Sabtu, 30 Januari 2016

PKS KALTENG NOBAR KMGP (KETIKA MAS GAGAH PERGI)

Palangkaraya- Film yang ditunggu-tunggu akhirnya tayang serentak di bioskop-bioskop di seluruh tanah air Indonesia, kamis, 21 Januari 2016 KMGP (Ketika Mas Gagah Pergi) yang diangkat dari novel 90-an Helvy Tiana Rosa penulis terkenal di sentro Indonesia.

Film religi yang ringan ini cocok ditonton mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa dan orang tua. Film religi tapi fun ini dikemas dengan menarik dan modern serta lintas sosial.

Menuju proses perubahan perlu di komunikasikan dengan orang-orang terdekat kita, karena itu bagian dari kebaikan. Agar semakin banyak orang-orang yang tahu dan juga turut serta dalam kebaikan. Hal ini yang kita dapat dari salah satu hikmah menonton film KMGP (Ketika Mas Gagah Pergi) ini yang harus ditontot oleh siapa saja.

Hal tersebut disampaikan oleh ketua DPW PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Kalteng Heru Hidayat, ST saat usai nonton bareng film KMGP (Ketika Mas Gagah Pergi) di XXI Palma Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (21/1).

“Ada sekitar 50an kader PKS Kalteng yang ikut nonton bareng film religi fun ini. film ini ringan dan tidak eksklusif serta tidak menggurui. Film ini melengkapi kebangkitan film religi di Indonesia yang harus kita dukung. Karena film merupakan media yang mudah untuk di pahami dan mengasyikkan, menghibur dan bermanfaat,” ungkap Heru.    

Oleh sebab itu lanjut Heru, kader-kader PKS Kalteng juga harus ikut menikmati film yang recomended untuk di tonton ini oleh masyarakat Kalimantan Tengah khususnya masyarakat kota Palangkaraya.


Ada banyak sekali kata-kata bijak yang disampaikan dalam film ini contohnya seperti : ‘jika ada kebenaran yang tidak kita sepakati, paling tidak kita menghargai’. Dan juga di film ini patut di acungi jempol bahwa menolong orang lain tidak mesti sesama muslim saja, menolong yang berlainan agama juga patut untuk di tolong seperti kisah sepenggal di dalam film ini. Tunggu apa lagi, penasaran segera tonton film religi yang mengasyikkan ini, jelas Heru.

C1 Untuk Saksi Wajib Diserahkan KPPS


PALANGKA RAYA –Ketua Partai.Keadilan Sejahtera (PKS) Kalteng, Heru Hidayat, menyampaikan bahwa proses pelaksanaan pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah harus berjalan secara aman dan kondusif. Karena ini tugas kita semua elemen dalam rangka mensukseskan proses pemilihan kepala daerah di Kalimantan Tengah. Dari pantauan di beberapa TPS, Heru mengapresiasi petugas Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS) yang bekerja secara maksimal dan sesuai peraturan perundang-undangan.

Ia juga mengapresiasi kinerja KPPS yang telah memberikan formulir C1 kepada para saksi. Namun, ia menyayangkan jika masih ada petugas KPPS yang tidak menyerahkan formulir C1 kepada para saksi.

Hal ini menurut Heru, sangat rawan sekali, oleh karenanya dalam rangka menumbuhkan pemilu yang jujur dan adil, maka sudah saatnya formulir C1 tersebut dibagikan kepada saksi.

“Bahkan sebenarnya jika tidak ada yang dirahasiakan formulir C1 tersebut bisa diakses oleh masyarakat luas,” kata Heru ini kepada media Rabu (27/1) siang.

Jika hal ini dilakukan oleh pihak penyelenggara, Heru meyakini, akan mengurangi terjadinya konflik di tahapan selanjutnya.

“Kita mengingatkan semua pihak agar tetap mengedepankan pelaksanaan pemilu yang bersih, jujur dan adil sehingga makna dan implementasi tersebut akan dirasakan manfaatnya bagi masyarakat maupun partai politik,” ujar politisi PKS ini.

PKS KALTENG SIAP MENGAWAL PEROLEHAN SUARA NOMOR URUT 1 SOHIB HASIL PILKADA KALTENG 2016

Palangka Raya – Kalteng beberapa hari yang lalu mengadakan perlehatan akbar pemilukada untuk menentukan pilihan kepala daerah Kalimantan Tengah selama 5 tahun kedepan pada hari rabu kemarin (27/01).

5 februari mendatang adalah sidang pleno KPU Kalimantan Tengah untuk penetapan pasangan calon yang akan menang di pemilukada 2016. Pemilukada Kalimantan Tengah ini yang sebelumnya jadwalnya 9 Desember di undur menjadi tanggal 27 Januari 2016. Tanggal pengunduran ini dikarenakan salah satu pasangan calon nomor urut 3 bermasalah terkait persyaratan menjadi calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Tengah.

Sampai saat ini 29 januari perolehan quick count maupun real count pasangan nomor urut 1 H. Sugianto Sabran calon gubernur kalteng dan wakil gubernur kalteng Habib H. Said Ismail ataupun yang disingkat menajadi SOHIB menang di 9 kabupaten di pemilihan kepala daerah Kalteng.

Adapun 9 kabupaten tersebut Kabupaten Kotawaringin Timur jumlah perolehan suara 98.430, Kabupaten Seruyan 26.215 suara, Kabupaten Kotawaringin Barat perolehan suara 49.830 suara dan Kabupaten Lamandau 18.115 suara, Kabupaten Sukamara 11.223 suara, Kabupaten Barito Utara perolahan suara 32.100 dan Kabupaten Barito selatan jumlah suara yang diperoleh 31. 889, sedangkan Kabupaten Kapuas 84.320 suara serta Kabupaten Pulang Pisau mendapatkan jumlah suara 28. 795.

Hasil dari perhitungan 13 Kabupaten dan 1 kota Madya di Kalimantan Tengah SOHIB memperoleh jumlah total suara 493. 788 presntase 53, 06% sedangkan pasangan nomor urut 2 WIBAWA (Willy M. Yoseph -Wahyudi) 436.825 % presentase 46,94%.

