Selasa, 27 Mei 2014

Tingkatkan Layanan Rumah Sakit

Palangka Raya, senin (26/5) agenda kunjungan kerja Anggota Komisi C DPRD Kalteng beserta Wakil Ketua DPRD Kalteng, Ir. Arief Budiatmo ke Rumah Sakit Pasar Rebo Jakarta beberapa waktu lalu (Rabu, 21/5) menghasilkan beberapa informasi dan implementasi penting yang semestinya bisa di laksanakan di Kalimantan Tengah. 

Anggota DPRD Kalteng, Heru Hidayat,ST menyampaikan ada empat model yang bisa dilakukan oleh Rumah Sakit dalam rangka menumbuhkan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurut Heru, Rumah Sakit Pasar Rebo sendiri memiliki tiga misi yang semuanya terfokus pada pelayanan dan mereka menyadari bahwa mindset yang harus dibangun adalah paradigma pelayanan sehingga menghasilkan empat metode pengelolaan, 

Pertama harus ada komitmen bersama agar semua pihak baik direktur sampai cleaning service bisa melakukan proses secara tersistem dan terintegrasi dengan billing system Rumah Sakit. Sehingga setiap tindakan, kebutuhan dan juga laporan akan menjadi satu kesatuan yang terpadu ada pada seluruh pihak di Rumah Sakit.  Misalkan menurut politisi PKS ini sebagaimana yang di paparkan oleh manajemen RS Pasar Rebo, Para dokter akan dimudahkan dalam setiap administrasi dan juga proses hak gaji serta tunjangan yang akan di dapatkan, bahkan kebutuhan obat, peralatan, dan sdm yang diperlukan akan terpantau dan terukur semua sehingga akan memudahkan proses manajemen. Tidak ada target yang dibebankan kepada Rumah Sakit dari Pemerintah Provinsi yang ada hanyalah fokus kepada pelayanan yang baik, karena dengan cara itu maka akan membuat pasien selalu menghendaki berobat ke Rumah Sakit sehingga secara otomatis akan meningkatkan kunjungan pasien. 

Kedua adanya tunjangan perbaikan penghasilan yang sama untuk semua pihak dari direktur sampai cleaning service selain gaji dan tunjangan lainnya juga memfasilitasi strandar kompetensi paramedis agar mereka memiliki kemampuan yang terjaga. Dengan pendekatan seperti ini maka diharapkan akan mampu mengapresiasi semua pegawai termasuk tenaga kontrak yang ada di RS Pasar Rebo. 

Ketiga adalah akuntabilitas keuangan semua pihak Rumah Sakit, karena sebagai BLUD maka harus melaporkan keuangan secara transparan, maka dengan adanya sistem yang terintegrasi tersebut akan memudahkan pihak Rumah Sakit ketika harus melakukan laporan secara berkala dan akuntabel melalui proses audit sebanyak empat kali yaitu inspektorat, BPKP, BPK RI, dan auditor independen. Jadi harus ditopang oleh billing system yang berjalan dalam sebuah Rumah Sakit ketika Rumah Sakit tersebut berkeinginan kuat untuk maju ungkap Heru. 

Keempat adalah adanya pola pengawasan yang kuat dan sanksi yang melakukan tindakan melanggar aturan, misalkan tidak membolehkannya apotek dari pihak lain di dalam Rumah Sakit dengan terbitnya peraturan Gubernur, jadi pihak Pemerintah Provinsi juga turut membantu adanya regulasi yang mendukung RS Pasar Rebo, semestinya untuk obat sudah terpadu di Rumah Sakit, memberikan sanksi tegas bagi petugas yang melakukan tindakan bermain obat-obatan kepada para pasien, dan lainnya ungkap Heru sebagaimana di sampaikan pihak manajemen RS Pasar Rebo. 

Dengan adanya BPJS, pihak RS Pasar Rebo bekerjasama dengan BPJS agar melakukan efektifitas pelayanan mulai dari menghitung kebutuhan tempat pendaftaran agar tidak terjadi antrian panjang dan lama, kemudian dari proses pendaftaran yang cukup sekali dilakukan di Rumah Sakit, sehingga data terintegrasi dengan BPJS secara keseluruhan dan ketersedian obat-obatan di Rumah Sakit yang memudahkan pasien untuk mendapatkan obat ungkap Heru. 

