Istimewa DPRD Malut.

Selain memberi selamat kepada pasangan gubernur terpilih dan rakyat Malut, Gamawan juga mengaku terkesan dengan Provinsi yang dulu dikenal sebagai Kepulauan Rempah-rempah ini, "Maluku Utara adalah provinsi yang paling indah. Saya seakan berada di suatu tempat yang merupakan sebagian surga yang terlempar ke bumi ini. Lada, cengkeh, buah pala tumbuh subur. Seyogyanya provinsi ini menjadi provinsi yang sejahtera." ujar Gamawan disambut tepuk riuh undangan.

Selain itu, Mendagri juga membahas kesejarahan dari Provinsi ini. "Maluku Utara sudah berusia 900 tahun. Dahulu wilayah ini dikenal sebagai jazirah al-mulk atau negeri para raja. Maluku Utara dikembangkan dari Provinsi Maluku dengan Undang-undang nomor 6 tahun 1999. Apa sesungguhnya niat membentuk provinsi ini 15 tahun lalu? Bukankah itu dimaksudkan untuk menyejahterakan masyarakat?"ungkapnya dari atas podium.

Di hadapan anggota DPRD Maluku Utara, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri, Menteri Pertanian Suswono, Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Sarundajang, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Mendagri menekankan Gubernur dan Wakilnya untuk mengembalikan kejayaan Maluku Utara dengan pertanian, kelautan, dan hasil tambang untuk kesejahteraan rakyat.

PKSTak Ingin Ulangi Kegagalan Koalisi

Jakarta (27/4) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak menginginkan kegagalan dalam berkoalisi seperti pada koalisi dalam dua periode pemerintahan sebelumnya. Musyawarah Majelis Syuro PKS yang dilakukan di Kantor Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS pada Minggu (27/4), mengungkapkan hingga saat ini PKS masih belum menentukan siapa  rekan koalisinya. PKS kini masih membahas format koalisi yang ideal. Hal tersebut disampaikan Sekjen DPP PKS Taufik Ridho kepada wartawan saat rehat Musyawarah Majelis Syuro PKS.

Menurut Taufik, belajar dari pengalaman koalisi sebelumnya, PKS mementingkan kebersamaan dianggap selesai dengan bagi-bagi kursi menteri.  "Misalnya kebijakan energi, jangan diputuskan sendiri, tetapi diputuskan bersama. Kalau kemarin kan, semua kebijakan diputuskan sendiri oleh pemimpin koalisi, dan PKS diminta dukung. Kita tidak mau (hal tersebut terulang)," tambah Ketua Bidang Humas PKS Mardani Ali Sera yang mendampingi Taufik Ridho memberikan keterangan pers.

"Intinya PKS tidak mementingkan kursi, tapi kita ingin menegaskan koalisi yang akan datang ini yang membawa manfaat bagi bangsa dan negara, serta ummat juga," ungkap Mardani.


Taufik sekali lagi menegaskan bahwa PKS tidak akan terburu-buru memutuskan soal akan berkoalisi dengan partai atau calon presiden tertentu. Komunikasi, menurutnya, telah dan terus dibangun dengan berbagai pihak untuk menyamakan platform pemerintahan ke depan. Ia menyatakan pimpinan PKS telah bertemu dengan Prabowo Subianto, Aburizal Bakrie dan Wiranto, serta beberapa pimpinan partai lainnya.

Minggu, 04 Mei 2014

AJAK ANTISIPASI PENYELEWENGAN DANA PENDIDIKAN

Palangka Raya – Senin (12/5) Peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2014 kemarin, menjadi momentum berharga bagi insan pendidik untuk terus memperbaiki pendidikan di masyarakat, Anggota DPRD Kalteng Heru Hidayat, ST yang membidangi sektor pendidikan mengajak kepada semua pihak terutama dinas pendidikan untuk memfasilitasi dan meningkatkan sekolah-sekolah agar mampu menerapkan manajemen berbasis sekolah dengan pendekatan tiga pilar utama yaitu (1) membangun transparansi manajemen kepala sekolah, (2) meningkatkan kualitas belajar mengajar melalui pendekatan (Pembelajaran, Aktif, Efektif dan Menyenangkan), dan (3) partisipasi masyarakat. Apabila manajemen ini diterapkan dengan baik maka akan menguatkan proses pendidikan di sekolah dan meminimalisir adanya kekeliruan dalam penggunaan dana pendidikan. "Semua unsur di bidang pendidikan hendaknya satu persepsi agar sesuai dengan aturan dan sebaiknya dilakukan secara transparan, Kalau ada yang kurang dimengerti, lakukan koordinasi atau konsultasi dengan pihak terkait agar memudahkan proses pelaksanaan dan pelaporan,’’ ungkap Heru.

selain itu Heru mengingatkan pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kalteng Harati yang di distribusikan ke 14 Kab/Kota se-Kalteng agar memperhatikan prioritas dan kebutuhan di Kecamatan/Kelurahan/Desa termasuk setiap kualitas pekerjaannya.

‘’Jangan sampai asal-asalan, kasihan bila fasilitas sekolah hanya dinikmati 6 bulan sudah rusak. Harus tetap mengacu pada kualitas dan manfaat jangka panjang,’’ urainya seraya berharap, setiap kegiatan diawali perencanaan yang baik.

Politisi muda PKS ini mengemukakan pentingnya membangun system yang kuat di bidang pendidikan demi masa depan daerah sebab pendidikan merupakan tulang punggung kemajuan daerah. Mengingatkan para pendidik untuk tidak merusak tugas mulia sebagai pembentuk generasi masa depan. Menurutnya, kondisi tenaga pendidik sekarang sudah lebih baik dibandingkan dulu. Pemerintah bahkan menyiapkan anggaran yang lebih besar untuk dunia pendidikan yang ditetapkan dalam Undang-Undang sebesar 20 persen baik itu APBN maupun APBD.

Sebagai pengguna maupun kuasa pengelola anggaran, para pihak terkait harus mengetahui system pengelolaan keuangan karena akan menjadi tanggung jawab, baik secara administrasi maupun pekerjaan fisik, termasuk dalam hal pengadaan barang dan jasa.

Dengan era keterbukaan sekarang, tak hanya instansi dan lembaga penegak hukum saja yang bisa melakukan pengawasan tetapi masyarakat juga diberi kesempatan agar anggaran pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Karena itu, pengguna anggaran harus tetap menggunakan prinsip kehati-hatian dan profesionalisme. ‘’Apapun pekerjaan yang kita lakukan, aturannya harus dikuasai dan siap dipertanggungjawabkan,’’ urainya anggota komisi C DPRD Kalteng ini.

‘’Lakukan penggunaan anggaran sebaik mungkin dengan hasil berkualitas sehingga kepentingan umum terlayani,’’ pintanya

Senin, 28 April 2014

TOKOH MASYARAKAT BERHARAP PERKUAT DUNIA PENDIDIKAN

Kota Besi, Rabu (23/4) Anggota DPRD Kalteng, Heru Hidayat, ST asal daerah pemilihan Kotawaringin Timur dan Seruyan menyampaikan bahwa hasil reses di Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur beberapa waktu lalu mendapatkan catatan mendasar yang perlu di tindaklanjuti. 

Yang pertama adalah kekuatiran masyarakat akan implementasi dunia pendidikan yang belum memperkuat pada nilai-nilai agama dan karakter dasar. Sehingga yang dihasilkan dari kelulusan/keberhasilan setiap siswa belum diimbangi dengan pemahaman tentang perilaku dan akhlaq siswa, yang muncul adalah bagaimana upaya kelulusannya dilakukan dengan menghalalkan segala cara dan pada akhirnya mencari dunia pekerjaanpun dengan cara-cara yang tidak baik pula. Tentu saja hal ini akan menjadi problem krusial di masyarakat jika tidak di benahi dengan penguatan agama dan karakter sebagaimana diutarakan salah satu tokoh masyarakat ungkap Heru. 