Hasil quick count dan real count baik di media mengatakan hampir semua mengatakan nomor urut satu menang. Saya sebagai ketua tim kepemenangan memohon kepada semua tim untuk tetap kondusif jangan sampai terpancing, agar Kalimatan Tengah tetap kondusif. Kita sama-sama mengawal suara ini hingga 5 pebruari 2016 sampai penetapan dari sidang pleno KPU,” ungkap Ir. Abdul Razak ketua tim kepemenangan nomor urut 1 SOHIB saat konferensi pers di hotal Swisbel Danum di Palangka Raya barusan ini yang dihadiri perwakilan Partai Politik yang mengusung Golkar, PPP, Demokrat, PKS, PAN, PKB dan Gerindra serta dihadiri ketua Nahdatul Ulama Kalteng dan Ketua Muhammadiyah Kalteng.

H. Sugianto menjelaskan bahwa dari perbedaan perolehan suara yang beda tipis ini, tim kepenangan SOHIB berharap kepada pasangan WIBAWA untuk tidak menggugat ke MK jika hasil pleno dari KPU yang 5 pebruari beda hanya 2 persen. Kami akan merangkul semua golongan etnis maupun agama, untuk sama-sama membangun Kalimantan Tengah yang lebih baik dan bermartabat kedepannya.

“Demi menjaga ketat form C-1 PKS Kalteng juga turut membantu pengamanan dan pengawalan formulir C-1 yang dihasilkan dari TPS, hal ini dilakukan untuk menjaga agar kejadian yang tidak diinginkan terjadi, “ ungkap Syamsudin Majid Sekretaris DPW PKS Kalimantan Tengah saat menghadiri konferensi pers SOHIB. Sedangkan Ketua DPW PKS Kalimantan Tengah tidak dapat berhadir karena sedang berada di Sampit dalam pengawalan suara SOHIB di Kabupaten Kotawaringin Timur.

KAWAL PROSES PERHITUNGAN


Sampit, Jum'at (29/1) Pelaksanaan pemilihan susulan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2016 telah berlangsung pada rabu, tanggal 27 Januari 2016 kemarin. Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah, Heru Hidayat, ST menyampaikan bahwa proses penghitungan harus terus di kawal oleh semua pihak dalam rangka mendapatkan hasil yang valid tanpa adanya penyelewengan. Hal ini di sampaikan oleh Heru di sela-sela kunjungan ke Kabupaten Kotawaringin Timur untuk mengawal proses perhitungan dan juga dokumen formulir C-1 dari Tempat pemungutan suara (TPS). 

Heru menambahkan bahwa peluang terjadinya pelanggaran sangat di mungkinkan terjadi terutama di daerah-daerah yang jauh dari jangkauan pengawasan. Oleh karenanya Heru menghimbau bahwa selain kesadaran para pihak penyelenggara secara berjenjang bisa memberikan akses pada proses perhitungan baik itu di KPPS, PPK dan KPU. Sehingga peluang terjadinya kecurangan atau pelanggaran bisa di meminimalisir oleh banyak pihak. Dalam kesempatan tersebut PKS turut membantu pasangan H Sugianto Sabran-Habib.H. Said Ismail (SOHIB) untuk pengamanan dan pengawalan formulir C-1 yang dihasilkan dari TPS untuk kemudian menjadi dokumen sebagai dasar apabila terjadi perselisihan. 

Sementara itu, Heru turut mengucapkan terima kasih kepada masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur yang telah berpartisipasi dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah karena sebelumnya di tanggal 9 Desember 2015 telah dilakukan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur. Sehingga semua pihak berharap sampai akhir keputusan KPU agar saling menghargai dan juga tetap pada upaya pembangunan Kalimantan Tengah menjadi lebih baik ungkap Heru.

Keterangan Foto : Ketua Umum PKS Kalteng, Heru Hidayat, ST bersama tim menyeberang sungai untuk mengamankan formulir C-1 pemilihan Gubenur dan Wakil Gubernur Kalteng 2016.

Senin, 18 Januari 2016

Rakornas PKS Hasilkan 14 Program Prioritas Khidmat untuk Rakyat

DEPOK - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berakhir hari ini. Selama dua hari berlangsung, rakornas PKS menghasilkan 14 program khidmat untuk rakyat.
Sekjen PKS Taufik Ridho dalam penutupan Rakornas mengatakan, program-program tersebut menjadi agenda prioritas PKS dalam berkhidmat untuk rakyat selama lima tahun ke depan.  Seluruh kader PKS, lanjutnya, harus terlibat aktif dalam menyukseskan program-program tersebut.
"Laksanakan program hasil Rakornas sebaik-baiknya, agar sampai ke bawah dengan utuh. Meski kita tahu, tantangan yang datang selalu lebih awal dan lebih maju dari rencana kita. Tapi tantangan harus dihadapi, bukan ditinggal lari," ujar Taufik Ridho.

Rakornas PKS berlangsung di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat pada Selasa dan Rabu (12-13 Januari 2016). Lebih dari 800 peserta dari unsur pimpinan tingkat pusat hingga daerah hadir dalam forum tersebut.