Dengan menerapkan pola manajemen terintegrasi maka RS Pasar Rebo mendapatkan berbagai penghargaan dan standar dalam bidang pelayanan dan keuangan, dengan demikian Heru berharap Pemerintah daerah beserta Rumah Sakit di Kalteng, terutama Rumah Sakit dr. Doris Sylvanus mampu menerapkan manajemen secara terintegrasi dalam rangka optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

Selasa, 20 Mei 2014

Prabowo-Hatta Ziarah ke Kalibat Sebelum Mendaftar ke KPU

Jakarta (20/5)- Prabowo Subianto mengawali kegiatan sebelum mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat pada Selasa (20/5) dengan berziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. Calon Presiden Republik Indonesia (RI) yang didukung oleh Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Golkar, dan Partai Bulan Bintang (PBB) ini mendoakan arwah pahlawan dan menabur bunga ke makam pahlawan, dengan didampingi Cawapres Hatta Rajasa, Presiden PKS Anis Matta, Ketua Umum PPP Suryadharma Ali, dan Sekretaris Jenderal Golkar Idrus Marham.

Mengenakan kemeja putih, Prabowo menyatakan, ziarah ke makam pahlawan merupakan ekspresi penghormatan kepada para pahlawan yang telah banyak berjasa kepada Bangsa dan Negara. "Pantaslah kami memberikan penghormatan ini, sebelum melaksanakan pekerjaan besar," ujar Prabowo. Sementara itu Presiden PKS Anis Matta, yang mengenakan koko putih dan kopiah hitam, menyatakan kegiatan ini juga sekaligus memperingati Hari Kebangkitan Nasional, yaitu saat pemuda-pemudi Indonesia mendirikan organisasi Budi Utomo, tepat 96 tahun lalu.

Usai tabur bunga, rombongan bergerak menuju ke Masjid Agung Sunda Kelapa di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Usai menunaikan sholat dzuhur berjamaah, Prabowo-Hatta beserta pimpinan partai pendukung dan massa bergerak ke Museum Penyusunan Naskah Proklamasi di Jalan Imam Bonjol, sebelum mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat.

Prabowo dan Hatta diusung oleh enam partai politik peserta pemilu dengan total perolehan suara (popular vote) berjumlah 48,93% suara rakyat dalam Pemilu Legislatif 2014 atau setara dengan 52% perolehan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI berdasarkan keputusan KPU terakhir.

Sabtu, 17 Mei 2014

Anos Matta: Prabowo Demokratis Sekaligus Kuat

Jakarta (17/5) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengumumkan dukungan politik untuk mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Presiden PKS Anis Matta mengatakan Indonesia membutuhkan pemimpin yang berkarakter kuat sekaligus demokratis untuk membawa Indonesia lebih baik dalam masa Reformasi.
 
"Kita butuh presiden yang berkepribadian kuat dan demokratis untuk mengkonsolidasi elemen bangsa lebih baik dan cepat. Presiden mendatang harus langsung take off di hari pertama dia dilantik. Visi yang jelas, sosok demokratis dan berkepribadian kuat tercermin dari sosok Prabowo," tuturnya di Gedung DPP PKS, Jakarta, Sabtu (17/05/2014).
 
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengaku mendapat kehormatan dengan dukungan resmi kepadanya dari PKS. "Ini kepercayan yang demikian besar. Hanya dengan kekuatan Yang Maha Kuasa lah, saya akan mempu melaksanakan tugas ini dan juga saya tidak mungkin melaksanakan tugas ini sendiri," paparnya.
 
Prabowo melihat kader PKS punya berbagai kekuatan, yaitu cerdas dan punya pemahaman tentang kebangsaan. Dia mengungkapkan PKS dan Gerindra memiliki banyak kesamaan visi dan dapat membangun "Kita ingin yang terbaik bagi bangsa kita, bagi rakyat kita. Dengan kekuatan religius nasionalis dan kekuatan nasionalis religius, saya kita ini adalah perpaduan yang tepat untuk bangsa kita," paparnya.
 
Dalam deklarasi dukungan PKS untuk Prabowo hadir petinggi kedua partai antara lain Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminudin, Presiden PKS Anis Matta, Sekjen PKS Taufik Ridho, Ketua Umum Gerindra Suhardi, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, dan Wakil Sekjen Gerindra Fadli Zon.