Selain itu masalah maraknya minuman keras dan peredaraan narkoba di kalangan remaja-remaja di pedesaan sangat meresahkan para orang tua, dan berharap ada upaya intensif dari PemProv dan PemKab untuk melakukan sosialisasi dan pencegahan dengan pemahaman yang utuh kepada generasi muda di pedesaaan mengenai bahaya minuman keras dan narkoba. 

Kemudian yang kedua masyarakat Kota Besi mengharapkan adanya pemerataan bantuan yang berasal dari Dana Alokasi Khusus baik Kalteng Harati maupun Kalteng Barigas, sehingga usulan-usulan melalui Musrenbang di setiap tingkatan dapat di realisasikan seperti penambahan ruang kelas baru dan rehabilitasi rumah dinas. Selain itu dari perwakilan guru berharap ada tanah hibah/pinjaman untuk menjadi kebun garapan SMKN 1 Kota Besi terutama jurusan perkebunan dan adanya kerjasama dengan pihak perusahaan yang berada di kawasan Kecamatan Kota Besi. 

Dan yang ketiga adalah dukungan bagi desa-desa unggulan, baik program maupun prasarana pedesaan yang bisa dialokasikan melalui APBD Provinsi, serta beberapa perbaikan jembatan Bajarum dengan standar keselamatan dan jalan di kawasan Bundaran Nanas Kota Besi. Pertemuan kali ini dihadiri oleh unsur kecamatan, desa/lurah dan perwakilan masyarakat se-kecamatan Kota Besi demikian menurut politisi PKS ini.

Minggu, 27 April 2014

PKS Tak Ingin Ulangi Kegagalan Koalisi

Jakarta (27/4) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak menginginkan kegagalan dalam berkoalisi seperti pada koalisi dalam dua periode pemerintahan sebelumnya. Musyawarah Majelis Syuro PKS yang dilakukan di Kantor Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS pada Minggu (27/4), mengungkapkan hingga saat ini PKS masih belum menentukan siapa  rekan koalisinya. PKS kini masih membahas format koalisi yang ideal. Hal tersebut disampaikan Sekjen DPP PKS Taufik Ridho kepada wartawan saat rehat Musyawarah Majelis Syuro PKS.

Menurut Taufik, belajar dari pengalaman koalisi sebelumnya, PKS mementingkan kebersamaan dianggap selesai dengan bagi-bagi kursi menteri.  "Misalnya kebijakan energi, jangan diputuskan sendiri, tetapi diputuskan bersama. Kalau kemarin kan, semua kebijakan diputuskan sendiri oleh pemimpin koalisi, dan PKS diminta dukung. Kita tidak mau (hal tersebut terulang)," tambah Ketua Bidang Humas PKS Mardani Ali Sera yang mendampingi Taufik Ridho memberikan keterangan pers.

"Intinya PKS tidak mementingkan kursi, tapi kita ingin menegaskan koalisi yang akan datang ini yang membawa manfaat bagi bangsa dan negara, serta ummat juga," ungkap Mardani.


Taufik sekali lagi menegaskan bahwa PKS tidak akan terburu-buru memutuskan soal akan berkoalisi dengan partai atau calon presiden tertentu. Komunikasi, menurutnya, telah dan terus dibangun dengan berbagai pihak untuk menyamakan platform pemerintahan ke depan. Ia menyatakan pimpinan PKS telah bertemu dengan Prabowo Subianto, Aburizal Bakrie dan Wiranto, serta beberapa pimpinan partai lainnya.

Selasa, 22 April 2014

Mentaya Hilir Utara Dambakan Jalan Alternatif


Bagendang, Senin (21/3) memasuki agenda reses kali ini anggota DPRD Kalteng daerah pemilihan Kotawaringin Timur dan Seruyan melakukan pertemuan dengan masyarakat dan meninjau kegiatan/program di masyarakat. Menurut anggota DPRD Kalteng, Heru Hidayat, ST  sasaran yang diharapkan dari reses adalah untuk menyerap aspirasi dan berbagi informasi di 4 Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Seruyan Hilir, Kota Besi dan Seruyan Tengah. 

Anggota DPRD Kalteng Heru Hidayat, ST menyampaikan bahwa reses kali ini adalah reses pasca pemilu legislatif yang tetap dilakukan untuk mendapatkan aspirasi terutama dari masyarakat terutama pembangunan yang selama ini perlu pembenahan dan perbaikan. Menurut Heru, masyarakat saat ini perlu pemberdayaan dan pendampingan terutama dalam menghadapi persaingan dunia pekerjaan, meskipun daerah bagendang akan menjadi kawasan industri, masyarakat sangat berharap kondisi masyarakat setempat tidak menjadi penonton, namun turut serta dalam kemajuan investasi di daerah, selain itu masyarakat berharap akan ada jalan alternatif yang menghubungkan bagendang sampai sampit yang melintasi kawasan transmigrasi dan daerah irigasi.

Harapan masyarakat akan adanya jalan alternatif karena diantara efek kawasan industri adalah intensitas angkutan truk-truk besar yang akan mengganggu transportasi masyarakat. Sementara itu jalan provinsi yang panjangnya kurang lebih 4 Km sampai saat ini belum ada penanganan perbaikan, karenanya masyarakat bertanya akan komitmen perusahaan dan keterbukaannya selama ini, jadi kapan batas selesainya perbaikan jalan tersebut ungkap Heru sebagaimana yang ditanyakan warga. 

Jajaran kecamatan dan perangkat desa berharap bisa mengakomodir pembangunan yang sifatnya sinergi antara kabupaten dan provinsi dalam mengupayakan perbaikan seperti pembangunan jalan menuju sentra pertanian dan perkebunan. Kemudian penataan administrasi pertanahan, agar sengketa lahan diminimalisir terutama dengan perusahaan-perusahaan yang ada di kawasan kecamatan Mentaya Hilir Utara ungkap Heru Hidayat, ST.

Kamis, 10 April 2014

Surat Edaran KPU tentang Bisa Nyoblos Memakai KTP dan identitas lain.

Jumat, 04 April 2014

Luar Biasa, Peran Perempuan PKS Dalam Pemenangan Pemilu

Pangkalan Bun, Luar biasa itulah kata-kata yang terucap untuk militansi kader perempuan PKS kobar dalam mensosialisaikan Partai Bernomor 3 ini. Setiap hari tak kenal lelah dan malu mereka mengetuk satu persatu rumah warga, datang atau hanya sekedar menyapa.hampir  sudut kota pangkalan bun takluput dari aksi simpatik para kader perempuan PKS Kobar dari bekendara, jalan kaki bahkan nyebrang sungai pun mereka lakukan .sungguh luar biasa mereka.
Banyak suka dukanya dalam mengenalkan I kami Partai Keadilan Sejahtera  (PKS) di masyarakat, ditolak, diacuhkan bahkan di caci biasa dijumpai setiap hari mereka terjun kemasyarakat. Tapi itu semua tak diperdulikan karena tekat mereka adalah kami menjual kebaikan bukan keburukan.
“ kami hanyalah kader biasa yang memiliki keinginan agar partai ini (PKS) bisa menjadi garda terdepan bagi kemaslahatan umat” kata Feny salah satu kader perempuan PKS
Kesibukan dalam mengurus rumah tangga bukan halangan bagi mereka untuk berkontribusi dalam memperjuangkan kebaikan lewat PKS, setiap hari tak kenal lelah mengenalakan dan memberi bimbingan tata cara mencoblos pada 9 April mendatang kepada masyarakat.
Niat ikhlas yang memang selalu ditanamkan dalam jiwa seluruh kader PKS, sehingga semuakader bekerja dan bergerak bersama- sama sehingga mesin partai dapat berjalan, taka da pamrih bahkan rupiah yang diinginkan tapi surge yang menjadi tujuan.
“kesibukan kami sebagai perempuan dan Ibu Rumah Tangga tidak menghalangi peran kami dalam Partai dakwah ini, karena hanya ini yang kami bisa berikan pada dakwah ini, dengan keterbatasan kami yakin PKS akan meraih 3 besar untuk pemilu 2014, terima kasih pada para suami-suami kami yang telah mengijinkan kami dalam setiap kegiatan ini “ tutur Sri Wahyuni Bidang Perempuan PKS Kobar.
Kehadiran perempuan dalam kancah perpolitikan PKS memang tak dapat dilepaskan dari kehadiran kader –kader perempuannya, merekalah tulang rusuk dakwah ini, mereka lah srikandi-srikandi yang memiliki kekuatan dan kecerdasan dalam kehidupan dakwah ini.