Berikut 14 program prioritas PKS dalam lima tahun ke depan:
1.Mengokohkan peran kaderisasi bagi pengokohan karakter Bersih, Peduli dan Profesional.
2.Mewujudkan Tata Kelola Partai yang Transparan, Akuntabel dan Partisipatif khususnya dalam pengelolaan keuangan, organisasi dan  administrasi.
3.Menata dan mengokohkan peran pejabat publik partai sebagai pelayan, pemberdaya dan pembela umat dan rakyat bagi terwujudnya reputasi partai dakwah yang Bersih, Peduli dan Profesional.
4.Mengokohkan Peran Kepanduan dan Barisan Tanggap Bencana PKS untuk siap dan selalu waspada dalam melayani rakyat saat bencana dan keadaan darurat wilayah/daerah.
5.Menggulirkan program Pilot Project 1000 pengusaha Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang mengokohkan ekonomi umat.
6.Memperkuat dan mengadvokasi peran pekerja, petani dan nelayan sebagai modal ekonomi, sosial dan politik bangsa.
7.Mengokohkan peran sosial partai melalui Pusat Khidmat PKS, Rumah Aspirasi hingga Rumah Keluarga Indonesia yang melayani dan mengadvokasi rakyat.
8.Mengokohkan peran partai sebagai jembatan ukhuwah umat bagi terwujudnya Islam moderat dan modern yang mengokohkan kontribusi Islam sebagai rahmatan lil álamin.
9.Mendorong pelaku seni budaya untuk menghadirkan produk seni dan budaya yang menginspirasi, mencerdaskan dan membangun mental tangguh bangsa.
10.Menggulirkan Nilai-Nilai Ketahanan Keluarga (family mainstreaming) baik secara struktural (perundang-undangan) maupun kultural (bersama seluruh elemen masyarakat) mengantisipasi perkembangan yang kian mengkhawatirkan.
11.Memperjuangkan paket Undang-Undang yang mengokohkan Transformasi Struktural Perekomomian Indonesia yang memastikan pertumbuhan ekomomi berkualitas dan menurunkan rasio gini.
12.Mengusulkan Paket Undang-Undang yang menghadirkan demokrasi substansial yang mudah, murah dan menjamin mandat rakyat terlaksana: proporsional tertutup, pembatasan dana kampanye, kampanye yang terbatas dan mengedepankan edukasi politik publik dengan menekan praktek politik uang.
13.Mengadvokasi desa agar berdaya, mandiri dan kuat secara sosial serta memiliki kekuatan religius melalui peran Para Pemuda dan Perempuan Pelopor Desa.
14.Mengokohkan peran Koalisi Merah Putih (KMP) guna menghadirkan lembaga legislatif di pusat dan daerah yang bersih dan produktif sebagai penyambung suara rakyat.

PKS Komitmen Perjuangkan Desa Jadi Pusat Pertumbuhan Baru

Depok (13/1) – Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menegaskan partainya akan senantiasa berkhidmat membangun desa agar lebih berdaya, mandiri dan kuat secara sosial.
Demikian salah satu poin hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2016 PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, yang berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu (12-13/1/2016).
“PKS akan senantiasa mengadvokasi desa agar berdaya mandiri, dan kuat secara sosial, serta memiliki kekuatan religius melalui pemuda dan perempuan pelopor desa,” jelas Sohibul dalam konferensi pers usai penutupan rakornas.

Pada kesempatan itu Sohibul Iman didampingi Sekjend Taufik Ridho, Bendahara Umum Mahfudz Abdurrahman, dan beberapa Ketua Wilayah Dakwah (Wilda).
Sohibul menegaskan semangat untuk mengadvokasi desa ini sejalan dengan semangat dari adanya UU Desa Nomor 6 Tahun 2014 yang telah disahkan oleh DPR RI periode 2009-2014. Semangat tersebut adalah menjadi desa sebagai pusat-pusat pertumbuhan baru, dengan harapan masyarakat yang ada di pedesaan tidak banyak melakukan proses urbanisasi.
“Kami, bersama dengan fraksi lain di DPR, baru dapat memperjuangkan sekitar 47 triliun untuk sekitar 73.000 desa. Sehingga, rata-rata baru mendapatkan 600 juta per desa. Tentu saja, perjuangan ini akan terus kami upayakan sesuai amanat UU untuk per desa mendapatkan Rp 1 Milyar,” jelas Sohibul.

Oleh karena itu, PKS, ujar Sohibul, akan mempersiapkan segala infrastrukturnya agar setiap desa siap untuk menjadikan desa lebih berdaya dan kuat. Salah satunya adalah penguatan (capacity building) dari masyarakat itu sendiri dengan cara membentuk “Pemuda Desa”.
“Pemuda Desa ini diharapkan menjadi stimulator untuk menumbuhkan pemuda-pemuda desa yang lebih berkualitas dan mandiri,”ujar Anggota Komisi Kepemudaan di DPR RI ini.
Diketahui, Rakornas PKS telah merumuskan 14 poin untuk menjadi program yang akan dijalankan hingga ke tingkat DPD di seluruh Indonesia hingga tahun 2020. Program ini adalah hasil dari rapat-rapat bidang yang dihadiri oleh 800 peserta.

Presiden PKS Imbau Kadernya Berkolaborasi dengan Masyarakat

DEPOK (13/1) - Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengimbau agar seluruh pengurus bisa berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat. Khususnya kader di daerah di mana PKS menang dalam Pilkada.
"Daerah yang dipimpin oleh kader PKS harus berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat di daerahnya. Mulai dari tokoh masyarakat, lembaga keagamaan sampai pendidikan. Agar keberhasilannya nanti bisa menjadi contoh tidak hanya bagi PKS, tapi bagi seluruh kepala daerah di Indonesia," ujar Sohibul Iman.
Hal itu disampaikannya dalam penutupan Rakornas PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Rabu (13/1/2016).
Keberhasilan PKS meraih persentase kemenangan pilkada tertinggi di 2015, menurutnya, cukup mengundang pujian sekaligus tantangan. Keberhasilan tersebut menjadi momentum bagi pengurus PKS untuk berbenah dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.
"Saya berharap setiap daerah yang dipimpin kader PKS bisa berprestasi dan menjadi Shinning City on The Hill, sehingga manfaatnya dirasakan semua elemen masyarakat," terangnya.
Sohibul berharap agar kemenangan ini bisa menjadi modal untuk menghadapi pilkada 2017 mendatang. Menurutnya, partai-partai sudah belajar dan bersiap untuk maju dengan perbaikan-perbaikan dari pilkada 2015.
"Dari 40 kader yang maju di lebih dari 200 pilkada, 16 menjadi pemenang. Ini bagus, terutama PKS tidak di kabinet pemerintahan. Semoga prestasi ini akan terulang di pilkada selanjutnya, terutama dengan melaksanakan arahan hasil rakornas saat ini, " terangnya.
Sohibul kembali mengingatkan bahwa kunci kemenangan adalah pemimpin yang menjadi teladan. Keberhasilan dalam politik, salah satunya pemimpin yang bisa diterima tidak hanya oleh kadernya, tapi juga oleh orang lain.
Sekjen PKS Taufik Ridho menambahkan, tantangan PKS ke depan cukup berat. Karena tantangan akan datang lebih cepat hadir dan lebih maju dibanding rencana yang sudah ada.
"Kemenangan kita tidak hadir dengan mudah. Ke depan tantangan semakin bermacam bentuknya, hadir tanpa kita kira. Jadi setiap kader dan pengurus harus siap menghadapi. Minimal dengan adanya hasil Rakornas ini bisa menjadi arahan dan panduan kita bersama," jelasnya.