Rabu, 07 Mei 2014

Fraksi PKS DPR Mendatang dari Aceh Sampai Papua

Jakarta (7/5) - Fraksi Partai Keadilan Sejatera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2014-2019 akan diisi oleh wakil rakyat dari Provinsi Aceh hingga Provinsi Papua. Hal ini diketahui setelah PKS memastikan satu kursi DPR RI didapat dari Papua berdasarkan Rapat Pleno KPU Papua yang selesai Rabu (7/5) pukul 11 Waktu Indonesia Timur (WIT). 

Kabar ini disambut gembira Ketua Fraksi PKS saat ini, Hidayat Nur Wahid usai rapat internal Fraksi PKS pada Rabu (7/5) siang di Kompleks DPR - MPR. "Alhamdulillah, wakil PKS yang merata dari berbagai provinsi akan memudahkan PKS menyerap aspirasi dan keinginan rakyat. PKS akan semakin dekat dengan rakyat di seluruh Indonesia," tutur mantan Ketua MPR periode 2004-2009 tersebut. 

Dihubungi saat berada di Jayapura, Wakil Ketua Bidang Wilayah Dakwah (Wilda) Indonesia Timur Aidil Heryana menyampaikan kabar, PKS berhasil meraih satu kursi dengan 159 ribu suara untuk DPR RI. PKS juga berhasil menempatkan tiga wakil di DPR Papua dan juga 64 anggota legislatif untuk berbagai DPRD Tingkat II di provinsi paling timur Indonesia tersebut. 

"Kinerja PKS di Papua sangat memuaskan dalam mewujudkan kursi DPR dari Papua yang diinginkan sejak lama. Soliditas di internal PKS membuat seluruh kader dapat bekerja dengan lancar dan enjoy. Papua adalah etalase di Indonesia timur, kami bersyukur dapat pecah telur di sini," ungkap Aidil mengomentari pertama kalinya PKS mengirimkan wakil dari Papua ke DPR RI.

Selasa, 06 Mei 2014

Fahri Hamzah: Korupsi Sebagaimana

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri mengatakan korupsi sebagaimana penyakit apapun di dunia ini bisa dicegah. Menurut Fahri korupsi adalah penyakit dalam tubuh organisasi negara dan ada di negara manapun.

"Kenapa bisa muncul penyakit? Banyak sebabnya tetapi yang paling utama adalah niat dan kesempatan," tulis Fahri pada akun Twitternya @Fahrihamzah, Senin (5/5) malam.

Menurut pria yang saat ini masih menjabat sebagai anggota Komisi III DPR RI ini, niat berkaitan dengan manusia dan kesempatan berkaitan dengan sistem. Baca Juga, Fahri: Memberantas Korupsi tidak Perlu KPK

"Selama ini kita sibuk mengadvokasi niat orang, politisi busuk, PNS koruptor, polisi kotor, dan lain-lain. Tapi kita gak pernah serius membangun sistem yang kuat; regulasi yang pasti dan institusi yang terbuka. Kita sampai melegalkan penyadapan tanpa kontrol untuk mengintip niat orang," katanya.

Padahal, lanjut Fahri, manusia sama saja, kalau lingkungan baik dia tumbuh jadi baik. Sebaliknya jika lingkungan buruk maka tidak saja penjahat, orang baik pun cenderung jadi jahat.

"Sering dicontohkan kalau orang Indonesia pergi ke Singapore tiba-tiba jadi disiplin dan bersih. Sebaliknya, orang Singapore pergi ke Batam, hanya 30 menit naik boat tiba-tiba jadi kacau," ungkapnya.

Fahri juga mencontohkan, Polisi masuk KPK karena gaji dan kepuasan kerja tinggi maka jadi baik. Nanti balik ke Polri gaji berkurang 5/6 dan suasana kerja tak enak, praktik lama akan balik lagi.

"Lalu apakah kita akan terus seperti 12 tahun ini gebuk sana sini tanpa hasil. Padahal saya bisa tunjukkan bahwa ini semua bisa dicegah," jelasnya.

Dia mengakui memang tidak mudah untuk memberantas korupsi, tapi itulah gunanya kuasa besar KPK. Itulah mandat UU 30/2002.

"Mungkin sulit memahami pikiran ini, tapi yang bahaya kalau memang ada yang gak mau korupsi hilang," pungkasnya.

