Kamis, 29 Oktober 2015

Anggota Komisi II DPR RI Kunjungi Posko Genta PKS Kalteng dan Serahkan Bantuan

Palangka Raya, Rabu (28/10) Posko Gerakan Nasional Tanggap Asap (Genta) PKS Kalimantan Tengah, sore tadi mendapat kunjungan dari Anggota Komisi II DPR RI, H. Hadi Mulyadi, S.Si, M.Si. Dalam kunjungan singkat tersebut beliau menyerahkan bantuan kepada Genta PKS Kalteng yang di terima secara resmi oleh Ketua Umum PKS Kalteng, Heru Hidayat dan Jajaran lainnya. Menurut Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Timur tersebut dalam menyampaikan turut prihatin melihat kondisi kebakaran dan dampak asap yang selama ini melanda Kalimantan Tengah. Hal ini yang menjadikan beliau secara pribadi turut membantu agar kondisi warga yang terkena dampak bisa segera di tangani. Selain itu Hadi mengunjungi tempat singgah yang di sediakan oleh pemilik Hotel bekerjasama dengan PKS. Serta merasakan bagaimana fasilitas yang telah di siapkan oleh Genta PKS Kalteng di tempat singgah, yaitu tempat tidur dalam satu ruangan ada dua, ruang ber-AC, petugas medis, oksigen, vitamin, susu dan juga layanan konsultasi. Semuanya di berikan secara gratis bagi warga yang membutuhkan penanganan di tempat singgah tersebut. Bahkan menurut Hadi, dari tempat singgah yang ada PKS Kalteng menyiapkan ruangan yang sangat ekskusif terutama bagi mereka yang terdampak kesehatan dan membutuhkan oksigen di tempat singgah yang ada di Jalan MH Thamrin Palangka Raya. Sementara itu Genta PKS Kalteng bagian layanan kesehatan Ahmad Muhajirin menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan tenaga medis tambahan untuk program ambulance keliling yang di lengkapi oksigen sehingga nantinya bisa membantu warga yang ada di luar kota maupun warga yang tidak bisa dipindah ke tempat singgah ungkap Ahmad Muhajirin. Harapannya semoga apa yang di siapkan oleh PKS dalam bermanfaat bagi masyarakat yang ada di Kalimantan Tengah.

Rabu, 28 Oktober 2015

PKS Kalteng Apresiasi TNI Dalam Gerakan Serentak Sholat Istisqo

Palangka Raya, Rabu (28/10) Ketua Umum PKS Kalteng, Heru Hidayat, ST mengapresiasi langkah TNI dan semua pihak untuk terlibat aktif dalam berbagai upaya termasuk sholat Istisqo dan berdoa untuk memohon hujan. Hal ini di sampaikan Heru saat menghadiri sholat Istisqo bersama Danrem 102 Panju Panjung dan prajurit TNI di halaman Makorem tadi pagi pukul 07.30 sd 09.00 WIB. Dalam khutbahnya Ust. H. Amanto Surya Langka, Lc selaku sekretaris MUI Kota Palangka Raya menyampaikan bahwa pentingnya kita memohon kepada Allah Swt pertolongan turunnya hujan dengan kondisi kebakaran dan asap saat ini yang terjadi di Kalimantan Tengah. Selain itu menurut H. Amanto adalah memperbanyak dzikir setiap saat untuk mengharap barokah dan rahmat hujan. Sementara itu Danrem 102/Panju Panjung Kolonel Arh Purwo Sudaryanto menyampaikan bahwa sholat Istisqo ini di lakukan secara serentak sebagai wujud permohonan kepada Allah SWT untuk turunnya rahmat hujan. Dari peserta yang hadir selain para prajurit TNI juga ada ketua PWNU Provinsi Kalimantan Tengah, H. Abdul Wahid AH, dalam kesempatan tersebut beliau menyambut baik pelaksanaan sholat Istisqo yang dilakukan oleh banyak pihak agar rahmat hujan turun. Beliau juga menyampaikan selamat kepada PKS Kalteng yang telah melaksanakan Musyawarah Wilayah dan berharap bisa sinergi dalam berbagai kegiatan keumatan.

Keterangan Foto :
Ketua Umum PKS Kalteng, Heru Hidayat bersama Danrem 102/Panju Panjung Kolonel Arh Purwo Sudaryanto saat pelaksanaan sholat Istisqo di Halaman Makorem 102 Panju Panjung

PKS Kalteng Bahas Penanganan Kebakaran Bersama Pejabat Gubernur Kalteng

Ketua DPW PKS Kalteng bersama Pj Gubernur Kalteng (kanan)
Palangka Raya, Selasa (27/10) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Kalimantan Tengah, melakukan silaturahim bersama Pj. Gubernur Kalimantan Tengah, Drs. H. Hadi Prabowo, MM di ruang kantor Gubernur kemarin sore. Pada kesempatan tersebut PKS Kalteng di hadiri oleh Ketua Umum PKS Kalteng, Heru Hidayat, ST beserta Sekretaris Umum, Bendahara Umun dan Ketua Bidang Kepanduan dan Olahraga. Sementara itu Pj Gubernur Kalteng di dampingi oleh Kepala Badan Kesbangpol Kalteng, Drs. H. Nurul Edi, M.Si. Dalam kesempatan tersebut Heru menyampaikan kegiatan yang di lakukan PKS Kalteng setelah tiga pekan dilantik menjadi pengurus baru maka PKS Kalteng melakukan program aksi nyata bersama warga dalam menghadapi kebakaran lahan dan hutan serta dampak yang merugikan warga masyarakat. Hal ini yang kemudian menjadi program Nasional berupa Gerakan Nasional Tanggap Asap (Genta) PKS yang di launching oleh Presiden PKS, Sohibul Iman, P.hd beberapa hari yang lalu
Sementara dalam pertemuan terbatas tersebut, Pj. Gubernur mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan oleh PKS Kalteng dalam berbagai aksi bersama warga. Hal ini menjadi contoh bagi semua elemen masyarakat untuk terus bergandengan tangan menghadapi kondisi kebakaran dan dampaknya bagi warga masyarakat Kalimantan Tengah.

Dialog dengan Pj. Gubernur Kalteng
Menurut Heru, silaturahim tersebut bertujuan melakukan upaya koordinasi mengenai penanganan kebakaran dan dampaknya bagi masyarakat Kalimantan Tengah agar tetap sinergi. PKS Kalteng telah melakukan berbagai upaya kegiatan seperti pemadaman api oleh regu kepanduan yang terus berlangsung bersama warga dan tim serbu api lainnya. Kemudian pelayanan kesehatan bagi warga yang terkena gejala ISPA, penyiapan tempat singgah di Palangka Raya, Pulang Pisau, Kotawaringin Timur, Katingan, Kotawaringin Barat, serta evakuasi warga yang akan ke Banjarmasin dengan armada darat. Saat ini program evakuasi telah melalui tahap ke dua, dengan memberangkatkan anak-anak balita dan orang tua rentan kesehatan sebanyak 30 orang dengan bantuan armada dari BPBPK Kota Palangka Raya. Selain itu ungkap Heru, PKS Kalteng akan menyiapkan dua buah ambulance yang di lengkapi dengan oksigen agar bisa di jangkau dan menjangkau masyarakat yang berada di perumahan dalam kondisi rentan kesehatan. Insya Allah PKS mulai besok rabu akan membantu warga dengan mengoperasikan dua buah ambulance yang di lengkapi dengan oksigen, hal ini untuk memudahkan warga masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Heru menyampaikan bahwa saat ini yang kita butuhkan adalah aksi nyata bersama semua komponen yang ada di Kalimantan Tengah untuk menangani kondisi warga yang terdampak. Selain itu adalah upaya bantuan dari berbagai pihak terutama pemerintah pusat untuk terus melakukan pemadaman secara cepat. Heru mengapresiasi langkah banyak pihak yang turut melakukan sholat istisqo dan berdoa agar hujan segera turun sehingga dapat memadamkan api yang terus mengeluarkan asap pekat tersebut. Meski demikian hujan sudah mulai turun, namun pihaknya berharap tetap siaga dan mengantisipasi terjadinya kebakaran dan asap yang semakin tebal tersebut. Selaku Pj Gubernur beliau sangat berterima kasih atas upaya nyata PKS Kalteng dan berharap akan semakin banyak pihak yang turut membantu kondisi saat ini.

Senin, 26 Oktober 2015

PKS KALTENG EVAKUASI 11 BALITA TAHAP KE-2

PALANGKA RAYA – Gerakan Nasional Tanggap Asap (Genta) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan evakuasi 11 Balita beserta 6 orang tua lansia ke Banjarmasin menggunakan Mini Bus yang disiapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya.
"Untuk hari ini PKS mengevakuasi 11 Balita beserta 6 orang tua yang rentan kesehatan ke Banjarmasin dan ini merupakan tahap yang kedua kita melakukan evakuasi. Sebelumnya kita juga sudah melakukan evakuasi pada hari Jumat (23/10) yang lalu dan juga sudah berkordinasi dengan dengan DPW PKS Kalsel untuk menyiapkan segala sesuatunya,"ungkap Ketua Umum DPW PKS Kalteng, Heru Hidayat kepada wartawan, Senin (26/10).
Menurut Heru, Dalam program Gerakan Nasional Tanggap Asap (Genta), DPW PKS Kalteng memfasilitasi masyarakat yang ingin evakuasi atau untuk mengamankan kesehatan dirinya.
"Kegiatan evakuasi ini dilakukan secara gratis karena ini bentuk aksi kemanusiaan,"ujar Mantan Anggota DPRD Kalteng Periode 2009-2014
 Selain melakukan evakuasi, PKS juga menyiapkan rumah singgah yang dilengkapi dengan fasilitas oksigen. Rumha singga tersebut berada di DPW PKS Kalteng, Wisma MH Tamrin dan Sahabat Alam