Rakornas Tegaskan PKS Tetap di KMP

DEPOK (13/1) -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) baru saja menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2016 di Hotel Bumi Wiyata Depok, Jawa Barat, Selasa (12/1/2016) hingga Rabu (13/1/2016). Salah satu poin penting dalam Rakornas PKS 2016 adalah komitmen PKS untuk tetap di Koalisi Merah Putih (KMP). Menurut Sohibul, PKS berkomitmen hadir sebagai penjaga dan memastikan check and balance dalam kehidupan bernegara.

“PKS tidak akan menjadi pihak yang pertama melepaskan diri dari Koalisi Merah Putih. Walau nanti hanya dua partai, bersama Gerindra,” terangnya.
Sohibul juga menegaskan bahwa sekarang jumlah bukan lagi sebagai acuan. Menurutnya kualitas masukan dan legislasi yang akan dinilai masyarakat. “Kami di PKS meyakini bahwa jumlah di KMP yang semakin sedikit ini bukanlah masalah. Kami percaya kualitas dan komitmen mengingatkan pemerintah akan tugasnya menyejahterakan rakyatlah yang paling penting,” jelasnya.

Rakornas PKS Dorong Pemilu Proporsional Tertutup

DEPOK (13/1) -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) baru saja menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2016 di Hotel Bumi Wiyata Depok, Jawa Barat, Selasa (12/1/2016) hingga Rabu (13/1/2016).
Salah satu poin penting dalam Rakornas PKS 2016 adalah PKS mendorong pemilihan umum (pemilu) dengan sistem proporsional tertutup.
Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menjelaskan bahwa PKS tetap pada uapaya mendukung sistem pemilu berdasar proporsional tertutup. Menurut doktor lulusan Jepang ini, Indonesia harus mengadopsi demokrasi yang subtantif dan low cost politic.
“Dengan model pemilu sekarang, seorang yang punya uang dan dekat dengan penguasa partai dengan mudah mendapatkan nomor atas untuk ikut serta dalam pemilu legislatif. PKS ingin sistem kepartaian yang berpihak pada kader partai itu sendiri,” jelas Sohibul Iman dalam Konferensi Pers Rakornas PKS 2016, Rabu (13/1/2106).
Pria yang akrab disapa Kang Iman ini menambahkan PKS mendorong sistem proporsional tertutup agar seluruh partai mau melakukan kaderisasi dini di seluruh wilayah.
Menurutnya praktis saat ini partai-partai banyak melakukan potong kompas dengan menempatkan seseorang yang populer maupun banyak uang untuk mendongkrak suara.
Sohibul menyebut kondisi saat ini hasilnya jauh dari harapan. "Kita menginginkan DPR yang berkualitas, hulunya ada di sistem pencalegan. Dengan sistem proporsional tertutup, partai ini didorong untuk menghasilkan kader yang berkualitas dan diakui masyarakat luas,” tegasnya.

PKS akan Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja, Petani, dan Nelayan

Depok (13/1) – Ketua Bidang Pekerja, Petani, dan Nelayan (PPN) DPP PKS Ledia Hanifa Amalia menegaskan PKS fokus pada program peningkatan kesejahteraan masyarakat tiga profesi tersebut dalam lima tahun ke depan. Hal itu disampaikan Ledia di sela-sela Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Rabu (13/1/2016).

“Bidang ini memiliki satu program unggulan, yaitu peningkatan kesejahteraan Pekerja, Petani, dan Nelayan. Daerah prioritas yang akan menjadi proyek percontohan (pilot project) diutamakan di mana calon yang diusung PKS menang dalam pilkada kemarin," ujar Ledia.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu menjelaskan alasan programnya memfokuskan pada tiga segmen profesi masyarakat tersebut. Menurutnya, segmentasi ketiga profesi tersebut adalah yang terbanyak di Indonesia. Sehingga, selain pemerintah, partai politik juga sudah seharusnya turut membantu meningkatkan para Pekerja, Petani, dan Nelayan agar menjadi lebih mandiri.

“Kami akan terus mencari inovasi untuk mendapatkan formula yang pas karena setiap daerah memiliki kekhasan masing-masing. Oleh karena itu, pembicaraan pada Rakornas kali ini adalah untuk menajamkan keunggulan setiap daerah, termasuk pada aspek regulasi yang ada di tingkat kabupaten/kota,” jelas Ledia.

Bidang PPN DPP PKS telah menyusun program lima tahun (2016-2020) dalam rapat bidang untuk menajamkan program kerja bersama dengan seluruh DPD PKS di Indonesia. Ledia berharap dengan adanya rakornas ini, sinergi antara pusat dan daerah dapat lebih matang untuk melahirkan inovasi bagi kesejahteraan pekerja, petani, dan nelayan.

Jumat, 15 Januari 2016

GURU-GURU DAPAT SORBAN GRATIS DI HARI YANG BERKAH

Palangka Raya – Di hari jum’at yang penuh berkah DPW PKS Kalteng membagikan puluhan sorban gratis ke masyarakat kota Palangka Raya khususnya para guru-guru pengajar SDIT (Sekolah Dasar Islam Terpadu) di Palangka Raya.

Sorban garatis ini harapannya dapat di pakai oleh para penerima untuk shalat jum’at karena di hari jum’at disunnahkan untuk memakai pakaian terbaik dan wewangian.