"Canda Jadi Nyata" | Sosok Abdul

Oleh Aminatuz Zahra Kasuba

Ayah pernah bercerita ketika beliau masih menjadi penceramah dan sama sekali belum menyentuh dunia politik, beliau membonceng ibu dengan motor dan tanpa sengaja melewati kantor gubernur yang masih dalam tahap pembangunan. Beliau bercanda untuk menghangatkan suasana  dan bilang ke ibu, "Suatu saat nanti saya yang menduduki kantor itu". Ibu hanya tertawa geli karena percaya bahwa hal itu tidak mungkin terjadi.

Ayah adalah sosok pekerja keras dan tidak kenal lelah. Memang sangat sulit mendapatkan waktu bersama beliau tapi kami tidak pernah merasa kurang perhatian atau kasih sayang. Bagi kami senyumannya, sikap tenang dan sikap hangat ketika menyapa kami itu sudah lebih dari cukup.

Beliau tidak pernah mengeluh atau menunjukan beban beliau kepada kami. Mungkin bukan hanya kepada kami, beliau tidak pernah menunjukan rasa lelah beliau kepada orang sekitarnya. Terkadang kami khawatir ketika beliau dengan lelahnya bekerja berjam jam, pergi ke pulau pulau namun di depan rumah masih banyak tamu yang menanti. Ya, walaupun tidak setiap hari namun seringkali diatas jam dua malam beliau tetap melayani tamu.

Adik saya, Nurul Izzah Kasuba pernah bercerita suatu saat dia melihat Ayah sangat lelah walaupun berusaha tersenyum. Kemudian, Izzah memintanya untuk istirahat karena tidak ingin melihat ayah sakit. Namun,beliau hanya bilang "iya nak" dan melanjutkan aktifitasnya. Kami tahu betul betapa besar mimpi mimpi dan cinta beliau terhadap rakyat Maluku Utara.

Beliau contoh leader bagi kami, pemimpin yang tidak pernah melihat dan membeda bedakan orang lain, yang mampu mencairkan suasana, tidak pendendam, tidak penuh dengan ambisi ambisi dunia, pemimpin yang bisa menempatkan posisi sebagai ayah, politikus dan seorang dai. Pemimpin yang senang bertemu dengan rakyatnya, memiliki bahasa yang dipahami rakyatnya dan memiliki kasih sayang yang mampu dirasakan keluarganya. Kami adalah saksi bahwa ayah adalah seorang yang tidak pernah membenci orang yang menyakitinya, memfitnahnya apalagi hanya lawan politiknya.

Ayah adalah panutan kami setelah baginda Rosulullah dan para sahabatnya. Beliau adalah sosok yang kuat, karismatik dan penyayang. Ditengah kesibukan politik dan dakwahnya, beliau adalah orang yang mudah mengatakan perasaan sayang kepada anak anaknya.

Beliau mengajarkan kami agar peduli orang lain dan peka terhadap lingkungan sekitar. Beliau selalu mengingatkan kami agar tidak sombong dan selalu bersyukur. Ayah selalu mengingatkan, semua yang kami nikmati adalah rezeki dari Allah yang akan ditambah ketika kami bersyukur dan akan hilang dengan sekejap mata ketika kami terlalu rakus, sombong atau mungkin sudah jauh dari jalan  Allah. Beliau selalu mengingatkan kami bahwa ketika harta, jabatan dan pujian pujian orang lain menjadi tujuan utama kita dalam hidup, maka hidup ini akan susah, suram dan berat.

Ayah selalu mudah membuat kami jatuh hati terhadap sifat santai, pemaaf, adil, dan penyayangnya. Canda dan tawa beliau mengajarkan kami agar tidak melihat masalah dan ujian sebagai beban melainkan cinta Allah terhadap kami, karna dengan masalah kami akan duduk dan berdo'a kepadaNya, maka semakin eratlah hubungan kita dengan Allah.

Ayah selalu membuat kami gembira menghadapi apapun yang terjadi. Beliau sosok yang sangat tenang namun periang dan suka bercanda dengan anak-anaknya. Kadang kami sering bertanya tanya karena setiap kali bersama kami beliau selalu tertawa dan bercanda, "Apakah ayah tidak pernah merasa sedih? Atau apakah ayah tidak pernah stress dengan semua hal yang dihadapi?".