PKS Kalteng Siap Bersinergi dengan Pemerintah, Selamatkan warga

Palangka Raya, Minggu (25/10) Heru Hidayat, ST selaku Ketua Umum PKS Kalteng mengatakan akan bersinergi dengan semua pihak untuk menangani dampak kebakaran yang terjadi di Kalimantan Tengah termasuk dengan Pemerintah setempat. Hal ini di sampaikan Heru, karena melihat kondisi warga yang semakin membutuhkan upaya penanganan yang lebih cepat, tepat dan aman dari bahaya asap pekat yang mengganggu kesehatan selama ini. Oleh karena itu Heru menyampaikan kepada semua pihak bahwa penanganan warga terdampak sebaiknya tidak saja berada di perkotaan namun juga yang berada di pedesaan. Maka langkah yang harus di lakukan sesuai kondisinya, jika di perkotaan hanya memfasilitasi tempat singgah dengan menjaga udara yang sehat, selain itu evakuasi bisa dilakukan untuk memfasilitasi warga yang sangat rentan dengan kondisi asap pekat saat ini. Meski pemerintah menyatakan bahwa sebagian tidak harus keluar daerah, namun Heru menyarankan pemerintah memfasilitasi evakuasi warga terdampak dari desa-desa. Atau jika memungkinkan dengan anggaran di sarankan membuat tempat singgah di desa-desa karena kondisi di pedesaan juga sangat mengkuatirkan ungkap Heru.
Heru menyarankan pemerintahan agar mendapatkan informasi langsung dari lapangan, karena warga yang terdampak asap itu tidak saja yang berada perkotaan di Palangka Raya, namun juga yang berada di desa-desa baik Kota Palangka Raya maupun beberapa Kabupaten lainnya. Sebagaimana yang dilakukan oleh PKS Kalimantan Tengah langsung mendatangi warga desa yang berada di Kabupaten Pulang Pisau, dimana mereka menjadi warga terdampak di luar perkotaan yang tidak memiliki aliran listrik, jarak yang cukup jauh dan harus di tempuh dengan jalur sungai ujar Joko Mulyono selaku ketua regu kepanduan. Bahkan rencana senin (26/10) pihak Gerakan Nasional Tanggap Asap (Genta) PKS Kalimantan Tengah bekerjasama dengan BPBD Kota Palangka Raya akan melepas keberangkatan sebagaian yang akan melakukan evakuasi bersama PKS tahap kedua. Menurut Joko Mulyono "Jika tidak ada halangan infonya Walikota Palangka Raya akan turut melepas proses evakuasi bersama ini dari Posko Genta PKS Kalteng". Sementara Ketua Genta PKS Kalteng, Agus Syamsudin Majid, SE menyampaikan bahwa saat ini kita terus berkoordinasi dengan Genta PKS Pusat untuk bisa terus bersinergi dalam penanganan bencana asap di Kalimantan Tengah. Menurut Agus, saat ini Genta PKS Kalteng telah menyiapkan regu pemadaman yang intens turun ke titik -titik kebakaran, pelayanan kesehatan di lingkungan warga dan posko Genta PKS Kalteng, penyiapan hotel, aula, dan rumah tempat singgah yang sampai saat telah beroperasi penggunaannya.

Ketua PKS Kalteng Terobos Pedalaman Bagikan Sembako kepada warga Korban Asap

Pulang Pisau, Jumat (23/10) Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah, Heru Hidayat, ST bersama tim menyerahkan bantuan kebutuhan bahan pokok makanan ke warga yang terkena dampak akibat kebakaran di desa tanjung pusaka, Kabupaten Pulang Pisau. Menurut Heru desa ini aksesnya cukup jauh dan biaya mahal, sehingga perlu transportasi darat dan sungai untuk bisa ke desa yang belum ada penerbangannya. Rata-rata mata pencahariannya adalah bertani dan mencari ikan di sungai, namun dengan adanya kebakaran dan asap yang semakin pekat, aktifitas berusaha terhenti dan mengalami kesulitan dalam perekonomian warga. Oleh karena itu, harus ada perhatian dari pemerintah daerah maupun pusat bagi warga yang berada jauh dari pusat perkotaan pada saat ini, agar mereka juga bisa memperoleh bantuan baik kondisi kehidupan maupun dari sisi kesehatan. PKS Kalteng hari jumat (23/10) melakukan kunjungan langsung melalui jalur darat dan di lanjutnya melalui sungai untuk bisa menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok warga yang ada di desa tanjung pusaka tersebut ungkap Heru.
Keterangan Foto : Ketua Umum PKS Kalteng menyerahkan bantuan kepada warga di desa Tanjung Pusaka, Kab Pulang Pisau, Jumat (23/10)

INI SOAL KEMANUSIAAN UNGKAP KETUA PKS KALTENG

Palangka Raya, Kamis (22/10) Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah, Heru Hidayat menyampaikan bahwa kondisi kebakaran dan dampaknya di Kalimantan Tengah saat ini tidak saja pada pihak tertentu, golongan, suku, agama, partai politik, pilihan presiden, dukungan calon kepala daerah atau lainnya tapi ini kondisi soal kemanusiaan yang terkena semua masyarakat di Kalimantan Tengah tanpa kecuali. Maka hanya dari hati yang tulus, pandangan jernih, pikiran objektif yang bisa merasakan bagaimana keadaan masyarakat secara umum yang sangat memprihatinkan sampai saat ini. Asap pekat semakin parah menyelimuti Kalimantan Tengah, jangankan area terbuka, kini asap sudah masuk ke rumah-rumah penduduk, bahkan penderita terkena ISPA semakin meningkat baik anak-anak maupun orang tua. Sebagian mereka lebih memilih evakuasi dalam kondisi yang tidak memungkinkan secara perseorangan karena mereka memiliki kemampuan untuk evakuasi, sementara bagi yang tidak memiliki kemampuan pendanaan mereka lebih memilih bertahan, meski mereka sadar sampai kapan bisa bertahan ungkap Heru. Sementara Pemerintah Daerah sejak awal pendanaan sangat terbatas, sehingga sepertinya mereka harus berupaya meminta bantuan Pemerintah Pusat, begitupun gelagat Pemerintah Pusat sepertinya belum bisa optimal menggulirkan upaya penanggulangan kebakaran ini. Akhirnya mereka juga berharap bantuan kepada negara lainnya yang memang peduli dan merasakan dampak meluas kebakaran di Indonesia. Lantas apa yang akan kita lakukan untuk berbuat atas nama kemanusiaan ini, bagi PKS Kalteng tentu saja berbuat dengan kemampuan setiap kita, namun akan lebih ringan jika kita lakukan bersama dengan tugas, kewenangan, dan juga kemampuan semua pihak. Kami sangat mengapresiasi semua relawan swasta, pemadaman, para media, komunitas, dan semua pihak yang telah bersama-sama masyarakat menanggulangi kebakaran di Kalimantan Tengah. Mereka tidak berbicara sekedar bisnis, keuntungan, atau lainnya, tapi kebersamaan ini di bangun atas nama kepedulian, kejujuran hati, dan kemanusiaan. Atas nama kemanusian kita tidak perlu menunggu semakin banyaknya korban berjatuhan tetapi saling bahu-membahu semua untuk bisa membantu, apapun partainya, pilihannya, profesinya karena yang paling penting dari semua itu adalah berbuat meminimalisir korban. Memadamkan kebakaran, pelayanan kesehatan, evakuasi, dan doa bersama semua elemen masyarakat ini bisa kita lakukan secara pribadi, kelompok, komunitas, namun akan jauh lebih efektif jika pemerintah yang memiliki kewenangan dan juga anggaran melakukannya secara masif dan efektif. Maka soal kemanusiaan ini hanya bisa efektif dilakukan oleh mereka para pemimpin yang berjiwa peduli, sadar, sigap dan mengayomi. Jika tidak maka berapapun korban akibat kebakaran ini tak akan mengubah cara mereka untuk bisa berbuat lebih atas nama kemanusiaan. Dan sudah saatnya atas nama Kemanusian para pemimpin dan pengambil kebijakan di negeri ini berbuat dengan semua potensi bantuan. Mendekatkan bersama masyarakat yang sangat membutuhkan jika memang benar itu waktunya keberpihakan harap Heru.

Harapankan Peran Optimal Pemerintah Pusat, semua elemen di Kalteng Mesti Bersatu

Palangka Raya, Selasa (20/10) Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah, Heru Hidayat, ST melakukan silaturahim kepada para ketua partai tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Setelah dua pekan agenda Musyawarah Wilayah PKS Kalteng digelar dengan mengamanatkan Heru Hidayat sebagai Ketua Umum PKS Kalteng. Menurut Heru, saatnya mengagendakan silaturahim dan membangun kemitraan bersama semua pihak yang ada di Kalimantan Tengah. Heru menjelaskan bahwa agenda silaturahim ini adalah dalam rangka membangun kebersamaan semua partai yang ada di Kalimantan Tengah. Pertemuan pertama di mulai dengan ketua PAN Kalteng, H. Ade Supriadi, kemudian ketua PDIP, Atu Narang beserta jajarannya, ketua Golkar, H. Abdul Razak dan sekaligus mengucapkan HUT Golkar ke-51, kemudian dengan ketua Demokrat Kalteng, H Baharudin H Lisa, dan diakhiri pertemuan dengan Ketua PPP Kalteng H. Awaludin. Berikutnya akan di agendakan silaturahim dengan partai Nasdem dan lainnya Ungkap Heru. Pada kesempatan tersebut Heru menyampaikan harapannya agar dengan kebersamaan ini menjadi bagian sikap kerjasama dalam upaya pembangunan yang lebih substansi di Kalimantan Tengah. Selain itu harapannya adalah menyatukan suara untuk kepentingan Provinsi Kalimantan Tengah di level Pusat. Heru sangat optimis jika semua elemen kompak mengatasi secara bersama keadaan Kalimantan Tengah maka akan mudah kita membangun akses bargaining position di Pusat. Oleh karena itu siapapun yang memimpin Kalimantan Tengah lima tahun yang akan datang harus menjaga kebersamaan semua elemen masyarakat. Jika itu terjadi kita bisa membangun komunikasi lintas partai, atau elemen masyarakat lainnya dalam upaya meningkatkan peran pemerintah pusat terhadap pembangunan di Kalimantan Tengah ungkap Heru yang pernah menjadi anggota DPRD Kalteng ini. Bahkan Heru menyampaikan "bahwa kita di Kalimantan Tengah harus melakukan terobosan dalam berbagai kebijakan pemerintah pusat yang belum sepenuhnya mengakomodir harapan masyarakat Kalimantan Tengah. Hal ini bisa kita saksikan bersama pada saat ini, bagaimana penanganan kondisi kebakaran di Kalimantan Tengah dilakukan oleh Pemerintah Pusat, meskipun tetap ada namun belum sebagaimana di Provinsi lainnya. Bahkan beberapa kebijakan lainnya juga dirasakan masyarakat Kalimantan Tengah. Heru berharap ini akan Menginisiasi gerakan membangun kebersamaan di semua tingkatan terutama di level Provinsi bahwa kita harus satu suara dalam kebijakan yang sama untuk kepentingan masyarakat Kalimantan Tengah. Heru menyampaikan bahwa kendala yang terjadi adalah kebijakan level pusat seringkali belum sama karena aspirasi maupun harapan dari daerah belum satu suara sehingga akan mengalami hambatan. Sehingga ini harus menjadi kesadaran kita bersama untuk bisa membangun kekompakan semua pihak. Terutama kita mulai dari peran dan kiprah partai politik yang ada di Kalimantan Tengah untuk satu suara dalam upaya membangun Kalimantan Tengah pada level Pusat. Jika ini dilakukan maka tidak hanya pada level partai-partai kita berharap sampai pada kebersamaan para kepala daerah, anggota DPR RI daerah pemilihan Provinsi Kalimantan Tengah demikian ungkap Heru