Kamis, 03 April 2014

Kampanye PKS Jambi Diawali Shalat Ashar Berjamaah

PKSKalteng - Ada yang menarik dari kampanye akbar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Jambi yang berlangsung di eks arena MTQ Taman Rimba, Kamis (3/4). Sebelum kampanye dimulai, kader dan simpatisan PKS menyempatkan diri untuk Shalat Ashar berjamaah.

Salat Ashar berjamaah ini dilaksanakan karena pada saat kampanye akan dimulai, waktu Ashar masuk. Para kader dan simpatisan PKS langsung membuat shaf yang rapi untuk salat berjamaah. Tampak beberapa kader dan simpatisan mengikuti Shalat jamaah dengan khusyuk.

Setelah shalat, kampanye akan dilaksanakan dengan penyampaian orasi bersama oleh Ketua DPW PKS Jambi Syafrudin Dwi Aprianto, serta kegiatan kampanye lainnya.

Hal menarik lainnya, hampir seluruh kader dan simpatisan PKS yang hadir mengenakan baju putih. Mereka tumpah ruah memutihkan lapangan yang ada di eks arena MTQ Taman Rimba tersebut.[metrojambi/tribunnews]

"JANGAN BAWA AGAMA KE DALAM POLITIK?" KAMI MEMANG BEDA...

"Munafik...Jangan bawa-bawa agama ke dalam politik" demikian komentar banyak orang kepada
partai dakwah....

Luar biasamya kader partai dakwah menjawab:

Kami memang BERBEDA dengan Anda dan kebanyakan yang berpolitik di Indonesia...

Anda dan kebanyakan orang tidak pernah membawa agama ke dalam POLITIK maka PENYUAPAN UANG (MONEY POLITICS) dalam politik adalah biasa...

Anda dan kebanyakan orang tidak pernah membawa agama ke dalam POLITIK maka PENIPUAN dan DUSTA dalam politik adalah tidak BERDOSA...

Anda dan kebanyakan orang tidak pernah membawa agama ke dalam POLITIK maka ĶÒRUPSI di Indonesia MERAJALELA

Anda dan kebanyakan orang tidak pernah membawa agama ke dalam POLITIK maka yang menjadi KORBAN adalah RAKYAT JELATA...

Anda dan kebanyakan orang tidak pernah membawa agama ke dalam POLITIK maka RAHMAT dan KEBERKAHAN TUHAN entah kemana...

Kami memang BERBEDA...

Baik ke meja makan, ke wc, ke kamar tidur, ke tempat kerja, ke pasar, kami akan SELALU BAWA AGAMA kami kemanapun kami melangkah....

Baik dalam beraktifitas ekonomi, sosial, pendidkan, budaya...dan apalagi POLITIK yang PENUH dengan FITNAH... AGAMA kami akan SELAKU DIBAWA dan DIPEGANG TEGUH. ..

Karena kami BUKAN orang-orang SEKULER !!!

PKS Adalah Partai Para Pejuang

MEDAN -- Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring mengatakan PKS merupakan partai para pejuang yang siap membawa bangsa ini menjadi maju.

"PKS adalah partainya para pejuang dan petarung. Kita mewarisi darah pejuang yang tidak akan menyerah kalah meski dihantam badai," katanya saat menjadi juru kampanye nasional PKS di Lapangan Rengas Pulau, Medan Marelan, Kamis (4/3).

Ia mengajak ribuan kader dan simpatisan PKS yang memadati Lapangan Rengas Pulau tersebut untuk menyampaikan kepada semua orang, bahwa perjuangan yang dijalankan PKS bukanlah perjuangan untuk kepentingan diri sendiri maupun kelompok.

Melainkan perjuangan untuk semua demi membawa bangsa ini menjadi negara maju yang setara dengan negara-negara maju lainnya, dan tidak dipandang sebelah mata lagi.

"Kepada semua kader dan simpatisan PKS, mari sampaikan misi perjuangan PKS ini secara berantai, karena perjuangan kita adalah perjuangan yang di ridhoi Allah," katanya.

Sementara Wakil Ketua DPP PKS Gatot Pujo Nugroho dalam orasinya mengatakan semua kader PKS berpolitik dalam keadaan suka cita demi mengobarkan semangat untuk mencapai kejayaan negeri di mata dunia.

Menurut dia, Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam, namun kekayaan tersebut tidak akan dapat membawa kesejahteraan jika tidak diimbangi dengan tiga hal, yakni keimanan dan takwa, sarana atau infrastruktur serta semangat perjuangan.

"Artinya kekayaan SDM baru dapat membawa bangsa ini menjadi bangsa maju kalau, masyarakatnya beriman yang didukung adanya infrastruktur memadai serta dibarengi semangat untuk berjuang," katanya. (ROL)