Saat ditanya seperti itu, ayah selalu memotivasi kami dengan pengalaman pengalaman beliau. Ayah menekankan pentingnya rasa optimis dan berprasangka baik terhadap taqdir taqdir Allah. Ayah berharap agar kami tidak menjadi orang yang mudah putus asa, beliau tidak pernah menuntut apapun dari kami, yang beliau inginkan usaha kami dalam mengejar apa yang kami cita citakan. 

Beliau selau membuat kami tertawa namun belajar dari pengalaman beliau. Beliau sering bercerita ketika beliau masih muda dan tinggal di kampung, waktu merantau di Madinah, waktu berdakwah ke pulau-pulau dan lain sebagainya.

Sebagian besar dari cerita beliau memiliki pesan bahwa pertolongan Allah itu sangat dekat, jangan pernah merasa kecil dan bukan siapa siapa dimata manusia karna kita punya Allah yang Maha Besar dan Maha Kaya.

Ayah pernah bercerita ketika beliau masih menjadi penceramah dan sama sekali belum menyentuh dunia politik, beliau membonceng ibu dengan motor dan tanpa sengaja melewati kantor gubernur yang masih dalam tahap pembangunan. Beliau bercanda untuk menghangatkan suasana  dan bilang ke ibu, "Suatu saat nanti saya yang menduduki kantor itu". Ibu hanya tertawa geli karena percaya bahwa hal itu tidak mungkin terjadi.

Dan hari ini, canda beliau saat berboncengan dengan istrinya menjadi nyata. Hari ini ayah dilantik menjadi Gubernur Maluku Utara.

Semoga amanah ini dimudahkan dengan orang orang jujur yang bekerja dengan ayah. Semoga dengan berdakwah sebagai gubernur menaikan derajat beliau dimata Allah dan harapan terakhir kami adalah semoga jabatan ayah yang resmi beliau pegang hari ini mampu menjadi jalan beliau dan orang sekitarnya menuju surga agar bisa beliau bangun rumah atau kota kecil yang dipenuhi dengan orang orang Maluku Utara di surga nanti.

Kami sadar bahwa akan ada ujian ujian yang lebih besar dan fitnah adalah ancaman yang terus siap berdiri didepan pintu rumah kami. Politik bukan hal yang menyenangkan namun kami akan terus mendukunng, percaya dan terus mendoakan beliau.

Sofifi, 5 Mei 2014
@AminahZhrh on twitter

Pemilu Penuh Kecurangan, Sistem Proposional Terbuka Dikaji Ulang

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Almuzzammil Yusuf mengajak pimpinan partai politik mengkaji ulang sistem proporsional terbuka yang digunakan dalam Pemilu April 2014 lalu. Menurutnya, sistem proporsional terbuka telah merusak kualitas Pemilu.

"Politik uang, kecurangan, dan konflik antar calon anggota legislatif dalam internal partai dan antar partai pada Pemilu April 2014 lalu merupakan buah dari sistem proporsional terbuka yang dipaksakan oleh partai-partai besar." Kata politis PKS asal Lampung ini di Jakarta,
4/5/2014.

Dengan alasan persaingan bebas dan mengakomodir banyak tokoh agar terlibat dalam politik di parlemen, kata Muzzammil, telah mengakibatkan persaingan yang tidak sehat dalam Pemilu kemarin.

"Saya melihat masyarakat, penyelenggara pemilu, dan caleg belum siap dengan proporsional terbuka. Terbukti politik uang dan kecurangan meraja lela di internal partai, di penyelenggara pemilu, dan masyarakat. " terangnya.

Ide PKS, saat itu tahun 2012, kata Muzzammil, adalah Pemilu murah, mudah, minim manipulasi dan mengutamakan kader partai dengan menggunakan sistem proporsional tertutup. Sistem ini hanya didukung Fraksi PKS, PDIP, dan PKB. Tapi setelah voting kalah. Fraksi lainnya di DPR yang mendukung sistem proporsional terbuka menang dalam voting.

"Jika sistem proporsional terbuka ini dipertahankan untuk pemilu 2019 kejadian yang sama akan terulang." Ujarnya.

Keunggulan sistem proporsiona tertutup, kata Muzzammil diantaranya lebih menjamin penguatan organisasi partai politik; adanya pendidikan politik masyarakat dalam kampanye; seleksi kandindat berbasis kualitas dan kapasitas (bobot, bibit dan bebet) kader.