PKS KALTENG BANTU ARMADA DARAT UNTUK EVAKUASI

Palangka Raya, Rabu (21/10) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah, melalui regu kepanduan mulai menyiapkan armada darat untuk membantu masyarakat yang akan mengevakuasi keluarga terutama anak-anak dan keluarga yang sakit akibat dampak kebakaran yang semakin parah. Hal ini di sampaikan oleh ketua regu kepanduan PKS Kalteng, Joko Mulyono di sela-sela kesibukan pemadaman kebakaran menjelaskan bawah untuk tahap pertama kita akan memberangkatkan beberapa keluarga baik anak-anak dan orang tuanya yang kena dampak kebakaran ke Banjarbaru, Kalimantan Selatan, untuk kemudian melanjutkan penerbangan menuju ke Surabaya. Perlu di ketahui bahwa rute penerbangan dari dan ke Palangka Raya sampai saat ini di tutup karena asap pekat yang menyelimuti kawasan bandara tersebut. Joko menyampaikan pihaknya baru hanya sebatas memfasilitasi evakuasi jalur darat, insya Allah turut berperan dengan kemampuan kami. Sementara itu info dari sebagian pihak keluarga yang akan di evakuasi yaitu Moch Washil menyampaikan bahwa anak-anaknya sangat rentan akan kondisi asap begitupun sebagian keluarganya, bersyukur ada PKS yang bersedia membantu keluarganya untuk bisa ikut di etape pertama yang insya Allah di berangkat kan Jumat besok ke Banjarbaru Kalimantan Selatan. Kami berharap pemerintah membantu namun sampai saat ini baru PKS yang menyediakan bantuan evakuasi meski hanya moda darat, tapi kami sangat terbantu ungkap Washil.

PKS Kalteng Sulap Hotel Jadi Tempat Singgah

Pelayanan Kesehatan di Kampung Penduduk di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu (25/10)

Tempat Singgah Genta PKS Kalteng di Hotel Thamrin Palangka Raya

Palangka Raya, Minggu (25/10) Gerakan Nasional Tanggap Asap (GENTA) PKS Kalimantan Tengah terus berupaya membantu warga yang membutuhkan tempat singgah untuk bisa mendapatkan udara yang sehat. Untuk memenuhi harapan masyarakat, PKS Kalteng menjadikan Hotel sebagai tempat singgah yang telah di lengkapi kebutuhan oksigen dan lainnya. 

Menurut Agus Syamsudin Majid, SE selaku ketua Genta PKS Kalteng menyampaikan bahwa pemilik Hotel yang selama ini di gunakan untuk usaha penginapan, kini menyerahkan sementara waktu untuk menjadi rumah singgah agar bisa membantu warga yang memerlukan. Kita sangat mengapresiasi salah satu warga yang bersedia menjadikan Hotelnya sebagai tempat untuk singgah membantu warga yang membutuhkan tempat representatif untuk menghirup udara sehat ungkap Agus. 

Selain tempat singgah, menurut Agus, Genta PKS Kalteng juga menyiapkan tenaga medis dan layanan kesehatan serta memfasilitasi evakuasi bagi warga yang memilih untuk evakuasi ke luar daerah. Saat ini banyak anak-anak yang rentan kondisi kesehatannya beserta orang tuanya datang ke posko Genta PKS Kalteng untuk bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dan juga proses evakuasi. Berikut tempat pelayanan kesehatan di posko Genta PKS Kalteng di jalan G.Obos No 131 Palangka Raya, kemudian di sahabat alam, di hotel thamrin, dan di beberapa kabupaten yang ada di Kalimantan Tengah ujar Agus.

Minggu, 25 Oktober 2015

PKS Kalteng Siap Bersinergi dengan Pemerintah, Selamatkan warga


Palangka Raya, Minggu (25/10) Heru Hidayat, ST selaku Ketua Umum PKS Kalteng mengatakan akan bersinergi dengan semua pihak untuk menangani dampak kebakaran yang terjadi di Kalimantan Tengah termasuk dengan Pemerintah setempat. Hal ini di sampaikan Heru, karena melihat kondisi warga yang semakin membutuhkan upaya penanganan yang lebih cepat, tepat dan aman dari bahaya asap pekat yang mengganggu kesehatan selama ini. 

Oleh karena itu Heru menyampaikan kepada semua pihak bahwa penanganan warga terdampak sebaiknya tidak saja berada di perkotaan namun juga yang berada di pedesaan. Maka langkah yang harus di lakukan sesuai kondisinya, jika di perkotaan hanya memfasilitasi tempat singgah dengan menjaga udara yang sehat, selain itu evakuasi bisa dilakukan untuk memfasilitasi warga yang sangat rentan dengan kondisi asap pekat saat ini. Meski pemerintah menyatakan bahwa sebagian tidak harus keluar daerah, namun Heru menyarankan pemerintah memfasilitasi evakuasi warga terdampak dari desa-desa. Atau jika memungkinkan dengan anggaran di sarankan membuat tempat singgah di desa-desa karena kondisi di pedesaan juga sangat mengkuatirkan ungkap Heru.


Heru menyarankan pemerintahan agar mendapatkan informasi langsung dari lapangan, karena warga yang terdampak asap itu tidak saja yang berada perkotaan di Palangka Raya, namun juga yang berada di desa-desa baik Kota Palangka Raya maupun beberapa Kabupaten lainnya. Sebagaimana yang dilakukan oleh PKS Kalimantan Tengah langsung mendatangi warga desa yang berada di Kabupaten Pulang Pisau, dimana mereka menjadi warga terdampak di luar perkotaan yang tidak memiliki aliran listrik, jarak yang cukup jauh dan harus di tempuh dengan jalur sungai ujar Joko Mulyono selaku ketua regu kepanduan. 

Bahkan rencana senin (26/10) pihak Gerakan Nasional Tanggap Asap (Genta) PKS Kalimantan Tengah bekerjasama dengan BPBD Kota Palangka Raya akan melepas keberangkatan sebagaian yang akan melakukan evakuasi bersama PKS tahap kedua. Menurut Joko Mulyono "Jika tidak ada halangan infonya Walikota Palangka Raya akan turut melepas proses evakuasi bersama ini dari Posko Genta PKS Kalteng". Sementara Ketua Genta PKS Kalteng, Agus Syamsudin Majid, SE menyampaikan bahwa saat ini kita terus berkoordinasi dengan Genta PKS Pusat untuk bisa terus bersinergi dalam penanganan bencana asap di Kalimantan Tengah. Menurut Agus, saat ini Genta PKS Kalteng telah menyiapkan regu pemadaman yang intens turun ke titik -titik kebakaran, pelayanan kesehatan di lingkungan warga dan posko Genta PKS Kalteng, penyiapan hotel, aula, dan rumah tempat singgah yang sampai saat telah beroperasi penggunaannya.

Sabtu, 24 Oktober 2015

Atasi Kebakaran, Jangan Sampai Lambat


Palangka Raya, Sabtu (24/10) Heru Hidayat, ST mengapresiasi semua pihak untuk bisa bahu-membahu mengatasi kondisi bencana yang diakibatkan kebakaran di beberapa Provinsi termasuk di Kalimantan Tengah. Begitupun terhadap pemerintah pusat yang telah menyiapkan beberapa kebijakan terbaru yang bisa dilakukan segera secara tepat sasaran dan efektif bagi penanganan terutama warga yang terkena dampak kebakaran. 

Menurut Heru, Jangan sampai lambat upaya kita semua, karena masyarakat sangat berharap peran penting pemerintah baik daerah maupun pusat dalam kepedulian secara terus menerus dan cepat untuk bisa bersama warga yang merasakan dampak kebakaran terutama bagi kesehatan dan perekonomian. Bahkan Heru menyampaikan bahwa sekuat apapun pemerintah daerah maupun pusat jika tidak bergandengan tangan dengan semua pihak akan mengalami banyak kendala karena memang diantaranya faktor sdm, jalur birokrasi dan keterbatasan anggaran. 

Sehingga sering kali masyarakat banyak mengeluhkan peran aktif dan efektif pemerintah, seperti kita lihat aksi 1000 koin yang di lakukan banyak elemen di Kalimantan Tengah. Sehingga menurut Heru, kita bisa sinergi dengan semua pihak untuk terus menangani pemadaman kebakaran, pencegahan, dan penegakan hukum secara adil serta bantuan bagi warga yang terkena dampak kebakaran atau asap. 

Sementara PKS Kalimantan Tengah, telah menyiapkan tambahan aksi baik itu pemadaman kebakaran, pelayanan kesehatan yang mendatangkan tenaga medis ke Kalteng, penyiapan armada darat untuk evakuasi serta kegiatan penampungan di tempat singgah. Heru juga menyampaikan bahwa kondisi masyarakat di perkampungan yang juga menjadi warga terdampak yang juga perlu mendapatkan perhatian dan bantuan semua pihak. 

