Senin, 15 Februari 2016

Jangan Ada Teror, Kita Semua Ingin Damai


Palangka Raya, Minggu (14/2) Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah, Heru Hidayat menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kalimantan Tengah setelah keputusan hasil rekapitulasi KPU agar tetap menjaga kebersamaan dan tidak terpancing dengan upaya provokasi apalagi dalam bentuk teror. Hal ini di ungkapkan Heru di sela-sela kegiatan silaturahim bersama wartawan. 

Menurut Heru, pada dasarnya masyarakat yang ada di Kalimantan Tengah sangat berharap pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur berlangsung aman dan damai agar masyarakat segera mendapatkan layanan pembangunan ungkap Heru. Wajar saja semua pihak mengutuk jika ada upaya yang mengarah teror yang tidak bertanggungjawab di masyarakat, termasuk kepada para penyelenggara pemilihan kepala daerah yang telah menjalankan tugasnya mensukseskan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah ungkap Heru. Jika memang benar apa yang di ungkapkan Ketua KPU Kalteng di media yaitu adanya upaya teror maka kita berharap jangan ada teror kepada pihak manapun agar prosesnya berjalan saling menghargai dan sesuai aturan yang berlaku.

Secara pribadi saya mengucapkan banyak terima kasih kepada para pihak baik itu penyelenggara pemilukada, TNI, Polri, maupun masyarakat di Kalimantan Tengah yang telah berupaya mengamankan pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah ungkap Heru.

Ini momentum bagi kita semua tentang pelaksanaan pemilihan kepala daerah, karena berikutnya ada 2 (dua) Kabupaten yang akan siap menggelar pemilihan kepala daerah di tahun 2017 ujar Heru

Saya yakin dalam beberapa kunjungan ke masyarakat, mereka menginginkan suasana dan kondisi yang aman serta kondusif untuk bisa menunjang aktifitas kerja maupun perekonomian masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, Heru menghimbau agar kita tetap menjaga kebersamaan dalam upaya membangun Kalimantan Tengah yang lebih maju dan sejahtera. Kita semua harus menghargai setiap tahapan yang dilakukan termasuk dalam menempuh jalur hukum yang di telah diatur. Selagi itu menjadi pola kita dalam berdemokrasi terutama pemilihan kepala daerah maka kita harus saling menghargai upaya tersebut. Bahkan Heru berharap jika nantinya Mahkamah Konstitusi (MK) mengambil keputusan secara adil, maka sudah saatnya kita menjalin kebersamaan baik itu calon maupun para pendukung dari berbagai partai atau masyarakat untuk bersama membangun Kalimantan Tengah.

0 komentar:

Posting Komentar