"Sistem ini mendorong proses kaderisasi yang sehat dan mengantarkan kader-kader terbaik partai untuk memberikan pengabdian terbaiknya kepada bangsa dan negara melalui lembaga-lembaga legislatif di pusat dan di daerah"Tuturnya.

Melalui sistem ini pula, kata Muzzammil, memungkinkan biaya pemilu yang lebih murah dan pelaksanaan pemilu yang lebih mudah melalui e-voting seperti di India dan Brazil

"Pemilu bisa dengan teknologi canggih yg portable, cepat, murah, dan lebih terpercaya." Jelasnya.

Untuk itu, Muzzammil berharap Pemilu 2019 nanti, Indonesia sudah dapat menggunakan E-Voting. Menurutnya kualitas, kekuatan, dan akurasi alat e-voting di kedua negara itu seperti black box pesawat terbang yang terkunci, kuat, portable, dan bisa pakai accu mobil untuk daerah yang tidak ada aliran listrik.

"Yang tak kalah penting, E-voting tidak gunakan surat suara jadi dapat menghemat jutaan ton kertas. Jadi ramah lingkungan." Ujarnya.

Mendagri : Sejahterakan Rakyat Maluku Utara

Sofifi (5/5) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengamanatkan kepada Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Ghani Kasuba dan Wakilnya,  Muhammad Natsir Thaib untuk menyejahterakan rakyat Malut. Hal tersebut disampaikan Gamawan sesaat setelah melantik dan mengambil sumpah jabatan untuk keduanya di Ibukota Malut, Sofifi. Mendagri juga bersyukur dan terkesan dengan rakyat Malut dalam melaksanakan Pilkada ini.

"Saya mengikuti proses Pillkada Malut selama delapan bulan. Selamat, saya berharap amanah dapat dijalankan sebaik-baiknya. Terimakasih kepada masyarakat karena dalam proses pilkada yang panjang, dapat menjaga iklim keamanan dan kedamaian," kata Gamawan saat memberi sambutan di Rapat Paripurnas Istimewa DPRD Malut.

Selain memberi selamat kepada pasangan gubernur terpilih dan rakyat Malut, Gamawan juga mengaku terkesan dengan Provinsi yang dulu dikenal sebagai Kepulauan Rempah-rempah ini, "Maluku Utara adalah provinsi yang paling indah. Saya seakan berada di suatu tempat yang merupakan sebagian surga yang terlempar ke bumi ini. Lada, cengkeh, buah pala tumbuh subur. Seyogyanya provinsi ini menjadi provinsi yang sejahtera." ujar Gamawan disambut tepuk riuh undangan.

Selain itu, Mendagri juga membahas kesejarahan dari Provinsi ini. "Maluku Utara sudah berusia 900 tahun. Dahulu wilayah ini dikenal sebagai jazirah al-mulk atau negeri para raja. Maluku Utara dikembangkan dari Provinsi Maluku dengan Undang-undang nomor 6 tahun 1999. Apa sesungguhnya niat membentuk provinsi ini 15 tahun lalu? Bukankah itu dimaksudkan untuk menyejahterakan masyarakat?"ungkapnya dari atas podium.

Di hadapan anggota DPRD Maluku Utara, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri, Menteri Pertanian Suswono, Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Sarundajang, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Mendagri menekankan Gubernur dan Wakilnya untuk mengembalikan kejayaan Maluku Utara dengan pertanian, kelautan, dan hasil tambang untuk kesejahteraan rakyat.

PKSTak Ingin Ulangi Kegagalan Koalisi

Jakarta (27/4) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak menginginkan kegagalan dalam berkoalisi seperti pada koalisi dalam dua periode pemerintahan sebelumnya. Musyawarah Majelis Syuro PKS yang dilakukan di Kantor Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS pada Minggu (27/4), mengungkapkan hingga saat ini PKS masih belum menentukan siapa  rekan koalisinya. PKS kini masih membahas format koalisi yang ideal. Hal tersebut disampaikan Sekjen DPP PKS Taufik Ridho kepada wartawan saat rehat Musyawarah Majelis Syuro PKS.

Menurut Taufik, belajar dari pengalaman koalisi sebelumnya, PKS mementingkan kebersamaan dianggap selesai dengan bagi-bagi kursi menteri.  "Misalnya kebijakan energi, jangan diputuskan sendiri, tetapi diputuskan bersama. Kalau kemarin kan, semua kebijakan diputuskan sendiri oleh pemimpin koalisi, dan PKS diminta dukung. Kita tidak mau (hal tersebut terulang)," tambah Ketua Bidang Humas PKS Mardani Ali Sera yang mendampingi Taufik Ridho memberikan keterangan pers.