#ImajinasiIndonesia

Tweeps , berimajinasi ttg Indonesia yuk dg merefleksikan kampanye PKS di GBK dan tempat2 lain. #ImajinasiIndonesiabayangkan GBK yg diputihkan PKS bukanlah GBK tp Indonesia itu sendiri . #ImajinasiIndonesia
bayangkan Citra diri kolektif bangsa Indonesia bukanlah citra diri saat ini tp citra diri kader2 PKS yg memenuhi GBK #ImajinasiIndonesia
apa yg ada di GBK? semangat nasionalisme luar biasa utk negeri , sampe mrk menitikkan air mata saat ber Indonesia raya #ImajinasiIndonesia
jk semangat nasionalisme yg dimiliki kader PKS ini menjadi semangat seluruh Indonesia, maka Indonesia Dahsyat. #ImajinasiIndonesia
ratusan ribu mereka datang tp damai . bgmn jk damainya kader PKS ini jd citra diri Indonesia? #ImajinasiIndonesia
ratusan ribu kader PKS datang dengan tertib. bayangkan jk tertib ini jd semangat Indonesia? #ImajinasiIndonesia
ratusan ribu kader PKS dtg ke kampanye cerdas bukan dangdut erotis. bayangkan yg trjadi pd Indonesia jk cerdas itu citra diri bangsa
mars PKS dinyanyikan secara sukarela atas kemauan pihak paduan suara gereja . bgmn jk toleransi ala kader PKS ini jd citra diri bangsa?
di acara kmrn di GBK ada acara penyerahan perhargaan kader2 muda yg berprestasi , ada mahasiswa teladan nasional, ada juara olimpiade dll
bayangkan jk prestatif nya kader2 PKs ini jd budaya seluruh Indonesia? #ImajinasiIndonesia
acara dimulai dg doa kpd Allah agar menurunkan hukan bg saudara kita di riau yg terkena asap. #ImajinasiIndonesia
bgmn jk bergantung pd Allah juga jd citra diri kolektif bangsa? bangsa yg keren banget kan? #ImajinasiIndonesia
ratusan ribu org yg datang GBK, tp GBK bersih dr sampah. bgmn jk bersih nya kader PKS ini jd karakter nasional? #ImajinasiIndonesia
nasionalis, religius, bersih, santun, tertib, damai, toleran , prestatif , cerdas, kreatif … bgmn jk ini jd karakter nasional?
apa yg akan terjadi pd Indonesia jk karakter2 ini bkn hy jd citra kader PKS tp jd citra diri nasional? dahsyat bukan? #ImajinasiIndonesia
sy membayangkan jk GBK adalah Indonesia itu sendiri, dan yg hadir di GBk adalah model seluruh masy Indonesia. Indonesia akan dahsyat
jk PKS memimpin Indonesia , kira2 GBK kemarin lah miniaturnya . #ImajinasiIndonesia
akan tercipta Indonesia yg religius namun sangat nasionalis , Indonesiabyg bersegera membantu sesama , Indonesia yg bersih.
sy membayangkan jk 250 ribu yg hadir di GBK adalah perwakilan dr wajah 250 jt rakyat Indonesia. Indonesia cepat jd negara maju
bagaimana jk seluruh negeri ini tertib seperti tertibnya kader2 PKS? #ImajinasiIndonesia
bayangkan jk seluruh Indonesia ini cerdas seperti yg ditunjukkan kampanye PKS , dahsya bukan Indonesia? #ImajinasiIndonesia
setelah kampanye PKS, sampah bersih | bayangkan jk ini menjadi kebiasaan nasional kkt PKS memimpin Indonesia. dahsyat bukan?
indonesia yg cerdas bukan yg dangdut erotis . #ImajinasiIndonesia
Indonesia yg tertib bukan indonesia yg rusuh. #ImajinasiIndonesia
Indonesia yg prestatif dan produktif , bukan indonesia yg mabuk2an trus rusuh sampe jatuh korban
Indonesia yg toleran bukan Indonesia yg intoleran . #ImajinasiIndonesia
Kalo mayoritas parlemen adalah kader PKS , maka insya Allah rangking korupsi di indonesia akan turun drastis . data buktinya
kalo nikah mrk taaruf , menentukan kriteria pasangan sesuai dg agama dan visi perjuangan | gmn kalo ini kd karakter seluruh anak muda kita
cek hiburannya kampanye PKS, dahsyat sekali jk ini jd jenis hiburan nasional, hiburannya heroik. “bangkitlah negeriku . harapan itu msh ada”
selama 15 tahun ada 4 kasus korupsi dan bay kriminalisasi nya kuat | bayangkan kemampuan menjaga kader tdk korup ini jd karakter nasional?
Indonesia langsung jd rangking 1 negara terbersih dr korupsi . #ImajinasiIndonesia
negara paling beraih korupsi bukan negara yg tdk ada korupsi lho ya . tp mampu ditekan , minimal dan ditindak secara adil
kapan ya karakter kolektif yg dimiliki kader2 PKS jd karakter kolektif secara nasional? jk PKS memimpin Indonesia. insya allah
sekarang imajinasikan sebaliknya , jk karakter kolektif partai lain menjadi karakter kolektif Indonesia
jk karakter kolektif PKS mendadak jd menjadi karakter nasional , maka mendadak Indonesia jd negara bersih dr korupsi
jk karakter kolektif PKS mendadak jd menjadi karakter nasional , maka mendadak Indonesia jd negara yg aman, damai, tertib bersih
jk karakter kolektif PKS mendadak jd menjadi karakter nasional , maka mendadak Indonesia jd negara yg sangat bersegera membantu sesama
bayangkan jk ada bencana di negara lain, dan tau2 satgas2 bencana dr Indonesia dah duluan terjun membantu sebelum negara lain membantu
selama ini , kalo ada bencana di indonesia , kader2 PKS menjadi yg pertama datan membantu. bayangkan jk ini jd karakter nasional
jk sigap membantu sesama jd karakter nasional, maka dimanapaun ada bencana di seluruh dunia, satgas2 Dr indonesia yg membantu pertama kali
lantas kemudian nama indonesia harum sebagai negara yg paling hebat dalam membantu negara lain yg terkena bencana .
PKS menjadi partai dg index korupsi plg kecil. bayangkan jk ini jd prestasi negara Indonesia. indonesia jd negara dg index korupsi terkecil
setelah kampanye PkS , sampah bersih | bayangkan jk ini jd karakter nasional. Indonesia adalah negara terbersih di dunia
rekan2 py imajinasi ttg Indonesia jk PkS memimpin indonesia , jk karakter kolektif kader PKS menjadi karakter bangsa? #imajinasiIndonesia
@surahmatekoo itu bukan survey , itu data riil . bs anda kroscek sampe per nama setiap kader partai yg terlibat korupsi
anda bermimpi bahwa Indonesia jd negara dg index korupsi terkecil? di PKS bukan mimpi lg http://t.co/5bY33rC6w8
anda bermimpin Indonesia menjadi negara yg bersegera membantu sesama? di PKS bukan mimpi lg http://t.co/Yq9kcIIBFd
apa yg anda bayangkan ttg idealnya Indonesia , sdh terjadi di internal PKS. bukan mimpi lg
sayangnya yg jadi karakter kolektif bangsa kita hari ini bukan karakternya PKS tp justru karakternya partai2 lain
partai sekuler jd partai terkorup, dan ini mewakili karakter nasional shg indonesia jd negara terkorup
partai lain kampanye nya gak tertib, dan ini memang karakter nasional, jd lah indonesia negara yg tdk tertib
partai lain kampanye nya dangdut erotis , ini jd karakter nasional, jd lah mesum jd perwajahan negeri
partai lainnyg juara korup juga juara bolos , tp ini skrg jd karakter nasional, jadilah Indonesia negara dg etos kerja buruk
partai lain kampanye nya dangdut erotis , dan ini karakter nasional. jadilah itu penghias tipi tipi kita
partai lain abis kampanye menyisakan lautan sampah. dan ini skrg jd karakter nasional. jd lah Indonesia negara yg kotor
partai lain kampanyenya rusuh , sampe ada yg mati . tp ini memang jd karakter nasional. jd lah indonesia negeri rusu dan tdk aman
karakter2 kolektif bangsa kita saat ini diwakili karakter kolektif partai2 pemenang pemilu | kita perlu #imajinasiIndonesia yang baru
dan PKS menawarkan imajinasi ttg indonesia yg baru
sesuatu yg imajinasi bagi kolektif kita sbg bangsa , tp sdh dijalankan oleh PKS bertahun tahun
ini sy twit pict perbandingan PKS dg partai lain. trus imajinasikan grafik ini perbandingan antara indonesia dan negara lain
1. indonesia adalah negara dg Index korupsi terkecil . #ImajinasiIndonesia http://t.co/32568pxRCS
2. Indonesia adalah negara yg paling bersih . #ImajinasiIndonesia
3. Indonesia adalah negara paling ramah , santun dan tertib . #ImajinasiIndonesia
4. Indonesia adalah negara dg model pemilu paling cerdas. #ImajinasiIndonesia
5. Indonesia adalah negara paling sigap membantu kemanusiaan. #ImajinasiIndonesia
rekan2 bisa terusin kultwit #ImajinasiIndonesia ? sesuatu yg dahsyat jk karakter kolektif PKS jd karakter nasional
PKS berhasil menjadi partai paling bersih dr korupsi . jk PKS memimpin Indonesia, tinggal diperluas dlm skala negara
PKS berhasil melahirkan kader2 terdidik . jk PKS memimpin Indonesia, cuma persoalan memperbesar skala
PKS mampu menjadi partai paling transparan. jk mau membuat Indonesia tranparan dlm kekayaan publik, buat PKS cuma urusan skala
PKS berhasil mendidik kader2nya bahwa pergantian kepemimpinan itu asik , gak ada sikut2an. menciptakan Indonesia begini? bg pks cuma skala
PKS berhasil melahirkan kader2 yg nasionalismenya luar biasa. mau bikin Indonesia begini? buat PKS cuma urusan memperbesar skala
mau menjadi rakyat Indonesia terdidik? PkS sdh berhasil melahirkan kader2 terdidik, so buat PKS ini cuma soal skala
PKS berhasil jd partai plg rajin dlm kehadiran | utk membuat Indonesia disiplin, buat PKS ini cuma soal skala
PKS jd entitas paling tanggap bencana | mau buat Indonesia begini? buat PKS gampang banget. cuma soal skala
PKS menunjukkan partai dg kader2 paling santun dan tertib | ingin indonesia jd negara santun dan tertib? buat PKS gampang banget, soal skala
Aneh ya , pemilihan ketua di PKS gak rusuh | mau Indonesia begini? ini soal sepele buat PKS. cuma soal skala
PKs berhasil mendidik kader2 generasi mudanya shg mrk cerdas dan produktif | menjadikan indonesia begini , buat PKS cuma soal skala
mewujudkan #imajinasiIndonesia yg ideal itu buat PKS hanya masalah memperbesar skala . modelnya sdh jd di intenal partai
mau #ImajinasiIndonesia ini segera tercapai , ayo bantu jadikan karakter kolektif PKS jd mainstream , jd karakter nasional
mau #ImajinasiIndonesia segera terwujud? gampang , tinggal beri kepercayaan pd PKS mengerjakan skala yg lebih besar
sesederhana itu . insya allah . #ImajinasiIndonesia
PKS sdh selesai dlm memberi role model, skrg tinggal memperbesar ruang garapan kerjanya
ini imajinasiku ttg Indonesia , apa imajinasimu ? #ImajinasiIndonesia
merasakan gemuruh perubahan? merasakan berderapnya semangat kebangkitan indonesia?
2014 adalah momentum memperluas skala bagi PKS dan momentum bagi indonesia mewujudkan imajinasinya
bisakah Indonesia dimpimpin partai lain kemudian terwujud #ImajinasiIndonesia ? mrk belum bs mewujudkan dlm internalnya apalagi negara
imajinasikan bahwa GBK adalah indonesia itu sendiri dan yg memenuhi GBK adalah seluruh rakyat Indonesia http://t.co/AfDspLYT4O