Menurut Heru setelah mengunjungi beberapa desa yang berada di Kabupaten Pulang Pisau, menyampaikan bahwa warga yang jaraknya cukup jauh dari perkotaan harus perlu mendapatkan bantuan terutama sulaiman bahan pokok karena mereka mengalami kesulitan mendapatkan bahan pokok karena faktor kebakaran dan asap yang juga mengganggu aktifitas perekonomian mereka. "kami juga melakukan aksi bantuan bagi warga yang ada di beberapa desa yang aksesnya jauh dari perkotaan seperti di desa tanjung pusaka Kab. Pulang Pisau" ujar Heru

Warga Pedesaan Perlu di Bantu

Ketua Umum PKS Kalteng menyerahkan bantuan kepada warga di desa Tanjung Pusaka, Kab Pulang Pisau, Jumat (23/10)
Pulang Pisau, Jumat (23/10) Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah, Heru Hidayat, ST bersama tim menyerahkan bantuan kebutuhan bahan pokok makanan ke warga yang terkena dampak akibat kebakaran di desa tanjung pusaka, Kabupaten Pulang Pisau. Menurut Heru desa ini aksesnya cukup jauh dan biaya mahal, sehingga perlu transportasi darat dan sungai untuk bisa ke desa yang belum ada penerbangannya. Rata-rata mata pencahariannya adalah bertani dan mencari ikan di sungai, namun dengan adanya kebakaran dan asap yang semakin pekat, aktifitas berusaha terhenti dan mengalami kesulitan dalam perekonomian warga. Oleh karena itu, harus ada perhatian dari pemerintah daerah maupun pusat bagi warga yang berada jauh dari pusat perkotaan pada saat ini, agar mereka juga bisa memperoleh bantuan baik kondisi kehidupan maupun dari sisi kesehatan. PKS Kalteng hari jumat (23/10) melakukan kunjungan langsung melalui jalur darat dan di lanjutnya melalui sungai untuk bisa menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok warga yang ada di desa tanjung pusaka tersebut ungkap Heru.

Jumat, 23 Oktober 2015

Evakuasi Tahap Pertama Diberangkatkan

Ketua Umum PKS Kalteng, Heru Hidayat, ST melepas rombongan tahap pertama anak-anak dan ibu-ibu ke Banjarmasin
Palangka Raya, Jum'at (23/10) Kondisi asap yang semakin pekat di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah hingga mengganggu kesehatan warga masyarakat. Hal ini menjadikan masyarakat mencari alternatif untuk bisa menghirup udara yang lebih baik dengan mencari rumah singgah maupun evakuasi warga terutama anak-anak dan para ibu-ibu. 

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Kalimantan Tengah melihat kondisi asap yang masih pekat turut memfasilitasi warga masyarakat yang terkena dampak kebakaran dengan penyiapan tempat singgah di Hotel Thamrin yang ada di kawasan Jalan MH. Thamrin Palangka Raya, terutama untuk anak-anak dan ibu-ibu yang rentan sakit. 

Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga, Elin Ismayanti, S.Pd menyampaikan bahwa PKS selain melakukan aksi pemadaman, pelayanan kesehatan, pembagian masker juga menyiapkan tempat singgah bagi anak-anak dan para ibu-ibu. hal ini dilakukan melihat perkembangan yang ada di Kota Palangka Raya dan sekitarnya belum juga menunjukan kondisi semakin membaik. Saat ini sudah ada beberapa anak-anak dan para orang tuanya yang menggunakan tempat singgah tersebut untuk bisa meminimalisir keadaan kesehatan. 

Sementara itu di Posko Penanggulangan Bencana PKS Kalteng di Jalan G. Obos, tadi pagi pukul 07.00 dilakukan pelepasan rombongan evakuasi tahap pertama yang di fasilitasi oleh PKS. Heru Hidayat, selaku ketua umum PKS Kalteng menyampaikan bahwa PKS Kalteng saat ini memfasilitasi warga masyarakat terutama anak-anak dan para ibu yang rentan dengan kesehatan dan memilih untuk evakuasi, silahkan untuk mendaftar terlebih dahulu ke Posko. 

Untuk tahap pertama sudah ada empat keluarga yang rata-rata adalah anak-anak dan ibu-ibu yang telah di berangkatkan menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan Ungkap Heru. Selanjutnya sudah terdaftar untuk hari senin sebanyak 27 orang dan kemungkinan akan bertambah mereka yang akan melakukan evakuasi ke luar dari Kota Palangka Raya. 

Menurut Heru pihaknya akan menyiapkan moda darat untuk memenuhi permintaan warga masyarakat dan telah berkoordinasi dengan PKS Kalimantan Selatan untuk bisa menyiapkan tempat singgah dan lainnya. Oleh karena itu Heru berharap bahwa saat ini PKS bisa melakukan apa yang mampu di lakukan untuk membantu masyarakat Kalimantan Tengah. Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi baik tempat singgah maupun proses evakuasi untuk bisa menuju Posko PKS Kalteng.

Kamis, 22 Oktober 2015

PKS Kalteng Bantu Armada Darat Untuk Evakuasi


Palangka Raya, Rabu (21/10) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah, melalui regu kepanduan mulai menyiapkan armada darat untuk membantu masyarakat yang akan mengevakuasi keluarga terutama anak-anak dan keluarga yang sakit akibat dampak kebakaran yang semakin parah. Hal ini di sampaikan oleh ketua regu kepanduan PKS Kalteng, Joko Mulyono. 

Di sela-sela kesibukan pemadaman kebakaran beliau menjelaskan bahwa untuk tahap pertama kita akan memberangkatkan beberapa keluarga baik anak-anak dan orang tuanya yang kena dampak kebakaran ke Banjarbaru, Kalimantan Selatan, untuk kemudian melanjutkan penerbangan menuju ke Surabaya. 

Perlu di ketahui bahwa rute penerbangan dari dan ke Palangka Raya sampai saat ini di tutup karena asap pekat yang menyelimuti kawasan bandara tersebut. Joko menyampaikan pihaknya baru hanya sebatas memfasilitasi evakuasi jalur darat, insya Allah turut berperan dengan kemampuan kami. 

Sementara itu info dari sebagian pihak keluarga yang akan di evakuasi yaitu Moch Washil menyampaikan bahwa anak-anaknya sangat rentan akan kondisi asap begitupun sebagian keluarganya, bersyukur ada PKS yang bersedia membantu keluarganya untuk bisa ikut di etape pertama yang insya Allah di berangkat kan Jumat besok ke Banjarbaru Kalimantan Selatan. Kami berharap pemerintah membantu namun sampai saat ini baru PKS yang menyediakan bantuan evakuasi meski hanya moda darat, tapi kami sangat terbantu ungkap Washil.

INI SOAL KEMANUSIAAN UNGKAP KETUA PKS KALTENG


Palangka Raya, Kamis (22/10) Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah, Heru Hidayat menyampaikan bahwa kondisi kebakaran dan dampaknya di Kalimantan Tengah saat ini tidak saja pada pihak tertentu, golongan, suku, agama, partai politik, pilihan presiden, dukungan calon kepala daerah atau lainnya tapi ini kondisi soal kemanusiaan yang terkena semua masyarakat di Kalimantan Tengah tanpa kecuali. Maka hanya dari hati yang tulus, pandangan jernih, pikiran objektif yang bisa merasakan bagaimana keadaan masyarakat secara umum yang sangat memprihatinkan sampai saat ini. 

Asap pekat semakin parah menyelimuti Kalimantan Tengah, jangankan area terbuka, kini asap sudah masuk ke rumah-rumah penduduk, bahkan penderita terkena ISPA semakin meningkat baik anak-anak maupun orang tua. Sebagian mereka lebih memilih evakuasi dalam kondisi yang tidak memungkinkan secara perseorangan karena mereka memiliki kemampuan untuk evakuasi, sementara bagi yang tidak memiliki kemampuan pendanaan mereka lebih memilih bertahan, meski mereka sadar sampai kapan bisa bertahan ungkap Heru. 

Sementara Pemerintah Daerah sejak awal pendanaan sangat terbatas, sehingga sepertinya mereka harus berupaya meminta bantuan Pemerintah Pusat, begitupun gelagat Pemerintah Pusat sepertinya belum bisa optimal menggulirkan upaya penanggulangan kebakaran ini. Akhirnya mereka juga berharap bantuan kepada negara lainnya yang memang peduli dan merasakan dampak meluas kebakaran di Indonesia. 

Lantas apa yang akan kita lakukan untuk berbuat atas nama kemanusiaan ini, bagi PKS Kalteng tentu saja berbuat dengan kemampuan setiap kita, namun akan lebih ringan jika kita lakukan bersama dengan tugas, kewenangan, dan juga kemampuan semua pihak. Kami sangat mengapresiasi semua relawan swasta, pemadaman, para media, komunitas, dan semua pihak yang telah bersama-sama masyarakat menanggulangi kebakaran di Kalimantan Tengah. 

Mereka tidak berbicara sekedar bisnis, keuntungan, atau lainnya, tapi kebersamaan ini di bangun atas nama kepedulian, kejujuran hati, dan kemanusiaan. Atas nama kemanusian kita tidak perlu menunggu semakin banyaknya korban berjatuhan tetapi saling bahu-membahu semua untuk bisa membantu, apapun partainya, pilihannya, profesinya karena yang paling penting dari semua itu adalah berbuat meminimalisir korban. 

Memadamkan kebakaran, pelayanan kesehatan, evakuasi, dan doa bersama semua elemen masyarakat ini bisa kita lakukan secara pribadi, kelompok, komunitas, namun akan jauh lebih efektif jika pemerintah yang memiliki kewenangan dan juga anggaran melakukannya secara masif dan efektif. Maka soal kemanusiaan ini hanya bisa efektif dilakukan oleh mereka para pemimpin yang berjiwa peduli, sadar, sigap dan mengayomi. Jika tidak maka berapapun korban akibat kebakaran ini tak akan mengubah cara mereka untuk bisa berbuat lebih atas nama kemanusiaan. Dan sudah saatnya atas nama Kemanusian para pemimpin dan pengambil kebijakan di negeri ini berbuat dengan semua potensi bantuan. Mendekatkan bersama masyarakat yang sangat membutuhkan jika memang benar itu waktunya keberpihakan harap Heru.