"Intinya PKS tidak mementingkan kursi, tapi kita ingin menegaskan koalisi yang akan datang ini yang membawa manfaat bagi bangsa dan negara, serta ummat juga," ungkap Mardani.


Taufik sekali lagi menegaskan bahwa PKS tidak akan terburu-buru memutuskan soal akan berkoalisi dengan partai atau calon presiden tertentu. Komunikasi, menurutnya, telah dan terus dibangun dengan berbagai pihak untuk menyamakan platform pemerintahan ke depan. Ia menyatakan pimpinan PKS telah bertemu dengan Prabowo Subianto, Aburizal Bakrie dan Wiranto, serta beberapa pimpinan partai lainnya.

Minggu, 04 Mei 2014

AJAK ANTISIPASI PENYELEWENGAN DANA PENDIDIKAN

Palangka Raya – Senin (12/5) Peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2014 kemarin, menjadi momentum berharga bagi insan pendidik untuk terus memperbaiki pendidikan di masyarakat, Anggota DPRD Kalteng Heru Hidayat, ST yang membidangi sektor pendidikan mengajak kepada semua pihak terutama dinas pendidikan untuk memfasilitasi dan meningkatkan sekolah-sekolah agar mampu menerapkan manajemen berbasis sekolah dengan pendekatan tiga pilar utama yaitu (1) membangun transparansi manajemen kepala sekolah, (2) meningkatkan kualitas belajar mengajar melalui pendekatan (Pembelajaran, Aktif, Efektif dan Menyenangkan), dan (3) partisipasi masyarakat. Apabila manajemen ini diterapkan dengan baik maka akan menguatkan proses pendidikan di sekolah dan meminimalisir adanya kekeliruan dalam penggunaan dana pendidikan. "Semua unsur di bidang pendidikan hendaknya satu persepsi agar sesuai dengan aturan dan sebaiknya dilakukan secara transparan, Kalau ada yang kurang dimengerti, lakukan koordinasi atau konsultasi dengan pihak terkait agar memudahkan proses pelaksanaan dan pelaporan,’’ ungkap Heru.

selain itu Heru mengingatkan pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kalteng Harati yang di distribusikan ke 14 Kab/Kota se-Kalteng agar memperhatikan prioritas dan kebutuhan di Kecamatan/Kelurahan/Desa termasuk setiap kualitas pekerjaannya.

‘’Jangan sampai asal-asalan, kasihan bila fasilitas sekolah hanya dinikmati 6 bulan sudah rusak. Harus tetap mengacu pada kualitas dan manfaat jangka panjang,’’ urainya seraya berharap, setiap kegiatan diawali perencanaan yang baik.

Politisi muda PKS ini mengemukakan pentingnya membangun system yang kuat di bidang pendidikan demi masa depan daerah sebab pendidikan merupakan tulang punggung kemajuan daerah. Mengingatkan para pendidik untuk tidak merusak tugas mulia sebagai pembentuk generasi masa depan. Menurutnya, kondisi tenaga pendidik sekarang sudah lebih baik dibandingkan dulu. Pemerintah bahkan menyiapkan anggaran yang lebih besar untuk dunia pendidikan yang ditetapkan dalam Undang-Undang sebesar 20 persen baik itu APBN maupun APBD.

Sebagai pengguna maupun kuasa pengelola anggaran, para pihak terkait harus mengetahui system pengelolaan keuangan karena akan menjadi tanggung jawab, baik secara administrasi maupun pekerjaan fisik, termasuk dalam hal pengadaan barang dan jasa.

Dengan era keterbukaan sekarang, tak hanya instansi dan lembaga penegak hukum saja yang bisa melakukan pengawasan tetapi masyarakat juga diberi kesempatan agar anggaran pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Karena itu, pengguna anggaran harus tetap menggunakan prinsip kehati-hatian dan profesionalisme. ‘’Apapun pekerjaan yang kita lakukan, aturannya harus dikuasai dan siap dipertanggungjawabkan,’’ urainya anggota komisi C DPRD Kalteng ini.

‘’Lakukan penggunaan anggaran sebaik mungkin dengan hasil berkualitas sehingga kepentingan umum terlayani,’’ pintanya