PKS: Antara Pertarungan Politik, Media Framing dan Shifting Sejarah

Tensi politik di Indonesia dalam setahun terakhir menjelang pemilu 2014 meningkat tajam, terutama apa yang dialami oleh PKS. Diawali dengan penangkapan mantan presidennya hingga sampai dijatuhkannya vonis yang kemudian menjadi headline di seluruh media selama periode tahun 2013. Semua opini diarahkan, seolah-olah PKS adalah partai paling korup di Indonesia. Segala hal kecil yang dipandang negative tentang PKS akan diekspose besar-besaran. Seolah-olah ada orchestra dibelakangnya yang mengendalikan gerakan untuk membonsai PKS.

Belum lagi opini negative yang dibangun di social media, baik berupa cacian, hujatan, bullying, framing, dan lain-lain. Apapun yang berkaitan dengan PKS pastilah dinilai buruk. Bahkan ketika ada bencana dan kader-kader PKS secara serta merta terjun langsung untuk membantu dan melayani masyarakat yang terkena dampak bencana, maka berbagai cibiran pun datang, “Lagi cari muka die..”, “PKS riya’, bantu korban kok pake bendera”….dll.

Ditambah lagi hasil-hasil survey yang banyak dilakukan oleh lembaga survey, baik yang diakui integritasnya maupun yang tiba-tiba muncul bak jamur di musim hujan, yang mendowngrade PKS pada posisi terendah. Maka lengkaplah sudah penderitaan yang dialami oleh PKS, tidak ada lagi syarat bagi PKS untuk bisa tetap eksis di panggung perpolitikan Indonesia. Tak heran jika kemudian banyak pengamat yang memprediksi tentang kehancuran PKS pada pemilu 2014 ini.

Maka, adakah upaya yang dilakukan oleh para pimpinan dan kader PKS untuk memanage dan mengembalikan kembali dukungan public kepada PKS ?

Upaya Melawan Arus

Pidato Anis Matta yang pertama kali dihadapan public yang disaksikan oleh seluruh kader PKS sedikit banyak telah berhasil mengobati sedikit luka yang di derita oleh para kader PKS. Sejak saat itu, seluruh pimpinan, pengurus dan kader akar rumput PKS terus melakukan perlawanan baik secara terbuka maupun secara tertutup. Konsolidasi internal, perlawanan terbuka hingga operasi senyap terus dilakukan sejak pidato pertama Sang Presiden baru tersebut.

Alhasil, setelah upaya perlawanan itu digaungkan, kemenangan-kemenangan PKS dalam pilkada-pilkada telah menunjukkan bahwa PKS telah melewati masa kritisnya. Yang sangat fenomenal adalah kemenangan pada pilkada Jawa Barat yang terjadi tiga pekan setelah peristiwa tersebut dan pilkada Sumatra Utara, dua minggu kemudian. Dan yang terakhir adalah kemenangan pada pilkada Maluku Utara dan Kota Padang yang mengawali “come back”nya PKS di tahun 2014.

Lengkap sudah recovery yang dilakukan oleh PKS. Dan puncaknya adalah konsolidasi massa besar-besaran yang menandai dimulainya kampanye akbar perdananya di Gelora Bung Karno pada hari minggu, 16 maret 2014 lalu. Ratusan ribu massa yang hadir, tumpah ruah di setiap sudut GBK yang hanya menyisakan lapangan hijaunya saja. Massa kader dan simpatisan PKS bahkan juga memenuhi bagian luar stadion yang konon berkapasitas 90.000 orang tersebut. Sempurna sudah “come back”nya PKS di pentas politik nasional dan hal ini mampu dikapitalisasikan menjadi energy luar biasa bagi setiap kader dan struktur untuk memenangkan PKS di pemilu 2014 ini.

Serangan Kembali….

Fenomena kebangkitan dan konsolidasi PKS yang luar biasa ini tentu menjadi pertimbangan baru bagi para elit politik di negeri ini. Alih-alih dukungan kepada PKS merosot, tetapi setiap hari public bahkan para elit politik menyaksikan fenomena luar biasa pada setiap kampanye PKS. Massa yang besar, kreatif, tertib dan teratur menjadi fenomena mencengangkan sekaligus mengkhawatirkan bagi sebagian elit. Terakhir kitapun menyaksikan, Fahri Hamzah yang selama ini digadang bahwa popularitasnya akan turun dan merosot akibat perlawanannya yang keras terhadap setiap upaya untuk melemahkan PKS, terutama atas sikap kerasnya terhadap KPK, justru menjadi sumber magnet tersendiri di Dapilnya.

Kali ini yang menjadi “AKTOR” politik untuk membonsai PKS adalah giliran BAWASLU. Tak tanggung-tanggung, yang dipanggil adalah Presiden PKSnya secara langsung, Anis Matta. Kemudian media ramai menyoroti dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PKS tentang pelibatan anak-anak pada saat pelaksanaan kampanye perdana akbar di GBK.

Logika sederhana, padahal yang punya gawean adalah DPW PKS DKI Jakarta, bukan pengurus pusat DPP PKS. Seandainya ingin memanggilpun, maka seharusnya yang pertama kali dipanggil adalah ketua panitia atau ketua DPW PKS DKI Jakarta untuk dimintai keterangan. Selain itu, panitiapun juga sudah mengeluarkan himbauan untuk tidak melibatkan anak-anak dalam kampanye tersebut. Berbagai upaya untuk meminimalisir keterlibatan anakpun sudah dilakukan, salah satunya dengan cara menyediakan arena bermain untuk anak-anak selama acara kampanye perdana PKS di Gelora Bung Karno berlangsung. Oleh karena itu bisa disimpulkan, pemanggilan Presiden PKS Anis Matta tersebut tidak lebih dari sekedar framing yang sengaja di bentuk untuk mengarahkan opini masyarakat. BAWASLU yang memberi umpan, dan media yang mengeksekusinya.