Hari jum’at yang sebaik-baik hari kemudian di hari jum’at juga djadikan Adam as dan di masukkan adam as ke surga, diturunkan ke bumi, diterima taubanya dan meninggal. Pada hari jum’at juga terjadiya kiamat. Hari jum’at itu pada sisi Allah SWT merupakan hari keutamaan. Hari jum’at di namakan oleh para malaikat di langit yatu hari memandang ke Allah Ta’ala dalam di surga.

Di hari jum’at ini adalah sayyidul ayyam (penghulu segala hari) mempuyai waktu yang diuamakan untuk berdo’a. Berdo’a minta kebajikan niscaya Allah menganugrahkan kebijakan kepadanya. Jika berlindung dari kejahatan, niscaya Allah akan melindungi dengan perlindungan yang lebih besar dari kejahatan tersebut.


“Karena di hari jum’at yang banyak keutamaan bagi ummat islam ini merupakan memontum untuk memberi hadiah ke pada ummat muslim di kota Palangka Raya. Semoga dengan memberi sorban gratis ini dapat menambah semangat para ummat islam khususnya kota Palangka Raya untuk semangat memadati mesjid serta mendapatkan keberkahan di hari jum’at yang berkah ini, “ucap Heru Hidayat, ST ketua DPW PKS Kalimantan Tengah.

Rabu, 13 Januari 2016

Rapat Koordinasi Nasional PKS 2016

JAKARTA (11/1) -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Depok, Jawa Barat, Selasa (12/1/2015) hingga Rabu (13/1/2015). Ketua Bidang Humas Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS Dedi Supriadi menerangkan ajang Rakornas adalah proses menurunkan program strategis partai ke tingkat provinsi.

"Rakornas adalah ajang sosialisasi kebijakan dan program strategis untuk menguatkan konsolidasi internal sampai level provinsi," kata Dedi di Kantor DPP PKS, Jln Simatupang, Jakarta, Senin (11/1/2015). Rakornas PKS, papar Dedi, akan dihadiri oleh 800 peserta dari unsur DPP hingga Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS seluruh Indonesia. "Kita libatkan pengurus DPW sampai level bidang agar target program bisa langsung diserap secara teknis oleh wilayah," ujar Dedi. 

Dedi menambahkan, Rakornas PKS akan konsisten mengetengahkan tema "Berkhidmat untuk Rakyat". Tema ini, ujar Dedi, untuk mengokohkan reputasi dan citra PKS sebagai partai dakwah. "Dengan senantiasa berkhidmat untuk rakyat," papar dia. Salah satu rangkaian acara Rakornas PKS 2016, ujarnya, adalah mendengarkan arahan Ketua Majelis Syuro PKS Periode 2010-2015, KH Hilmi Aminuddin. "Selain itu peserta rencananya akan disuguhi pengalaman kepemimpinan di acara  Leadership Talk dari Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Letjen TNI (Purn.) Prabowo Subianto," kata Dedi menjelaskan.


Sementara hasil-hasil Rakornas PKS 2016 yang relevan untuk publik, tutur Dedi, akan disampaikan dalam konferensi pers pascapenutupan Rakornas di hari kedua. 

Sohibul Iman: Kemenangan PKS Tertinggi di Pilkada Serentak

DEPOK - Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengapresiasi keberhasilan partainya dalam Pilkada serentak pada 9 Desember 2015 lalu. PKS meraih kemenangan tertinggi dibandingkan dengan partai lain.

“Alhamdulillah PKS menjadi partai dengan persentase kemenangan tertinggi di pilkada 2015, lebih dari 50 %," ujar Sohibul Iman dalam sambutan pembukaan Rakornas PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Selasa (12/1/2016). Rakornas PKS dihadiri lebih dari 800 pimpinan bidang/badan struktur pimpinan PKS dari tingkat pusat hingga daerah. Dari Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS hadir Sekjen Taufik Ridho, Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) Surahman Hidayat dan Ketua MPP Suharna Surapranata. Hadir juga Wakil Ketua DPR yang juga kader PKS Fahri Hamzah dan Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini.

Menurut Sohibul Iman, raihan kemenangan PKS dalam Pilkada serentak lebih tinggi dari ekspektasi sebelumnya yang memperkirakan sekitar 40 %. Kesuksesan besar PKS dalam Pilkada serentak 2015, lanjut mantan wakil ketua DPR ini, menjadi modal baik untuk Pilkada serentak berikutnya tahun depan. Dia menambahkan, keberhasilan PKS tersebut menjawab dugaan banyak pihak yang menilai PKS tak akan mencapai kesuksesan di pilkada dan hanya menempati posisi keempat.

"Ini juga menjawab keraguan. Walau diluar kabinet, PKS berhasil meraih kemenangan besar di pilkada 2015. Ini tanda yang bagus, persiapan bagi PKS untuk bersiap menyambut pilkada 2017 di bulan februari,” tegas Sohibul Iman.

Dalam Pilkada serentak yang digelar 9 Desember 2015 lalu, PKS mendukung dan mengusung pasangan calon kepala daerah di 173 Pilkada. Dari jumlah itu, paslon yang didukung PKS menang di 88 Pilkada, atau sekitar 50,9 %. Persentase ini melampaui keberhasilan partai-partai lain yang rata-rata mencapai kemenangan di bawah 50 %. (*)

Taujih Hilmi Aminuddin di Rakornas: Kader PKS Harus Selalu Berkonsolidasi

DEPOK – Ketua Majelis Syuro PKS periode 2010-2015 KH Hilmi Aminuddin menyampaikan taujih (amanat) dalam Rakornas PKS di Depok, Jawa Barat. Dalam taujihnya, Hilmi menekankan tiga aspek konsolidasi menuju kemenangan dakwah.

Rakornas PKS digelar di Hotel Bumi Wiyata Depok, Jawa Barat. Sebanyak 800 peserta dari unsur pimpinan pusat hingga daerah hadir dalam Rakornas yang digelar dua hari tersebut.
“Tanpa motivasi dan tujuan untuk menegakkan kalimat Allah, sangat sulit mempersatukan aneka ragam Sumber Daya Manusia (SDM), pendidikan, bahkan faktor budayanya, yang tersebar dari 17 ribu pulau yang ada di Indonesia. Tapi, alhamdulillah, dengan kesatuan tekad kita bisa menyatukannya,” jelas Hilmi, Selasa (12/1/2016).