Selasa, 20 Oktober 2015

Harapkan Peran Optimal Pemerintah Pusat, semua elemen di Kalteng Mesti Bersatu


Palangka Raya, Selasa (20/10) Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah, Heru Hidayat, ST melakukan silaturahim kepada para ketua partai tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Setelah dua pekan agenda Musyawarah Wilayah PKS Kalteng digelar dengan mengamanatkan Heru Hidayat sebagai Ketua Umum PKS Kalteng. 

Menurut Heru, saatnya mengagendakan silaturahim dan membangun kemitraan bersama semua pihak yang ada di Kalimantan Tengah. Heru menjelaskan bahwa agenda silaturahim ini adalah dalam rangka membangun kebersamaan semua partai yang ada di Kalimantan Tengah. 

Pertemuan pertama di mulai dengan ketua PAN Kalteng, H. Ade Supriadi, kemudian ketua PDIP, Atu Narang beserta jajarannya, ketua Golkar, H. Abdul Razak dan sekaligus mengucapkan HUT Golkar ke-51, kemudian dengan ketua Demokrat Kalteng, H Baharudin H Lisa, dan diakhiri pertemuan dengan Ketua PPP Kalteng H. Awaludin. Berikutnya akan di agendakan silaturahim dengan partai Nasdem dan lainnya Ungkap Heru. 

Pada kesempatan tersebut Heru menyampaikan harapannya agar dengan kebersamaan ini menjadi bagian sikap kerjasama dalam upaya pembangunan yang lebih substansi di Kalimantan Tengah. Selain itu harapannya adalah menyatukan suara untuk kepentingan Provinsi Kalimantan Tengah di level Pusat. Heru sangat optimis jika semua elemen kompak mengatasi secara bersama keadaan Kalimantan Tengah maka akan mudah kita membangun akses bargaining position di Pusat. 

Oleh karena itu siapapun yang memimpin Kalimantan Tengah lima tahun yang akan datang harus menjaga kebersamaan semua elemen masyarakat. Jika itu terjadi kita bisa membangun komunikasi lintas partai, atau elemen masyarakat lainnya dalam upaya meningkatkan peran pemerintah pusat terhadap pembangunan di Kalimantan Tengah ungkap Heru yang pernah menjadi anggota DPRD Kalteng ini. Bahkan Heru menyampaikan "bahwa kita di Kalimantan Tengah harus melakukan terobosan dalam berbagai kebijakan pemerintah pusat yang belum sepenuhnya mengakomodir harapan masyarakat Kalimantan Tengah. 

Hal ini bisa kita saksikan bersama pada saat ini, bagaimana penanganan kondisi kebakaran di Kalimantan Tengah dilakukan oleh Pemerintah Pusat, meskipun tetap ada namun belum sebagaimana di Provinsi lainnya. Bahkan beberapa kebijakan lainnya juga dirasakan masyarakat Kalimantan Tengah. Heru berharap ini akan Menginisiasi gerakan membangun kebersamaan di semua tingkatan terutama di level Provinsi bahwa kita harus satu suara dalam kebijakan yang sama untuk kepentingan masyarakat Kalimantan Tengah. 

Heru menyampaikan bahwa kendala yang terjadi adalah kebijakan level pusat seringkali belum sama karena aspirasi maupun harapan dari daerah belum satu suara sehingga akan mengalami hambatan. Sehingga ini harus menjadi kesadaran kita bersama untuk bisa membangun kekompakan semua pihak. Terutama kita mulai dari peran dan kiprah partai politik yang ada di Kalimantan Tengah untuk satu suara dalam upaya membangun Kalimantan Tengah pada level Pusat. Jika ini dilakukan maka tidak hanya pada level partai-partai kita berharap sampai pada kebersamaan para kepala daerah, anggota DPR RI daerah pemilihan Provinsi Kalimantan Tengah demikian ungkap Heru

Senin, 19 Oktober 2015

Tingkatkan Minat Baca di Kalteng

Heru Hidayat
Palangka Raya, Minggu (18/10) Buku-buku tertata rapih, sesekali beberapa pengunjung melihat dan membaca buku yang di panjang di sebuah mobil yang berada di sekitar Bundaran Besar Palangka Raya setiap akhir pekan. Hal ini menjadi perhatian bagi Heru Hidayat, ST yang juga memiliki kegemaran membaca dan menulis. Heru menyarankan upaya seperti ini perlu di tingkatkan terus dengan melakukan gerakan ayo membaca secara masif. Heru yang baru saja mendapat amanah sebagai Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah sangat mengapresiasi peran perpustakaan daerah yang secara aktif dan rutin memfasilitasi buku bacaan di area publik seperti di bundaran besar kota Palangka Raya atau di tempat-tempat lainnya.

Menurut Heru, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Kalimantan Tengah perlu menginisiasi area baca publik. Dengan membuat area atau kawasan baca publik, diantara sebagai upaya untuk bisa memfasilitasi masayarakat turut serta membaca buku dalam kondisi santai di area publik dan kawasan yang mendukung. Area baca ini bisa di lakukan di tempat yang menjadi sarana publik yang mudah di akses dan juga menjadi pusat masyarakat untuk bisa saling bertukar informasi ujar Heru. Sehingga dengan model area baca publik ini dapat mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan minat baca buku. Meskipun untuk memulainya perlu peran bersama semua pihak agar ada yang memulai dan turut memasyarakatkan kesadaran pentingnya membaca harap Heru. Selain itu akan menjadi kawasan pendidikan yang sangat mendukung peran belajar masyarakat secara mandiri yang bermutu dan berkualitas. Menurut Heru "sudah saatnya Pemerintah Provinsi bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten/Kota di Kalimantan Tengah untuk bisa mewujudkan area baca publik bersama elemen masyarakat dan pihak swasta. Memperbanyak sosialisasi melalui hal yang kecil misalnya dengan gerakan membaca, sosialisasi stiker, media sosial, dan lain sebagainya"

Selain itu Heru yang pernah menjadi anggota DPRD Kalteng ini menyampaikan bahwa perlunya membangun waktu belajar bersama seluruh masyarakat untuk bisa mengkondisikan seluruh masyarakat akan komitmen bersama dalam rangka menopang waktu belajar. Meskipun menurut Heru, makna belajar tidak dibatasi akan waktu, namun perlu membangun suasana bersama yang lebih edukatif sehingga masyarakat akan mudah melakukan komitmen tersebut dalam rangka menumbuhkan kebiasaan belajar. Sementara untuk gerakan lainnya Heru mengajak untuk gerakan semangat ibadah yaitu model gerakan ini perlu dilakukan di seluruh lapisan masyarakat baik itu sekolah, kantor dan juga pihak swasta agar menjadi momentum berharga bahwa setiap warga yang beragama memerlukan waktu ibadah dan juga diperlukan motivasi agar semangat beribadah. Heru menyampaikan bahwa dalam konsep pembangunan kemajuan sebuah daerah maupun perkotaan diantara barometer tersebut adalah sejauh mana semangat masyarakat di daerah maupun perkotaan tersebut memiliki semangat dan kebahagiaan dalam menjalankan perintah agamanya. Oleh karena itu menurut Heru, gerakan bersama yang bisa membuat sebuah daerah untuk kemajuan yang berbasis keyakinan dan kehidupan beragama yang saling menghormati dan bertoleransi dalam menjalankan perintah setiap agama secara maksimal. Jika hal ini dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat maka gerakan ini akan menjadi pilar masyarakat yang maju dan berkarakter positif dan meminimalisir sikap radikal dan intoleransi demikian ungkap Heru

Jumat, 16 Oktober 2015

PKS Bantu Korban Kebakaran di Palangka Raya

Bantuan untuk korban kebakaran
Palangka Raya, Jumat (16/10) Kebakaran yang terjadi di kawasan pemukiman Flamboyan Kota Palangka Raya beberapa hari yang lalu, Rabu (14/10) menyisakan kerugian hilangnya 23 tempat tinggal dan barang lainnya. Bantuan pun mulai berdatangan termasuk dari Pemerintah Kota Palangka Raya dan Provinsi, namun menurut Suharjo sekretaris RT 06 dimana lokasi kebakaran terjadi menyampaikan "masih sangat di perlukan adalah pakaian untuk mereka yang tempat tinggalnya turut terbakar". 
Bantuan untuk korban kebakaran
Oleh karena itu pagi ini tim regu kepanduan Kota Palangka Raya turut membantu memberikan kebutuhan pakaian untuk warga yang terkena kebakaran. Ketua DPD PKS Kota Palangka Raya, Suwarto ketika di konfirmasi menyampaikan bahwa bantuan tempat sementara dan lainnya telah di fasilitasi oleh Pemerintah Kota Palangka Raya, sementara yang sangat dibutuhkan oleh warga, info mereka adalah pakaian, sehingga PKS membantu apa yang menjadi kebutuhan warga saat ini. 
Bantuan masker
Menurut Suwarto upaya Pemerintah bersinergi dengan berbagai pihak akan memudahkan untuk saling melengkapi kebutuhan yang di harapkan oleh warga korban kebakaran. Jadi sampai saat ini kawasan tersebut sangatlah rawan akan bahaya kebakaran, sehingga terkadang terulang kembali kejadian kebakaran tersebut. Oleh karena itu Suwarto menyarankan agar Pemerintah Kota Palangka Raya menyiapkan beberapa hidran air yang sewaktu-waktu dapat berfungsi sebagai pemadaman kebakaran sehingga bisa meminimalisir menyebarnya api. 

Semoga saat ini warga korban kebakaran bisa tetap menjalankan aktifitasnya dan terpenuhi kebutuhan dasarnya sementara ujar Suwarto. Dan berharap kawasan-kawasan yang berpotensi terjadi kebakaran untuk di antisipasi lebih dini oleh berbagai pihak sehingga bisa meminimalisir terjadinya kerugian yang lebih besar. 