Sedangkan pada saat yang sama, BAWASLU tidak melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap ketua-ketua umum partai lain yang bahkan sangat jelas keterlibatan anak-anak dalam kampanye mereka. Tidak hanya hadir pada acara kampanye partai-partai lainnya, bahkan anak-anakpun turut menikmati dan menyaksikan goyangan dangdut koplo di tempat kampanye yang tidak layak disaksikan oleh mereka. Tidak hanya itu, bahkan banyak ditemukan fakta tentang adanya upaya money politik yang dilakukan oleh mereka tetapi tidak ditindak. Jadi kita semua bisa memahami apa tugas BAWASLU sesungguhnya yaitu hanya untuk memelototi kampanye PKS dan mencari kekurangannya. Bahkan BAWASLUpun telah memberikan rekomendasi kepada KPU untuk menghentikan segala macam aktivitas kampanye PKS.

Tidak hanya itu, ingatan public kepada kasus impor sapi pun juga coba dibangkitkan kembali oleh media sejak hari kamis 20 maret 2014 lalu. Maka sempurna sudah drama politik untuk membonsai PKS yang melibatkan banyak pihak termasuk media sebagai salah satu actor utamanya.

Membaca Realitas…..

Melihat realita yang terjadi dan dalam mensikapi serangan yang bertubi-tubi terhadap PKS akhir-akhir ini, setidaknya ada beberapa hal yang bisa membawa dampak positif untuk PKS di masa yang akan datang sebagai tulang punggung negara modern seandainya bisa dikapitalisasikan, yaitu:

1. Situasi ini bisa digunakan oleh PKS maupun kadernya untuk melakukan mapping terhadap setiap individu, elit politik, pengamat politik, ormas, media, institusi bisnis dan institusi-institusi lainnya untuk mengukur tingkat relasi mereka terhadap PKS. Dari mapping ini, setiap kader PKS bisa mengukur dan mengetahui sikap orang-orang yang berada di sekitarnya terhadap PKS. Dari mapping ini, kita juga bisa melihat motivasi dasar yang melatar belakangi sikap mereka terhadap PKS dan merumuskan treatment terbaik apa yang akan diberikan kepada mereka di masa yang akan datang yang bisa dikapitalisasikan menjadi modal besar bagi PKS. Puzzle-puzzle yang berserakan tersebut, kemudian bisa dikumpulkan dan disatukan untuk memahami setiap motif yang melatar belakanginya.

Dari sekian banyak motif yang nampak di permukaan, kami melihat, motif ideology menjadi salah satu hal yang mendominasi latar belakang sikap sinisme sebagian pihak terhadap PKS. Jika diamati pergerakan orang-orang yang ada di social media, maka bisa didapati secara umum bahwa mereka yang selama ini melakukan kritik baik rasional maupun irrasional, bullying dan pembentukan opini negative terhadap PKS selama setahun terakhir adalah pihak yang sama, yang juga memberikan dukungan penuh atas pencalonan Jokowi sebagai Presiden RI.

Selain itu, analisa salah seorang tokoh agama Kristen yang mengatakan akan terjadinya kerusuhan jika jokowi gagal terpilih sebagai Presiden RI dan sinisme Yunarto Wijaya, seorang pengamat politik yang beragama katholik terhadap kampanye perdana PKS yang seharusnya bisa bersikap netral, seolah mengkonfirmasi akan kebenaran adanya motif ideology dibalik serangan terhadap PKS selama ini.

Walaupun berkali-kali para petinggi PKS telah menunjukkan sikapnya yang menghormati pluralitas dan keberagaman yang ada di Indonesia dan salah satu buktinya dengan melibatkan paduan suara Gereja pada kampanye PKS. Namun nampaknya sebagian dari saudara sebangsa kita yang berasal dari kaum minoritas masih memiliki prejudice terhadap PKS. Tentu hal ini akan menjadi pekerjaan rumah PKS untuk mengelola dan membangun komunikasi yang baik dengan berbagai pihak dan golongan guna mencapai sikap kesepahaman terhadap sesama anak bangsa.

2. Situasi ini juga bisa digunakan untuk melihat efektifitas dari mesin politik PKS itu sendiri. Adanya serangan bertubi-tubi dari berbagai pihak dengan berbagai resources yang dimilikinya serta kampanye negative yang dilakukan oleh media (media framing), maka apa bila PKS berhasil meraih kemenangan, hal ini akan mampu meningkatkan moralitas kadernya dalam jangka panjang.

Akan muncul keyakinan bahwa PKS besar bukan karena media tetapi karena kerja keras kader-kadernya. Kemenangan PKS menunjukan akan adanya dukungan besar masyarakat terhadap PKS yang tidak bisa diragukan lagi. Dukungan yang lahir yang didasari atas adanya kontribusi yang nyata kader-kader PKS selama ini di masyarakat. Maka jika dukungan massif masyarakat benar-benar terjadi terhadap PKS, ini menunjukan adanya fase peralihan rasionalitas masyarakat terhadap media dan pencitraan. Bukan lagi masanya pencitraan yang berbasis media dan pembentukan opini, tetapi beralih menjadi pencitraan yang berbasis reputasi. Reputasi yang dibangun oleh kerja keras, profesionalitas dan pelayanan yang paripurna terhadap semua elemen dan golongan bangsa ini.

Sebagaimana Rasulullah SAW, secara pencitraan, beliau dirusak nama baik dan reputasinya di Mekah. Akan tetapi masyarakat Mekah tidak akan pernah bisa melupakan fakta bahwa beliau adalah seseorang yang bergelar Al Amin.

Apa bila point kedua itu benar-benar terwujud, maka bersiap-siaplah akan adanya peralihan sejarah baru masyarakat Indonesia, sebagaimana ciri-ciri Gelombang Ketiga yang sudah diperkenalkan Presiden PKS pada setiap kesempatan pidatonya.

Ayo…kobarkan semangat Indonesia…!

Wallahu álam Bishshowab

Toto Suryawan Aditama

(Ketua Bappilu PIP PKS ANZ untuk wilayah Victoria)

Melbourne, 21 Maret 2014

Pemilu Belum Mulai, PKS Sudah Menang

Jakarta (3/4) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendominasi media sosial sepanjang bulan Maret hingga awal April 2014. Hal tersebut terlihat berdasarkan data yang diterima dari lembaga survey Independent Research Institute (IRI), Kamis (3/4). Dalam rilis tersebut nampak PDIP diperingkat kedua.

Ketua IRI, Mulyadi Nurdin mengatakan PKS Menguasai 25 persen pembicaraan di media sosial selama bulan Maret hingga awal April 2014, disusul PDIP sebanyak 19,5 persen. Dengan demikian, PKS menjadi partai paling populer di media sosial selama bulan tersebut.

"Popularitas partai politik selama bulan Maret hingga April 2014 rata-rata mengalami kenaikan yang sangat signifikan, sehingga merubah posisi popularitas partai dibandingkan bulan Februari lalu," kata Mulyadi dalam rilisnya.

Mulyadi menambahkan, selama bulan Februari 2014 partai paling populer masih dikuasai Demokrat, akan tetapi bulan April Demokrat bergeser ke peringkat tiga karena disalip oleh PDIP dan PKS.

"Selama periode 1 Maret sampai 1 April yang kami survey, terdapat 2.129.591 pembicaraan tentang partai politik nasional, dimana PKS dibicarakan sebanyak 535.937 kali (25,2 persen), disusul PDIP 414.328 kali (19,5 persen), Demokrat 380.611 kali (17,9 persen), Golkar 254.571 kali (12 persen), Gerindra 186.477  kali (8,8 persen), dan kalau dikumpulkan total pembicaraan lima partai ini saja sudah mencapai 83,2 persen dari total pembicaraan, selebihnya baru partai lain," paparnya.

Lebih lanjut Mulyadi menjelaskan bahwa Independent Research Institute melakukan survey berkala terhadap popularitas partai politik di media sosial dengan menganalisis lebih dari 240 Juta akun media sosial di seluruh dunia terhadap topik terkait. Survey tersebut dilakukan mulai tanggal 1 maret sampai dengan 1 April 2014 dengan tingkat kepercayaan 99 persen, dan margin of error 1 persen.