Amanat pertama, kata Hilmi, hendaknya para kader PKS senantiasa melakukan konsolidasi motivasi. Motivasi yang ditekankan oleh Hilmi adalah kesadaran untuk memilih dakwah sebagai jalan perjuangan. Jika dari awal, kader PKS tidak dengan kesadaran atau tidak berani untuk memilih hal tersebut, bukan tidak mungkin akan terjadi split personality di kemudian hari.

“Kesadaran motivasi untuk memilih jalan dakwah haruslah dibuktikan dengan pengorbanan besar, yaitu pengorbanan waktu, harta, tenaga, bahkan jiwa,” jelas Hilmi.
Amanat kedua, hendaknya para kader PKS melakukan konsolidasi orientasi, yaitu hanya menjadikan Allah dalam setiap amal di segala bidang. Sehingga, orientasi inilah yang pada gilirannya akan melahirkan semangat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khoirot).

“Kejelasan orientasi Alloh SWT seperti digambarkan pada ayat ‘walikulli wijhatun huwa muwalliiha’. Setiap orang harus punya orientasi dalam mencapai sesuatu. Setelah jelas orientasi, barulah fastabiqul khoirot,” tambah Hilmi. Amanat ketiga, konsolidasi integrasi. Hilmi menekankan poin ini sebagaimana prinsip dari ajaran Islam, yaitu totalitas dan menyeluruh (syammil mutakammil). Maksudnya, agar setiap potensi sumber daya manusia yang ada di PKS dapat teringrasikan demi tegaknya Islam.

“Apakah itu, generasi tua, generasi muda, ikhwan (putra), akhwat (putri) harus terintegrasi dalam satu kesatuan yang utuh. Jangan sampai yang satu tidak merasa ada hubungan dengan yang lain,” pesan Hilmi. Ulama lulusan Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur ini berharap dengan adanya Rakornas ini tiga konsolidasi tersebbut dapat tercapai. Setelah tercapai, kader-kader PKS haruslah segera melakukan urusan kebaikan lainnya.

Pidato di Rakornas PKS, Prabowo: Ojo Lali, Ojo Dumeh, Ojo Ngoyo


DEPOK (12/1) - Forum Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PKS di Depok kali ini ada yang berbeda. Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto didaulat menjadi pembicara tunggal dalam sesi Leadership Talk di hadapan peserta Rakornas. Mantan Danjen Kopassus tersebut menyampaikan tiga hal prinsip utama dalam menjalankan kepemimpinan. Tiga prinsip itu didapatnya dari Presiden Suharto saat dirinya masih aktif sebagai Tentara Nasional Indonesia (TNI).

"Saat saya masih aktif di tentara, dan akan ditugaskan ke daerah operasi, saya pernah dipanggil Presiden Suharto. Dipanggil presiden yang juga jenderal bintang empat, saya berpikir akan diberi sangu (bekal). Apalagi beliau juga mertua. Tenyata pertemuan tidak sampai lima menit. Presiden hanya berpesan Ojo Lali, Ojo Dumeh, Ojo Ngoyo. Jadi ini 'sangu' untuk saya," ujar Prabowo dalam Leadership Talk di ajang Rakornas PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Selasa (12/1/2016).

Prabowo mengungkapkan tiga hal tersebut hingga saat ini masih dipakai sebagai prinsip dalam menjalankan amanah kepemimpinan di berbagai bidang. Ojo Lali, lanjut Prabowo, berarti jangan lupa terhadap ajaran-ajaran yang pernah diterima dalam hidup, baik ajaran agama, militer, sosial budaya, maupun ajaran dari orang tua. Ojo dumeh, lanjut Prabowo, berarti jangan sombong dalam kehidupan. Dalam organisasi, seorang pemimpin harus selalu berada di depan dan memberikan teladan kepemimpinan. Pemimpin harus mampu mengayomi yang dipimpinnya. Ojo Ngoyo, berarti jangan memaksa hal-hal yang di luar kemampuan. Menurut Prabowo, pemimpin harus bekerja keras dan maksimal dalam berusaha sebaik mungkin mencapai target-target dan menerima apapun hasilnya.
"Pelajaran tiga kalimat dari Pak Harto itu nilainya sangat sulit untuk dikuantifikasi. Sampai sekarang di bidang militer, bisnis, dan politik saya pakai sebagai alat kepemimpinan saya. Saya tidak lupa dengan ajaran-ajaran yang saya terima, tidak sombong dan tidak memaksakan diri. Selalu berusaha yang terbaik dan menerima apapun hasilnya tanpa harus memaksakan diri," cetusnya.
Prabowo pun mendapat tepuk tangan meriah dari 800 peserta Rakornas PKS selepas memberikan pidatonya selama lebih dari satu jam.


Rakornas dihadiri pimpinan pusat PKS antara lain Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro Periode 2010-2015 KH Hilmi Aminuddin, Sekjen Taufik Ridho, Ketua MPP Suharna Surapranata, Ketua DSP Surahman Hidayat, Ketua FPKS DPR RI Jazuli Juwaini, dan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Prabowo: Aktivis Islam Harus Warnai Politik

DEPOK (12/1) -- Sosok ketua umum sekaligus ketua dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto memang selalu menarik perhatian. Kehadirannya dalam acara Rakornas PKS 2016 Selasa (12/1) juga sangat spesial. Karena ia rela menunda keberangkatan ke Eropa untuk perjalanan bisnisnya.

“Kedatangan Pak Prabowo dalam Rakornas PKS kali ini harus kita apresiasi. Beliau sampai rela menunda penerbangan ke Eropa, hanya untuk bisa bertemu kita semua disini,” jelas Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dalam sambutannya. Kedatangan mantan danjen Kopassus dalam Rakornas PKS ini dalam rangka mengisi Leadership Talk. Berbicara lebih dari satu jam didepan 800-an peserta Rakornas PKS, Prabowo mengungkapan pada seluruh kader PKS agar tidak perlu ragu dalam berpolitik. Menurutnya aktivis Islam harus berpolitik untuk mewarnai kehidupan bangsa menuju arah lebih baik.