Sementara perwakilan warga RT 06 di kawasan Flamboyan, Suharjo menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang telah di berikan oleh PKS Palangka Raya karena sangat bermanfaat untuk bisa langsung di gunakan oleh warga korban kebakaran. Pada kesempatan yang sama ketua umum PKS Kalteng, Heru Hidayat turut membagikan perlengkapan sekolah dan juga masker kepada anak-anak di kawasan korban kebakaran. Heru berharap mereka tetap semangat untuk terus bisa belajar dan menatap masa depan.

Rabu, 14 Oktober 2015

PKS akan Ajukan Capres Sendiri


MANOKWARI (12/10) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan mengajukan calon sendiri dalam pemilihan presiden tahun 2019 mendatang. Mengenai siapa tokoh yang akan diajukan menunggu perkembangan sampai waktunya tepat baru akan diumumkan.

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid mengungkapkan hal itu dalam orasi politiknya pada acara pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) PKS Papua Barat, Ahad (11/10) di Manokwari, Papua Barat.

"Calonnya bisa siapa saja. Kalau Presiden PKS Sohibul Iman dicalonkan dia juga akan siap," tandas Hidayat, yang juga Wakil Ketua MPR RI.

Agar bisa mengajukan calon sendiri, lanjut Hidayat, PKS menargetkan menjadi partai papan atas dengan target perolehan suara di atas 10 persen dalam pemilu legislatif 2019 mendatang.

"Kader PKS di seluruh Indonesia akan bekerja keras untuk mencapai target tersebut," imbuh Hidayat.

Hidayat menjelaskan, kerja-kerja kader PKS akan melingkupi kerja-kerja pelayanan, pemberdayaan, dan pembelaan kepada masyarakat luas. Kader-kader PKS mulai tingkat bawah sampai atas harus terus membersamai masyarakat.

"Dan PKS pun siap bekerjasama dengan berbagai komponen masyarakat tanpa memandang suku, agama, dan budaya sepanjang untuk kepentingan umat dan bangsa," terang Hidayat.

 

Keterangan Foto: Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menyampaikan orasi politik pada acara pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) PKS Papua Barat, Ahad (11/10) di Manokwari, Papua Barat.

Selasa, 13 Oktober 2015

Soal UU KPK, Sikap PKS Dinilai Sudah Selaras dengan Rakyat

SEMARANG (12/10) - Sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menolak revisi UU KPK mendapat apresiasi positif. Sikap tegas tersebut diharapkan konsisten.

"Sikap PKS saat ini terkait KPK sudah selaras dengan apa yang diinginkan rakyat. Harapan saya, PKS di bawah komando Pak Sohibul Iman bisa terus mempertahankan," ujar Pemimpin Redaksi Suara Merdeka, Amir Mahmud saat menerima Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman di SM Tower, Semarang, Jawa Tengah, Senin (12/10).

Dalam pertemuan yang juga dihadiri CEO Suara Merdeka Grup Kukrit Suryo Wicaksono itu, Sohibul Iman mengatakan PKS saat ini sedang melakukan konsolidasi, baik internal maupun dengan masyarakat.

"Alhamdulillah, untuk proses suksesi PKS diberikan kemudahan dengan tidak banyak konflik. Sehingga konsolidasi dari pusat ke daerah Insya Allah lebih mudah dilakukan," terangnya.

Sohibul Iman melanjutkan, PKS di beberapa provinsi telah menggelar pemilihan struktur DPTW dan dilanjutkan dengan DPTD di setiap kota/kabupaten. Menurut mantan rektor Paramadina ini, konsolidasi di PKS bisa dilihat dari pemilihan struktur yang lebih luwes dan lancar.

"Kita ingin partai politik kembali dicintai oleh masyarakat. Apalagi satu-satunya saluran pencalonan presiden adalah partai politik. Karena itu PKS juga mengajak agar semua partai selalu dekat dengan masyarakat," jelasnya.

PKS Gaul

CEO Suara Merdeka Grup, Kukrit Suryo Wicaksono dalam pertemuan itu mengapresiasi positif sikap kader PKS di Jateng. Menurut dia, kader PKS cukup gaul. Harapannya PKS bisa mempertahankan dan terus menjadi partai yang gaul.

"Sejauh saya di Semarang ini, para pimpinan PKS luwes berkomunikasi dan bagi saya pribadi sangat gaul, penting ini untuk terus dijaga," jelas pria yang juga Ketua KADIN Jawa Tengah.

Keterangan Foto: CEO Suara Merdeka Grup Kukrit Suryo Wicaksono (kanan, depan) saat menerima kunjungan Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman (kiri, batik biru) di kantor Harian Suara Merdeka, Kota Semarang, Senin (12/10). Foto - Muhammad Hilal (Relawan PKS Foto)

Presiden PKS: Tanamkan Islam Moderat Cegah Radikalisme Sejak Dini

SEMARANG (12/10) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman menegaskan kembali jati diri partainya sebagai partai Islam. Islam yang menjadi dasar perjuangan PKS adalah Islam yang moderat.

Hal itu disampaikan Sohibul Iman dalam Seminar Kebangsaan Fraksi PKS MPR RI bertema 'Deradikalisasi  Melalui Imunisasi Ideologi' di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (12/10).

"Kepada seluruh pengurus, kader, dan simpatisan PKS saya tegaskan kembali bahwa nilai-nilai Islam yang dianut oleh PKS adalah Islam washatiyah atau pertengahan. Islam yang membangun keseimbangan bersama seluruh komponen bangsa," jelas Sohibul Iman.

Oleh karenanya, mantan rektor Universitas Paramadina tersebut mengatakan, pentingnya imunisasi ideologi. "Kita perkuat ideologi kebangsaan kita, tapi bukan dengan pemaksaan seperti saat Orde Baru dulu. Karena itu kami lebih memilih imunisasi ideologi, agar kita semua 'imun'," cetusnya.

Mantan wakil ketua DPR RI ini juga menekankan pentingnya upaya meredam potensi radikalisme sejak dini. "Kita harus terus senantiasa menanamkan nilai-nilai Islam moderat. Insya Allah kita bisa cegah radikalisme sejak dini," imbuh Sohibul Iman.

Ini Visi PKS untuk Indonesia

SEMARANG (12/10) - Kondisi ekonomi dan politik Tanah Air setelah jatuhnya Orde Baru dinilai semakin menurun dan memprihatinkan. Banyak kalangan yang prihatin dengan perkembangan bangsa saat ini.

Karena itu, keberadaan PKS dalam konstelasi politik di Indonesia adalah sebagai bagian dari upaya kontributif bagi penyelesaian masalah kebangsaan. Hal itu selaras dengan visi PKS  menuju ke arah yang lebih baik dalam kerangka Indonesia yang baldatun thoyibatun wa rabbun ghafur.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman saat menyampaikan arahannya dalam temu kader PKS se-Kota Semarang, di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Jalan Sriwijaya, Semarang, Ahad (11/10) malam.

Menurut Sohibul Iman, saat ingat visi mulia tersebut, maka akan selalu termotivasi karena cita-cita tersebut mulia, sehingga cara dan prosesnya pun harus mulia. "Tak boleh tujuan mulia tersebut dicapai dengan cara yang tidak mulia," ujar Sohibul Iman.

Lebih lanjut, Sohibul Iman menyampaikan bahwa tujuan PKS menang adalah bukan berapa besar persentase suara yang diraih, tapi untuk visi yang agung, yakni baldatun thoyibatun wa rabbun ghafur.

"Negeri baldatun thoyibatun adalah negeri yang sejahtera, dimana setiap kebutuhan pokok rakyatnya terpenuhi," jelasnya.

Untuk mencapai visi agung tersebut, mantan wakil ketua DPR ini mengatakan, saat ini PKS akan mengaplikasikan empat spirit dalam aktivitas kepartaian dan dakwah masyarakat. Empat spirit tersebut adalah mengokohkan jati diri sebagai partai dakwah dan partai kader.

"Selain itu, mari kita bangun kebersamaan, baik di internal maupun eksternal, menciptakan ekosistem kader yang baik agar merasa nyaman, dan yang terakhir adalah kita harus menerapakan good party goverment agar partai ini semakin baik," pungkasnya.

Agenda temu kader PKS yang diikuti tak kurang dari dua ribu kader ini juga dihadiri para tokoh PKS di tingkat nasional dan wilayah, seperti Untung Wahono (Anggota Majelis Syuro PKS), A Fikri Faqih (Ketua DPW PKS Jateng), Ahmadi (Wakil Ketua DPRD Jateng), Agung Budi Margono (Wakil Ketua DPRD Kota Semarang), dan Zuber Safawi yang akan maju menjadi calon wakil wali kota Semarang dalam Pemilihan Walikota (Pilwalkot) 9 Desember 2015 mendatang.

HNW Ingatkan Bahaya Keluar dari Falsafah Berbangsa

JAYAPURA (11/10) - Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid menyatakan sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang sedang digalakkan oleh MPR RI mempunyai tujuan agar rakyat Indonesia terus membangun komitmen bersama dalam berbangsa dan bernegara.

"Harapan dari kegiatan sosialisasi empat pilar ini ialah agar seluruh warga bangsa termasuk yang di Papua ini komitmen berbangsa dan bernegaranya selalu tersegarkan,  sebagaimana disampaikan oleh para founding father kita," ungkap Hidayat di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (10/10/2015).

Menurut Hidayat, salah satu komitmen kita ialah memahami empat pilar berbangsa dan bernegara lantas mengamalkannya. "Pahami konstitusi kita, Pancasila kita, UUD kita, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika untuk kemudian diimplementasikan supaya punya kontribusi bagi perbaikan Indonesia ke depan," sambung Hidayat.

Hidayat mengungkapkan banyak faktor destruktif yang muncul karena keluar dari falsafah berbangsa dan bernegara.

"Sosialisasi ini penting dilakukan mengingat selama ini banyak orang yang keluar dari falsafah bangsa kita yang menjadi penyebab terjadinya berbagai kejahatan, seperti kejahatan pada anak-anak, pada keluarga, pada perempuan, menghadirkan begitu banyak perilaku kriminal, perilaku menyimpang. Dan ini perlu dikoreksi," kata legislator dari PKS ini.

Hidayat menyampaikan untuk melakukan sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara ini, banyak bentuk kegiatan telah dilakukan oleh MPR RI.