Berikut daftar total pembicaraan tentang partai politik selama periode Maret-April 2014 sesuai peringkat:

1.      PKS: 535.937 kali

2.      PDIP: 414.328 kali

3.      Demokrat: 380.611 kali

4.      Golkar: 254.571 kali

5.      GERINDRA: 186.477 kali

6.      PKB: 110.475 kali

7.      NASDEM: 109.920 kali

8.      HANURA: 79.923 kali

9.      PKPI: 24.865  kali

10.     PPP: 16.109 kali

11.     PAN: 12.173  kali

12.     PBB: 4.202 kali

Selasa, 01 April 2014

Pecinta Seni Coblos PKS

“PKS  memang mengerti selera masyarakat” mungkin itu ungkapan yang tepat bagi mereka warga masyarakat KM 8 Tjilik Riwut Kota Palangka Raya dan sekitarnya. Mereka terhibur dengan adanya kampanye PKS yang menampilkan pagelaran seni kuda lumping, ini terlihat dari jumlah penonton yang menyesaki area kampanye, sampai-sampai tenda yang disediakan oleh panitia tidak mampu menampung jumlah penonton.

    Hari Selasa (1/4) PKS Kota Palangka mengadakan kampanye di kelurahan Bukit Tunggal tepatnya di eks terminal jalan Tjilik Riwut KM. 8. Pada Kesempatan kali ini PKS mengadakan pagelaran seni kuda lumping sebagai bentuk kampanyenya. PKS ingin memberikan kabar gembira kepada masyarakat bahwa para pecinta seni juga mendukung PKS.

     “Kenapa Kita mengambil bentuk kampanye seperti ini? Karena PKS ingin memberi kabar gembira kepada masyarakat Kota Palangka Raya bahwa para pecinta seni mendukung dan siap mencoblos PKS, dan tentu saja ini merupakan bentuk apresiasi PKS terhadap seni, terutama seni tradisional yang merupakan warisan budaya yang mesti kita lestarikan.” Ungkap Juru Kampanye Sugianto, SP caleg DPRD Kota Palangka Raya Dapil 2 nomor urut 1.

         Dalam kampanyenya, PKS dihadiri oleh Ketua DPW PKS Kalteng Asnawi, SP caleg DPRD provinsi Dapil Kalteng 1 nomor Urut 1 dan H. Joko Widodo Caleg DPR Pusat dengan nomor urut pertama. Dalam orasinya Asnawi mengajak penonton dan warga kota Palangka Raya untuk mencoblos PKS nomor 3 di Pemilu nanti. “bapak, Ibu, saudara-saudara semua jangan lupa pada pemilu nanti tanggal 9 April, sesampainya di TPS ada 3 hal yang harus diperhatikan. Pertama buka surat suaranya, kedua dilihat gambar PKS-nya dan yang ketiga coblos PKS nomor 3, siap bapak-bapak dan ibu-ibu.” Lantang Anggota Dewan PKS Provinsi ini dengan sahutan “siap” dari para penonton.

    H. Joko Widodo dalam orasinya mengatakan kepada massa yang hadir bahwa ada 3 hal yang harus dikuasai untuk menjadi orang sukses. “Ada 3 hal yang harus dimiliki oleh bapak ibu sekalian untuk menjadi orang sukses. Pertama menguasai bahasa, karena dengan bahasa kita bisa berkomunikasi dengan manusia manapun d penjuru dunia. Kuasai bahasanya maka kita akan mengenal dunia. Kedua menguasai ilmu matematika sehingga kita bisa berhitung, karena dengan berhitung kita bisa berbisnis agar tidak menjadi orang yang  merugi dan yang terakhir ketiga kita harus mempunyai jiwa seni dan sastra, karena kalau tidak mempunyai jiwa seni dan sastra maka hidup kita akan jenuh dan membosankan.” ujar Joko Widodo yang akrab disapa Ustaz Jokowi.

  Rangkaian Kegiatan kampanye ditutup dengan simulasi pencoblosan PKS diatas panggung yang melibatkan semua calon legislatif dari PKS. (e-bgr)

Senin, 31 Maret 2014

Kampaye PKS, Jokowi Blusukan di Kalteng

PALANGKA RAYA – Blusukan itu yang dipilih oleh H Joko Widodo – yang akrab dipanggil Jokowi – selama masa kampanye. Caleg DPR RI No 1 dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama para caleg provinsi dan kabupaten ke desa-desa untuk bertemu dan warga-warga.
Bersama-sama caleg provinsi dan kabupaten, Jokowi PKS ini menyapa dan berdialog. Dari pertemuan dan dialog itu, aspirasi warga diserap oleh para caleg-caleg PKS dan kadernya. Tak hanya saat pertemuan, saat mampir mereka pun menyosialisasikan diri.
“PKS Kalteng menargetkan pemilu kal ini bisa mendapatkan satu kursi untuk DPR RI, dan tujuh kursi kursi di DPRD provinsi.
Untuk merealisaikan itu Jokowi caleg pusat langsung turun blusukan ke desa desa di Kalteng beserta caleg provinsi dan kabupaten dan kota,” ujar Humas DPW PKS Kalteng Budi Santoso dalam rilisnya. 
Model kampanye blusukan ini membuat para Caleg PKS jadi tahu kondisi Kalteng secara utuh serta kebutuhan untuk mensejahterakan taraf hidup  masyarskatnya. Di Beberapa daerah yang didatangi H Joko Widodo, masyarakat menyambut baik dan antusias. Mereka bisa dengan leluasa menyapaikan keluh kesahnya  untuk diperjuangkan oleh PKS melalui para Caleg yang nantinya terpilih.
“Tidak jarang masyarkat dengan sukarela membantu untuk menyukseskan H Jokowi dan PKS di Kalteng untuk bisa menjadi lebih besar. Seperti disampaikan Pak Parto Terong di Transmigrasi Desa Mampuak Barito Utara,” kata Budi Santoso yang juga Caleg No 2 dari Dapil 3 Pahandut Palangka Raya.
Rata-rata masyarakat yang ditemui simpati dengan PKS yang dikenala dengan pelayanan sosial di Kalteng pun di luar Kalteng. Masyarakat banyak tahu aksi sosial dan tanggap darurat bencana PKS melalui TV dan surat kabar. Karena aksi-aksi sosial ini yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
“Saya berharap masyarakat bisa cerdas memilih wakilnya. Mana yang datang dengan hati dan mana yang datang dengan pencitraan,” ujar Jokowi. (sma/b)

PKS menang Sebelum Pemilu

Pemilu masih 12 hari lagi, tetapi PKS sudah menjadi juara satu. Itulah prestasi yang ditorehkan oleh Calon Legislatif (Caleg) Perempuan PKS Kalimantan Tengah dalam kegiatan Kampanye Publik “Sosialisasi Caleg Perempuan” yang diadakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Repulik Indonesia bekerja sama dengan UNDP (United Nations Development Programme) yaitu salah satu Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mempunyai Program Pembangunan terutama di negara berkembang seperti Indonesia.  

Kegiatan tersebut dilaksanakn pada hari sabtu, (29/03) dilapangan sanaman mentikei Palangka Raya. Acara yang dikhususkan untuk caleg perempuan dari semua parpol peserta pemilu dimulai pada pukul 06.30 dengan melaksanakan “senam nyoblos” bersama peserta. Kemudian dilanjutkan dengan festival funwalk yang melalui rute Lapangan Mentikei, Jl. A. Yani, Jl. Tambun Bungai, Jl. Diponegoro, Jl. Ais Nasution dan finish dilapangan sanaman Mentikei.