“Kemerdekaan Indonesia ini terwujud juga karena banyaknya pengorbanan para ulama dan pejuang Islam. Jadi saya pikir tak jadi masalah untuk aktivis Islam terus terjun dalam dunia politik,” tegasnya.
Prabowo juga mengungkapkan kekagumannya pada sosok Sholahudin Al Ayyubi.“Saya pernah membaaca dua biografi, Sholahudin Al Ayyubi dan Richard The Lion Heart. Keduanya adalah musuh dalam perang salib. Walau begitu, keduanya saling menghormati,” jelasnya.
Kekaguman Prabowo pada sosok pembebas Jerussalem tersebut terutama karena kebesaran hati pahlawan besar Islam itu saat melihat Richard jatuh dari kudanya dalam peperangan.

“Sholahudin seketika meminta anak buahnya menjauh dari Raja Richard. Dikirimnyalah seekor kuda untuk digunakan sang penguasa Britania Raya itu,” terangnya.
Prabowo menjelaskan lebih jauh bahwa pemimpin besar harus mampu memberikan contoh pada para anak buahnya. Selain itu juga harus dihormati oleh musuh-musuhnya.
“Sholahudin memberikan kita pelajaran bahwa seorang panglima, musuh sekalipun harus dihormati dan kalau harus kalah, panglima musuh harus kalah dengan terhormat,” jelas Prabowo.
Pidato Prabowo dikahiri dengan standing applaus dari seluruh peserta yang hadir di Aula Hotel Bumi Wiyata Depok, disertai dengan pekik takbir dan merdeka.

Prabowo: Gerindra Tetap Sahabat PKS

DEPOK (12/1) - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto mengakui kedekatan partainya dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Mantan Danjen Kopassus tersebut menegaskan apapun dinamika politik yang berkembang, Gerindra tetap sahabat PKS.

"Apapun yang diputuskan pemimpin-pemimpin PKS, Gerindra selalu menjadi sahabat bagi PKS," ujar Prabowo saat berbicara di sesi Leadership Talk dalam Rakornas PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Selasa (12/1/2016).

Pernyataan Prabowo terkait dengan rumor seputar dinamika politik PKS beberapa minggu terakhir. Prabowo meyakini, para pemimpin PKS mempunyai niat yang tulus untuk membangun bangsa dan negara serta menyejahterakan rakyat.

"Niat kita adalah niat yang baik. Saya yakin tokoh-tokoh PKS mempunyai niat baik, hati mereka baik untuk bangsa dan negara. Kalau niat sudah sama-sama baik dan positif, kita ingin bersama-sama bekerja sebik-baiknya untuk rakyat kita. Demikian komitmen kita, ingin berpikir baik bertindak baik untuk kepentingan masyarakat dan rakyat yang kita cintai," ucapnya.

Prabowo berharap kerjasama yang selama ini terbangun antara Gerindra dengan PKS dapat berlanjut terus, tidak hanya sebatas pada kerjasama pilkada. Dia lalu mencontohkan kerjasama Gerindra-PKS selama ini menghasilkan banyak keberhasilan di pilkada.


"Di Garut kita kerjasama dan berhasil. Di Bandung kita bekerjasama dan berhasil. Di Sumbar juga. Kalau PKS-Gerindra selalu berhasil, kenapa tidak terus berlanjut. Tapi Gerindra selalu berpikir positif. Kita tidak ragu dengan cita-cita PKS terhadap rakyat dan bangsa Indonesia," pungkasnya.

Selasa, 05 Januari 2016

Kunjungi Kantor DPW PKS Kalteng, Ketua Majelis Syuro Mendapat Layanan Pijat Refleksi

Palangka Raya, Senin (4/3) Agenda Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Salim Segar Al-Jufri ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah dalam rangka acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang di hadiri ribuan jamaah di Masjid Raya Nurul Islam Palangka Raya. Kegiatan tersebut di hadiri oleh para tokoh, ulama, Calon Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, Rektor IAIN Palangka Raya, Wakil Walikota Palangka Raya, Ketua PWNU Kalteng dan masyarakat muslim di Palangka Raya. Setelah itu Ketua Majelis Syuro PKS bersama Ketua DPP PKS Wilayah Dakwah Kalimantan, Habib Aboe Bakar Al Habsyi melakukan pertemuan dengan Calon Gubernur Kalimantan Tengah Nomor Urut 1 yaitu H. Sugianto Sabran di Hotel Aquarius secara kekeluargaan sebagai pasangan yang di dukung oleh PKS Kalteng. 
        Dilanjutkan dengan agenda kunjungan Ketua Majelis Syuro PKS ke kantor DPW PKS sebagai pusat khidmat masyarakat di dampingi oleh Habib Aboe Bakar Al Habsyi dan Jajaran pengurus DPW PKS Kalteng. Setelah dialog bersama Jajaran Pengurus DPW PKS Kalteng di kantor PKS yang telah menjadi kepemilikan sejak lima tahun lalu dari sumbangan para kader se-Kalimantan Tengah. Jajaran Pengurus memberikan kejutan kepada Ketua Majelis Syuro PKS, Habib Salim Segar Al-Jufri dengan layanan pijat refleksi yang di tangani oleh kader Mahfudz Kurniawan Hidayat. Menurut Mahfudz, dirinya pernah belajar pijat secara khusus saat kuliah jurusan pendidikan olahraga, sehingga kemampuan apapun di harapkan memberikan manfaat bagi orang lain, termasuk pijat refleksi.
         Setelah selesai Habib Salim Segar al Jufri, giliran Habib Aboe Bakar Al Habsyi turut merasakan layanan pijit refleksi ala Kader PKS. Sementara itu, Ketua DPW PKS Kalteng menyampaikan bahwa kantor DPW PKS Kalteng, Heru Hidayat sedang di renovasi untuk menjadikan kantor sebagai pusat layanan masyarakat. Dan insya Allah dalam waktu dekat kita akan menjadikan kantor PKS sebagai pusat kegiatan dan layanan masyarakat dari hari senin sampai minggu ungkap Heru. Heru berharap "semoga upaya kita melakukan pelayanan dan pusat khidmat, menjadikan PKS bersahabat dengan masyarakat, dekat dengan masyarakat, dan memberi manfaat setiap saat". Keterangan Photo : Ketua Majelis Syuro PKS, sedang mendapatkan layanan pijat refleksi dari kader PKS, Mahfudz Kurniawan Hidayat