"Kegiatan sosialisasi juga dilakukan dalam bentuk outbond mahasiswa, cerdas cermat untuk anak sekolah, ada juga melalui teleconference dengan para dosen, dengan para pejabat, dan lain sebagainya," jelasnya.

Menurut Hidayat, penerapan nilai-nilai dari empat pilar akan bisa menjadi solusi atas berbagai penyimpangan yang terjadi.

"Kalau kita kokoh dan kuat dalam hal penerapan empat pilar berbangsa dan bernegara ini, bisa menjadi jawaban untuk mengoreksi berbagai penyimpangan yang ada," pungkasnya.

Hidayat Nur Wahid: PKS di Papua Wujud Indonesia Banget!

PAPUA (11/10) -- Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Papua yang telah menerima dan bersedia berjuang bersama-sama dengan PKS.

"Terima kasih kepada masyarakat Papua atas penerimaan yang luar biasa kepada PKS bahkan bersedia berjuang bersama-sama dengan PKS, meskipun masyarakat Papua tahu PKS berasaskan Islam. Karena Islam yang kita pahami adalah Islam yang menghadirkan rahmat bagi seluruh alam, Islam yang membawa kepada kemajuan, membawa kepada segala kebaikan. Dan, itulah karakteristik dasar kita," ungkap Hidayat dalam sambutan pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-4 PKS Papua di Hotel Sahid Papua, Sabtu (10/10/2015).

Hidayat menyebut penerimaan masyarakat terhadap PKS di Papua menjadi bukti bahwa PKS tidak eksklusif."PKS di Papua ini wujud bahwa PKS Indonesia banget, PKS bisa diterima semua kalangan di negeri ini," kata Wakil Ketua MPR RI ini.

Pada kesempatan tersebut, Hidayat menyampaikan apresiasi atas perkembangan PKS di Papua."Pada pemilu 1999 PKS di Papua belum dapat apa-apa, kini masyarakat Papua mengamanahkan 50 anggota DPRD kabupaten/kota, tiga anggota DPRD provinsi, dan satu DPR RI. Ini adalah bentuk kepercayaan masyarakat Papua kepada PKS yang harus dijaga dan dipelihara. Dalam posisi penerimaan seperti ini, jangan pernah mengecewakan rakyat Papua," kata Hidayat.

Lebih lanjut Hidayat memesankan agar pengurus dan kader PKS Papua mampu memerankan diri sebagai jembatan kebaikan bagi banyak pihak.

"Hadirnya kita harus menjadi jalan kebaikan bagi semua orang. Sebagai misal, dana otonomi khusus yang begitu besar, harus kita kawal agar benar-benar bisa menghasilkan Papua yang maju, Papua yang makmur, dan Papua yang sejahtera," pesan Hidayat.

DPW PKS Papua menggelar Muswil ke-4 yang dilangsungkan di Hotel Sahid Papua di Jayapura pada 10-11 Oktober 2015. Pada pembukaan Muswil kali ini hadir Sekda Propinsi Papua Hery Dosenaen, Ketua DPR Papua Yunus Wonda, dan sejumlah pimpinan partai dan ormas di Papua.

PKS Ajak Parpol Lain Perbaiki Kaderisasi untuk Hindari Politik Biaya Mahal

BANDUNG (10/10) – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman mengajak partai politik yang lain untuk membenahi sistem kaderisasi di partai masing-masing. Kaderisasi yang baik di dalam partai politik dapat mencegah politik biaya tinggi (high cost politics).

"Sistem kaderisasi yang bagus adalah modal dasar menghindari politik biaya tinggi. Perbaikan sistem kaderisasi ini merupakan syarat utama penerapan sistem proporsional tertutup agar dapat berjalan dengan baik," kata Sohibul Iman di Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-4 PKS Dewan Pimpinan Wilayah (Jawa Barat) di Bandung, Sabtu (10/10/2015).

Sohibul Iman menekankan, perbaikan lanskap politik nasional harus dimulai dari internal partai politik dengan membangun sistem kaderisasi yang mampu menghasilkan pemimpin yang hebat.

"Sistem kaderisasi yang bagus akan meminimalisir hadirnya para penumpang gelap yang hanya datang menjelang momen politik lalu melakukan transaksi dengan pimpinan partai untuk mendapat nomor topi," tegasnya. Mantan wakil ketua DPR ini juga mengungkapkan kegelisahan para politisi melihat kondisi perpolitikan nasional yang sudah terjerumus ke praktik politik biaya mahal.

"Tahun lalu hanya kami PKS dan PDIP yang memperjuangkan sistem proporsional tertutup. Tapi saya dengar langsung akhir-akhir ini, hampir semua partai politik kapok dengan praktik politik biaya tinggi," ungkapnya.

Jika mengacu pada konstitusi kita, lanjut Sohibul Iman, seharusnya peserta pemilu itu adalah partai politik bukan orang per orang. Berbeda dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang memang berkompetisi sebagai masing-masing individu.

Rotasi Kepemimpinan

Pada kesempatan pidato politiknya, Sohibul Iman juga mengungkapkan salah satu rahasia mengapa proses pergantian kepemimpinan di PKS relatif lancar dan mulus tanpa gejolak.

"PKS itu telah menerapkan pola kepemimpinan 360 derajat yang artinya setiap kader berkontribusi tidak terkait pada posisi. Kami menerapkan sistem kepemimpinan yang berbasis pada peran dan fungsi. Jadi di manapun posisinya, setiap kader akan menjalankan fungsi kepemimpinannya," ungkap Sohibul Iman.

Dalam PKS dikenal dua jalur kontribusi yakni jalur politik struktural dan kultural. Bagi yang tidak mendapat peran di struktur partai dakwah dapat mengembangkan diri di jalur dakwah kultural.

"Atas keyakinan tentang posisi jabatan dan posisi inilah yang membuat peralihan kekuasaan di PKS tidak banyak muncul gejolak. Meski tak punya jabatan struktural, para kader mampu mengembangkan diri di jalur kultural. Sama-sama mulianya. Lapangan kultural bahkan jauh lebih luas dibanding struktural," jelas Iman.

Lanskap Ekonomi dan Sosial

Di ujung pidatonya, Sohibul Iman menggambarkan kondisi ekonomi nasional yang kurang menggembirakan sehingga perlu segera diwujudkannya kemandirian ekonomi.

"Tapi dalam kondisi sangat sulit ini PKS mengusulkan adanya bantuan dalam bentuk uang tunai. Ini memang bukan pilihan terbaik untuk meningkatkan daya beli rakyat. Tapi harga premium dan kenaikan harga listrik benar-benar telah membebani rakyat," kata Sohibul Iman.

Selain lanskap ekonomi, doktor teknik lulusan Jepang ini juga mengingatkan ikatan sosial masyarakat juga perlu diperkuat sehingga masyarakat tidak gampang disulut oleh isu-isu SARA dan tak jelas.

Indonesia adalah sebuah negara yang telah terbukti berhasil selama 70 tahun menjaga kesatuan dan persatuan meski terdiri dari ratusan suku yang secara jumlah dan variasi budayanya sepadan dengan bangsa di daratan Eropa.

"Oleh karena itu saya mendorong para kader PKS untuk menjadi agen kohesi sosial di tengah masyarakat. Kader PKS harus mampu menjadi perekat anak-anak bangsa dan menghindari terjadinya gejolak yang merugikan masyarakat," pungkas Iman.

Dua Solusi PKS Tekan Politik Biaya Tinggi

BANDUNG (9/10) – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohihul Iman menyatakan perlu ada terobosan untuk menghindari jebakan politik biaya tinggi dan demokrasi prosedural.
"Perlu diadakan transformasi struktural agar sektor politik kita tidak centang perenang. Yang dipraktekkan bukan demokrasi substantif tapi lebih dominan demokrasi struktural dengan biaya politik yang sangat mahal," kata Sohibul Iman dalam acara pembekalan anggota legislatif Jawa Barat di Bandung Jumat (9/10/2015).
Menurut Sohibul Iman, sistem proporsional tertutup bisa dipertimbangkan menjadi salah satu alternatif pilihan. "Tapi pelaksanaan sistem proporsional tertutup harus dipaketkan dengan sistem kaderisasi partai yang baik. Keduanya tak bisa dipisahkan," tambahnya.
Sistem proporsional tertutup yang diterapkan tanpa adanya pengkaderan partai yang bagus hanya akan menghadirkan penyimpangan dan penyelewengan dalam bentuk yang baru. "Tanpa kaderisasi yang baik, sistem proporsional tertutup bisa dimanfaatkan oleh mereka yang suka menyogok pimpian partai agar mendapat nomor topi dalam urutan pemilu," jelas Sohibul Iman.
Mantan Wakil Ketua DPR ini juga menambahkan, transformasi struktural di bidang politik harus diimbangi dengan upaya mewujudkan kemandirian di bidang ekonomi dan mengoptimalkan bonus demografi yang akan terjadi beberapa tahun ke depan. Ikatan sosial masyarakat juga perlu diperkuat sehingga masyarakat tidak gampang disulut oleh isu-isu SARA dan tak jelas.
"Saya mendorong para kader PKS untuk menjadi agen kohesi sosial di tengah masyarakat. Kader PKS harus mampu menjadi perekat anak-anak bangsa dan menghindari terjadinya gejolak yang merugikan masyarakat,"
ungkap Sohibul Iman.
Sementara itu Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah juga menekankan pentingnya politisi Islam untuk mendalami cara kerja pemerintahan dan negara yang lebih efektif sebagai respons dinamika yang terjadi di level
lokal, nasional, maupun global.
"Politisi Muslim harus mempelajari cara kerja demokrasi dengan lebih baik dan secara bersamaan menyadari peran agama sebagai penyempurna cara kerja demokrasi dan negara. Memang banyak pekerjaan rumah
untuk mengerjakan upaya ini agar mampu menghasilkan peradaban alternatif," jelas Fahri.
 

