Senin, 01 Juni 2015

Anomali Sepakbola Harus Diinvestigasi Menyeluruh

Jakarta (31/5) - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai ada berbagai anomali yang terjadi di dalam konflik terkait dunia persepakbolaan Indonesia, belakangan diikuti pembekuan oleh FIFA. Oleh karenanya untuk mengakhiri, dibutuhkan investigasi mendalam atas apa yang terjadi.

Menurut Fahri, sejak awal, semua orang paham bahwa FIFA adalah lembaga yang serius. Sebagai federasi sepakbola dunia yang telah berumur lebih dari 111 tahun, maka FIFA pasti memiliki mekanisme yang baku. Sedangkan intervensi adalah momok dalam statuta FIFA.

Sementara itu, lanjut Politisi PKS itu, sejak awal publik tidak mengerti dengan apa yang dipikirkan oleh Pemerintah melalui Kemenpora. Keinginan untuk memperbaiki PSSI dan sepakbola Indonesia tidak tercermin dalam kesehariannya. Bahkan lebih nampak Pemerintah tidak memahami persoalan yang terjadi sampai akhirnya PSSI dibekukan.

"Maka tidak ada cara lain bahwa masalah ini harus diinvestigasi secara menyeluruh. Sebab kita tidak boleh membiarkan anomali terus melanda persepakbolaan kita," kata Fahri, Ahad (31/5).

Langkahnya, pertama, Pemerintah harus menjelaskan secara resmi apa yang terjadi kepada publik. Penjelasan ini harus melalui penggunaan hak interpelasi DPR.

Kedua, pemerintah harus punya komitmen jangka pendek untuk memenuhi tuntutan FIFA agar PSSI dapat berfungsi kembali memulihkan organisasi.

Ketiga, jika Pemerintah seperti yang sering dikatakan memiliki rencana besar untuk PSSI dan persepakbolaan kita, maka inilah saat untuk menjelaskannya.

"Di luar proses itu, momen ini adalah pelajaran berharga agar Pemerintah tidak lagi mengambil keputusan sembrono yang tidak saja telah dipatahkan oleh pengadilan, tetapi sekarang menjadi sanksi bagi sepakbola Indonesia," tandas Fahri.

Ilustrasi: Istimewa

Sumber: http://www.beritasatu.com

0 komentar:

Posting Komentar