Jadilah Perekat Masyarakat

Palangka Raya, Selasa (4/1) Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah, Heru Hidayat menyampaikan bahwa di tengah-tengah keragaman yang ada di masyarakat dan dinamika persaingan yang terjadi, maka potensi adanya konflik di masyarakat semakin terbuka. Oleh karena itu, Heru menghimbau kepada para tokoh dan seluruh elemen masyarakat yang ada di Kalimantan Tengah agar menjadi perekat di masyarakat, sehingga agenda apapun yang dilakukan di Kalimantan Tengah tetap kondusif dan fokus bagaimana membangun daerah secara bersama-sama. Menurut Heru, hal tersebut sangatlah penting sebagai upaya pemersatu para tokoh dan seluruh elemen masyarakat yang ada di Kalimantan Tengah untuk turut berperan dalam potensi kebersamaan untuk terwujudnya Kalimantan Tengah lebih baik lagi. 
      Saat ini kita membutuhkan para tokoh dan anak bangsa yang memiliki keinginan tulus untuk tetap menjaga persatuan di masyarakat sehingga akan semakin kuat daya kohesif yang ada di daerah ungkap Heru. Di tengah tantangan menghadapi agenda pemilihan kepala daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah januari 2016 ini, Heru menghimbau seluruh masyarakat agar tetap prioritas pada pelaksanaan pemilihan yang aman, damai dan saling menjaga persatuan di masyarakat. Menurut Heru, jika upaya perekat di masyarakat tidak tumbuh dengan baik maka potensi konflik akan sangat terbuka dan akan sangat merugikan tidak saja kelompok tertentu namun juga semua masyarakat dan pembangunan Kalimantan Tengah. 
      Oleh karena itu, Heru mengajak semua elemen untuk bisa mengedepankan sikap saling menghargai dan menghormati pilihan masing-masing. Jadi kita harus fokus pada jalannya pemilukada secara aman dan lebih pada kesiapan substansi bagaimana caranya membangun Kalimantan Tengah secara maju dan sejahtera ungkap Heru. Meskipun tantangan yang akan datang itu tidak mudah untuk kita lewati, namun kita harus optimis bahwa diantara kekuatan pembangunan itu adalah sinergi potensi yang ada di masyarakat dan fokus pada upaya menuju tujuan bersama. Sementara tahapan pemilihan kepala daerah adalah diantara proses untuk bisa terlaksananya pemilihan kepada daerah secara aman, damai, dan bermartabat ungkap Heru. 
        Sehingga menurut Heru, PKS Kalimantan Tengah akan berupaya menjadi perekat di masyarakat, bersama masyarakat dan turut mengayomi masyarakat Kalimantan Tengah. Menurut Heru, Setelah kita mampu merekatkan seluruh potensi dan kekuatan yang ada di masyarakat Kalimantan Tengah, maka kita bisa fokus bagaimana semua pihak memiliki peran positif bagi pembangunan Kalimantan Tengah dan bersinergi antara satu dengan yang lainnya. Maka jika kita mampu bersinergi sesama anak bangsa yang ada di Kalimantan Tengah, ini menjadi modal kita untuk bisa bersuara satu isu bersama di tingkat nasional maupun internasional. Sehingga menurut Heru, daya kohesif masyarakat Kalimantan Tengah akan meningkatkan masyarakat untuk produktif pada ide dan karya yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Sabtu, 02 Januari 2016

PKS KALTENG PERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW

Palangkaraya - Dalam memperingati maulid nabi Muhammad SAW 1437 H. DPW (Dewan Pengurus Wilayah) PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Provinsi Kalimantan Tengah bidang Pembinaan Ummat DPW PKS Kalteng bekerjasama dengan pengurus Masjid Raya Nurul Islam yang beralamat di Jalan Ahmad Yani Palangkaraya mendatangkan 3 habib sebagai penceramah di maulid tersebut.
     Ketiga Habib yang sebagai penceramah di acara maulid nabi adalah Habib Salim Segaf Al-Jufri menjabat sebagai Ketua Majelis Syuro PKS, Habib Aboe Bakar Al-Habsyi menjabat sebagai ketua DPP PKS Wilayah Daerah Kalimantan dan juga sekarang berada di komisi III DPR -RI Periode 2014-2019 dan Habib Muhammad Al-Bahar.
    Acara maulid Nabi Muhammad SAW ini akan dilaksanakan pada hari minggu, tanggal 3 januari 2016, Pukul 19.00 WIB di Masjid Nurul Islam Palangka Raya yang bertemakan "teladani Rasullulah, eratkan ukhuwah, raih kemenangan ummat". Acara ini juga sebagai langkah awal muhasab akhir tahun 2015 dan resolusi di tahun 2016.
    "Harapannya acara maulid Nabi Muhammad SAW berjalan dengan lancar, dan semoga masyarakat kota Palangkaraya turut hadir dan meramaikan agenda ini karena agenda ini sangat penting untuk mengingat Nabi Allah SWT sebagai utusan-Nya di bumi ini dan sebagai Nabi terakhir akhir zaman serta Nabi ummat terakhir, jelas Heru Hidayat selaku Ketua DPW PKS Kalteng.
   "Selain itu juga perlunya kita lebih jauh mengenal Nabi Muhammad SAW sebagai tauladan kita dan junjungan kita, karena nabi Muhammad SAW kita dapat merasakan manisnya berislam, manisnya iman dan manisnya insan sebagai ciptaan Allah SWT, "lanjut Heru.
     "Dengan agenda memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kita sebagai ummat nya semoga semakin dekat, semakin mengenal nabi kita dan semakin cinta serta semakin rindu kepada nabi Muhammad SAW," terang Heru.