Senin, 12 Oktober 2015

PKS Kalteng Sosialisasikan Pasangan Ujang Iskandar - Jawawi

Jajaran DPP, DPW dan DPD se-Kalimantan Tengah saat Muswil
Palangka Raya, Senin (12/10) Dukungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah kepada pasangan Ujang Iskandar-Jawawi terus lakukan program sosialisasi kepada seluruh pengurus, kader dan simpatisan yang ada di Kalimantan Tengah selama bulan Oktober 2015. Hal ini di sampaikan oleh Ketua Umum DPW PKS Kalteng, Heru Hidayat, ST di sela-sela kesibukannya, "seluruh struktur PKS di harapkan sampai bulan Oktober 2015 telah mensosialisasikan kepada seluruh kader dan simpatisan PKS di Kalimantan Tengah, bahwa PKS dalam Cagub dan Cawagub Kalteng mendukung pasangan Ujang Iskandar-Jawawi". 

Menurut Heru, PKS berharap minimal ada tiga komitmen yang harus di bangun oleh pasangan Ujang Iskandar-Jawawi jika nanti terpilih yaitu komitmen kebersamaan semua elemen, komitmen substansi pembangunan Kalimantan Tengah dan komitmen pemberdayaan masyarakat dan daya saing. Sebelumnya PKS telah melakukan konsolidasi struktur se-Kalimantan Tengah, pada tanggal 4 Oktober 2015 di Hotel Luwansa yang di hadiri para kader dan simpatisan PKS. Turut hadir pula istri dari Ujang Iskandar yaitu Hj Yustina Ujang Iskandar yang berkesempatan menyaksikan komitmen bersama seluruh struktur dan kader untuk mensosialisasikan dukungan PKS. 

Menurut Heru, PKS mengharapkan bahwa pemilihan kepala daerah saat ini di Kalimantan Tengah harus menjadi contoh untuk Provinsi lainnya. Oleh karena itu Heru berpesan kepada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah agar dalam menghadapi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah pada tanggal 9 Desember 2015 nanti memperhatikan sebagai berikut :

Pertama harus senang, semua masyarakat di Kalimantan Tengah harus senang dengan penyelenggaraan Pilkada Provinsi Kalimantan Tengah ini, agar masyarakat turut serta berpartisipasi dalam penentuan hak pilihnya di TPS-TPS. Sehingga semakin banyak tingkat partisipasi masyarakat akan menentukan sejauh mana kualitas legitimasi masyarakat untuk pemimpin yang di pilih.

Kedua, harus tenang, kondisi masyarakat dalam menghadapi Pilkada ini dalam kondisi damai, aman, dan kondusif agar pelaksanaan pilkada bisa mendukung pembangunan secara berkelanjutan. Jauh dari sikap saling teror, saling ancam, money politic, dan kegiatan yang tidak sesuai aturan hukum. 

Dan yang ketiga harus menang, menang di sini adalah menang secara elegan, bernilai pembelajaran baik kepada seluruh masyarakat sehingga akan menjadi kemenangan masyarakat Kalimantan Tengah, demikian ungkap Heru. Sementara ketua tim pemenangan Ujang Iskandar-Jawawi di internal PKS, Imam Santosa, SP menyatakan bahwa seluruh kader dan struktur minimal akan menjaga suara capaian pada saat pemilihan legislatif kemarin, dan berharap para kader PKS se-Kalteng terus berupaya secara aktif mensosialisasikan pasangan Ujang Iskandar-Jawawi kepada masyarakat Kalimantan Tengah untuk bersama memenangkan pasangan nomor urut tiga tersebut.

Atasi Kebakaran, Libatkan Semua Pihak

Kepanduan PKS membantu proses pemadaman api
Palangka Raya, Senin (12/10) Ketua Umum PKS Kalteng, Heru Hidayat, ST menyampaikan bahwa dalam kondisi bencana kebakaran saat ini yang harus kita lakukan adalah kebersamaan semua pihak untuk turut serta andil dalam mengatasinya. Hal ini menurut Heru menjadi penting, karena partisipasi masyarakat jauh akan menjadi lebih efektif jika turut membantu dalam penanganan kebakaran saat ini bersama pemerintah dan berbagai pihak. 

Namun yang perlu dilakukan untuk jangka panjang adalah partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan bersama yang akan datang agar tidak terjadi kebakaran kembali. Namun demikian pemerintah sebaiknya memfasilitasi model partisipasi masyarakat tersebut agar bisa terkoordinasi secara baik pada tingkat pelaksanaan di lapangan. 

Meskipun demikian Heru memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terus berupaya saling membantu proses pemadaman dengan berbagai peralatan yang ada. Seperti apa yang telah di lakukan oleh Pusat, BPBD Provinsi/Kabupaten/Kota, Tim Serbu Api (TSA) Swadaya masyarakat, lembaga masyarakat, NGO dan regu kepanduan PKS, untuk meminimalisir terjadinya kebakaran yang lebih luas maupun kabut asap yang lebih pekat. 
Kepanduan PKS membantu proses pemadaman api
Begitu pula upaya yang telah dilakukan oleh banyak kalangan yang turut serta membantu seperti pembagian masker kepada masyarakat adalah gerakan empati dan kepedulian kepada masyarakat yang terkena dampak dari asap berbahaya yang terjadi dalam beberapa bulan ini. Heru memberikan apresiasi kepada siapapun yang telah memlakukan upaya saling membantu dalam menghadapi bencana asap kebakaran ini baik kepada Dinas terkait, NGO, lembaga masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat. Gerakan bersama ini sepatutnya terus digalakan agar bisa terus saling membantu dan peduli terhadap kondisi yang ada di Kalimantan Tengah ini ujar Heru.

Selain berusaha dengan berbagai upaya yang terus dilakukan dalam mengatasi bencana kebakaran tersebut maka kita juga diingatkan agar selalu berdoa, memohon kepada Allah Swt supaya bencana yang di hadapi masyarakat Kalimantan Tengah bisa segera teratasi dan kembali hidup normal seperti semula ungkap Heru

Kamis, 08 Oktober 2015

PKS Usulkan Penurunan Harga BBM dalam Kebijakan Ekonomi Tahap III

BANDARLAMPUNG (5/10) - Perekonomian nasional saat ini dalam kondisi lemah. Daya beli masyarakat terus menurun. Banyak faktor yang menyebabkan hal itu terjadi, diantaranya fundamental ekonomi nasional dan pengaruh ketidakstabilan ekonomi dunia.

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman  menjelaskan ada dua pendekatan yang dapat dilakukan pemerintah untuk meningkatkan daya beli masyarakat, yaitu cash transfer atau bantuan langsung kepada masyarakat dan penurunan harga BBM.

Sohibul mendesak agar pemerintah bisa menurunkan harga BBM  pada paket kebijakan ekonomi ketiga.

"Pada paket kebijakan ekonomi ketiga yang akan diumumkan presiden nanti, penurunan harga BBM bisa menjadi salah satu kebijakan yang dilakukan pemerintah," ujar Sohibul Iman dalam Pembukaan Musyawarah Wilayah (Musywil) ke-4 DPW PKS Lampung, Ahad (4/10/2015).

Sohibul Iman menjelaskan, rendahnya daya beli diakibatkan oleh kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok setelah kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu.

Ia menyebut berdasarkan kalkulasi yang dilakukan Lembaga Penyelidikan Masyarakat Universitas Indonesia (LPM UI), penurunan harga BBM sebesar 5 persen akan meningkatkan daya beli 5000 masyarakat miskin. "Jika bisa kita turunkan 10 persen maka akan semakin banyak rakyat yang terbantu," ujar dia.

Wakil Wali Kota Ayat Jadikan Kantor Dinas Tempat Evakuasi Bayi

PEKANBARU (7/10) - Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi, menjadikan rumah dinas yang terletak di Jalan Ronggo Warsito 48, Gobah, dan kantor dinas di Jalan Jenderal Sudirman No. 464, Kota Pekanbaru, sebagai tempat evakuasi anak-anak dan bayi dari kabut asap. Langkah itu diambil Ayat, karena sampai saat ini musibah kabut asap tak kunjung ada solusinya.

Meski tak ada titik api di Pekanbaru, lanjut Ayat, warga Pekanbaru yang paling merasakan dampak kabut asap. "Padahal titik api tidak ada di Pekanbaru, warga Pekanbaru yang paling menderita. ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), bandara yang terganggu, anak-anak yang diliburkan sudah lebih dari sebulan," kata Ayat, saat dihubungi, Rabu (7/10). 

Saat ini, lanjut kader PKS itu, baru ada sekitar 20 anak yang berasal dari Pesantren Al-Quds mengungsi di rumah dinasnya. Sementara itu, di kantor dinas ada empat bayi yang dievakuasi dengan pelayanan semua kebutuhan bayi dan si ibu dipenuhi. "Dan tenaga medis yang stand by untuk membantu, tentu juga makan minum untuk ibu bayi tersebut," ungkap Ayat.

Wakil Wali Kota  Ayat Cahyadi meminta seluruh warganya untuk tetap semangat dan jangan putus asa menghadapi kabut asap. Ayat mengimbau agar masyarakat memperbanyak doa agar bencana asap segera teratasi.

"Perbanyak istighfar dan berdoa semoga Allah hilangkan bencana asap ini," kata Ayat.

Selain itu, Ayat juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah yang tak perlu. Jika harus ke luar rumah tetap memakai masker. "Perbanyak minum air putih, jaga anak-anak yang libur agar belajar di dalam rumah," ujar dia.

Menurut Ayat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah maksimal dalam menanggulangi kabut asap di Provinsi Riau. Selain itu, dari TNI sudah menerjunkan Kostrad untuk membantu memadamkan api dan menjaga agar hutan tidak terbakar lagi.

"Apa yang sudah diintruksikan oleh Bapak Presiden RI untuk memberikan sanksi kepada pembakar lahan dan hutan serta mencabut izin operasionalnya tentu kami sangat dukung sehingga permasalahan asap dapat segera diatasi," imbuh Ayat.

Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru sendiri, tutur Ayat, telah menyiagakan seluruh Puskesmas yang ada sebagai posko evakuasi warga. Selain itu, posko pemadam kebakaran dan bencana juga diminta selalu bersiap siaga memadamkan api jika ditemukan ada lahan yang terbakar di Pekanbaru atau di daerah lain yang berbatasan dengan Pekanbaru.

"Selain membagikan masker dan menyediakan tempat evakuasi untuk balita, kami juga terus memberikan imbauan kepada warga agar selalu waspada terhadap kabut asap," pungkas Ayat.