Tanda-tanda kemenangan itu sudah nampak pada saat festival funwalk . Disepanjang jalan Pasukan Srikandi PKS Kalteng meneriakkan yel-yel kemenangan PKS “Ayo Kobarkan Semangat Indonesia, PKS nomor 3, PKS tetap dihati”. Dalam orasinya koordinator lapangan PKS Halimah Nur’amini mengajak warga sekitar untuk memilih caleg perempuan PKS “Pilihlah caleg perempuan PKS, Insya Allah akan memperjuangkan kepentingan kaum ibu dan anak, karena setiap pilihan ibu-ibu pada tanggal 9 April nanti memberi arti bagi caleg perempuan.” Lantang Halimah caleg Perempuan PKS Dapil 1 Kalteng nomor urut 5.

Dalam kegiatan ini setiap parpol diberi kesempatan untuk menyampaikan orasinya diatas  panggung. Orasi dari PKS disampaikan oleh Indasah Caleg Perempuan PKS DPR RI dapil Kalteng dan Nanik Lestariningsih, S.Pd caleg Perempuan PKS untuk DPRD Kota Palangka Raya Dapil 2. Dalam orasinya mereka berdua mengajak masyarakat Kalteng untuk memilih PKS nomor 3, partai yang peduli dan memperjuangkan kepentingan kaum wanita dan anak-anak. Orasi ditutup dengan teriakan “PKS” sebanyak tiga kali dan dijawab dengan “Menang” tiga kali juga oleh puluhan kader yang memakai seragam dominasi warna putih ciri khas PKS.

Diakhir acara kader wanita keadilan dikejutkan oleh panitia penyelenggara yang mengumumkan PKS memenangkan lomba festival funwalk sebagai juara satu. PKS menyabet juara satu dengan kategori penilaian sebagai tim terkompak, kreatif dan terbanyak pesertanya. Tentu saja moment indah ini disambut terikan takbir dan ucapan syukur oleh kader. “Alhamdiillah berkat do’a suamiku dan bapak-bapak yang dirumah kami berhasil memenangkan festival ini.”ujar caleg DPR RI Dapil Kalteng yang akrab disapa Bu Indah. “Syukur Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada kader dan caleg perempuan PKS atas kerja kerasnya dan dedikasinya. Sungguh prestasi ini membuat kami semakin termotivasi untuk memenangkan PKS di PEMILU nanti.” Ujar umi Qonita kader senior PKS. (e-bgr)

PKS Idola Baru di Takaras

PKS Berikan Pelayanan Kesehatan Murah Lagi
PALANGKA RAYA –  Tak hanya di dalam kota, kampanye simpatik  Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjangkau luar Kota Palangka Raya. Minggu (23/3) para kader, simpatisan dan caleg PKS memberikan layanan kesehatan murah untuk warga Takaras Kelurahan Petuk Barunai Kecamatan Rakumpit Km 76 Palangka Raya.
Dalam rilisnya yang disampaikan oleh Humas DPW PKS Kalteng Budi Santoso,  bahwa Kegiatan tersebut dilakukan di rumah Mama Tina, salah seorang tokoh masyarakat Takaras yang beralamatkan Jalan  Talaken RT 02, Desa Takaras. Pelayanan kesehatan ini menghadirkan beberapa relawan sebagai tim medis. Masyarakat Takaras sangat menyambut baik kegiatan ini, dengan berbondong-bondong memeriksakan kesehatannya.
“Alhamdulillah, sambutan masyarakat antusias sekali. Sebab, menurut informasih dari beberapa warga, kegiatan seperti ini jarang dilakukan, baik itu dari pemerintah maupun swasta. Jadi, dengan adanya pelayanan kesehatan ini banyak warga terbantu,” ujar Suwarto caleg provinsi Dapil 1 dengan no urut 2 di sela-sela membersihkan tempat kegiatan setelah usai.
Masyarakat merasa sangat terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan dari PKS ini. Menurut warga selain jarak Puskesmas yang cukup jauh, Pustu terdekat pun sudah beberapa hari ini tutup, karena yang bertugas sedang ada kegiatan.
“Bagus. Lebih baik bikin kegiatan seperti ini daripada bagi-bagi kalender aja,” ujar Muryani dengan pembawaannya yang riang, seperti termuat dalam rilis.
“Pas aja, kegiatan begini, jarang-jarang ada. Baru kali ini ada di sini. Manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Kalau ada yang sakit, kan bisa langsung berobat,”ujar Arbayah menambahkan.
Menurut Nanik Lestariningsih S.Pd, caleg PKS Dapil 1, antusias warga yang datang mencapai ratusan orang. Hal ini menunjukkan pelayanan kesehatan seperti yang dilakukan PKS sangat mereka butuhkan. Seperti yang disampaikan Asnawi SP yang juga caleg PKS Dapil 1 Kalteng (Gunung Mas, Palangka Raya, Katingan) kegiatan  pelayanan kesehatan murah ini bertujuan untuk memberikan pelayanan pada masyakat dan memberikan pendidikan politik dengan menyapa langsung masyarakat.
“Luar biasa, bagus. Kampanye itu kalau bisa ya yang seperti ini, bisa langsung dirasakan masyarakat. Bukan yang nyanyi-nyanyi, joget-joget. Bahkan jangan hanya pas waktu kampanye saja, kalau bisa tiap bulan. Boleh juga ditambah pelayanannya, seperti pelayanan donor darah,” ujar Sugianto,Sp caleg kota nomor urut 1 di akhir-akhir kegiatan.
Kampanye simpatik yang dilakukan PKS akan terus dilaksanakan. Begitupun dengan kegiatan pelayanan kesehatan murah PKS juga masih akan terus berlanjut yang diiringi dengan blusukan ke rumah-rumah warga. Semoga PKS selalu dekat dan melayani masyarakat. (sma/b)

Kampaye PKS Fokus Melayani Masyarakat.

Kampanye PKS Fokus Melayani MUARA TEWEH – Fokus melayani masyarakat menjadi komitmen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk setiap kampanyenya. Semua kegiatan harus menyentuh dan dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Tak heran setiap kali kampanye para kader dan caleg selalu disambut warga.
Sejak masa kampanye bergulir (16/3) PKS beserta segenap kadernya makin sering terlihat di lingkungan-lingkuran rumah warga. Caleg, kader sampai simpatisan dilibatkan dalam setiap aksi PKS menyentuh masyarakat.
Setelah sepekan ini kader pengurus dan PKS di seluruh Kalteng melayani masyarakat mulai dari Pelayanan Kesehatan Murah, Aksi Lingkungan, Bakti Sosial, Pelatihan Keterampilan untuk kaum Ibu, sapa warga dan aksi simpatik lainnya, kali ini PKS Barito Utara bersama Caleg dapil Kalteng IV (Barito) No. Urut 1 Imam Santosa, SP beserta Caleg setempat, Jamilah, melakukan perjalanan ke daerah hulu sungai Barito, agendanya temu warga dan jaring aspirasi masyarakat.
"Hari ini keliling di Dapil saya, kecamatan Lahei, Lahei Barat, Teweh Timur dan Gunung Purei, sampai seberang sungai sana. Silaturahmi dengan warga di sini," jelas Jamilah, Ibu muda dua anak Caleg PKS Dapil 3 Barito Utara No Urut 6 ini.
Dengan transportasi sungai seadanya, rombongan yang juga disertai Ir. H. Antang Dwi Dasono, Calon anggota DPD RI No. Urut 2 menyusuri desa-desa seputaran Dapil 3 Batara sampai larut malam. Imam Santosa mengatakan kampanye PKS kali ini akan fokus melakukan pelayanan masyarakat, "Kali ini kampanye simpatik kecil-kecilan lah, sapa warga. Kita ingin fokus melayani masyarakat dengan mengatasi masalah infrastruktur dan kesehatan. Hari ini (21/3) di sini kita dengar aspirasi masyarakat dan kebutuhan mereka." Papar Imam.
Adapun untuk hari-hari kampanye ke depan, Imam menuturkan, "PKS tetap fokus melayani masyarakat. Mohon doanya." tutupnya seraya mengangkat tiga jari salam PKS. (sma/b)