Minggu, 18 September 2016

Materi Seminar Nasional 2016

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

Kamis, 15 September 2016

PKS Distribusikan 76 Ribu Hewan Kurban dari Aceh hingga Papua

Jakarta (14/9) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendistribusikan lebih dari 76 ribu hewan kurban di seluruh Indonesia. Hewan-hewan kurban tersebut didistribusikan melalui jalur struktur resmi partai dari tingkat pusat hingga Dewan Pengurus Ranting (DPRa) atau.setingkat kelurahan/desa.

"Hal itu masih angka kasar karena tentu banyak juga anggota PKS yang tidak menyalurkannya lewat jalur struktur partai, melainkan langsung ke masyarakat lewat masjid, surau, yayasan atau lembaga pilantropi," ujar Ketua Bidang Humas DPP PKS Dedi Supriadi di kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta, Rabu (14/9/2016).
Dedi merinci, total hewan kurban yang didistribusikan struktur resmi PKS dari Aceh hingga Papua berjumlah 76.600 hewan yang terdiri dari 67.025 kambing dan 9.575 sapi.

"Alhamdulillah terlaksana cukup baik karena 76 ribu hewan kurban di seluruh Indonesia adalah bukti anggota PKS memahami benar tentang esensi berkurban," jelasnya.
Lebih lanjut Dedi mengatakan, PKS secara resmi memang mengintruksikan setiap anggotanya baik di lembaga legislatif pusat dan daerah maupun di lembaga eksekutif sebagai kepala daerah untuk untuk mengalokasikan sapi kurban. 

Secara swadaya, struktur PKS di tingkat provinsi hingga kelurahan juga menyalurkan hewan kurban.
"Kurban adalah salah satu ritual yang menggabungkan aspek hablimminallahi dan hablumminnaasi. Oleh karenanya PKS mengimbau agar struktur dan anggota partai meramaikan hari raya ini bersama masyarakat. Ikut menggembirakan seluruh umat dan menyebarkan daging hewam kurban ke seluas mungkin khalayak," pungkas Dedi.
  
Keterangan Foto: Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dalam Pilkada 2017 Mardani Ali Sera (MAS) sedang sembelih hewan kurban di Jakarta Utara

Rabu, 14 September 2016

KETUK PINTU, BAGI DAGING KURBAN

PALANGKA RAYA, Senin (12/9) Ketuk pintu rumah masyarakat untuk pembagian daging kurban yang di lakukan oleh para kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Kalimantan Tengah dalam pelaksanaan kurban tahun 2016. Menurut Ketua Umum PKS Kalteng, Heru Hidayat, ST di sela kesibukannya membagikan daging kurban, "program ini dilakukan dalam rangka untuk mendekatkan para kader dengan masyarakat dan mengetahui kondisi masyarakat baik tetangga, kenalan maupun masyarakat yang ada di sekitarnya termasuk di beberapa desa". 

Oleh karena itu momentum Idul Adha menurut Heru adalah upaya para kader agar mengoptimalkan peran khidmat di masyarakat. Dengan model ketuk pintu rumah masyarakat akan di mudahkan untuk langsung mendapatkan daging dan bisa langsung bertemu dengan para kader yang tinggal di sekitarnya. Sehingga pembagian daging kurban di harapkan mampu di terima masyarakat yang memang membutuhkan ataupun tepat sararan. 

Sementara itu ketua panitia pembagian daging DPW PKS Kalteng, Joko Mulyono menyampaikan bahwa untuk para kader yang melakukan pemotongan hewan kurban tahun ini terdistribusi ke desa-desa dengan pola kerjasama untuk proses pemotongan, sementara untuk pembagian sebagian langsung di serahkan melalui rumah-rumah warga. Menurut Joko, hal ini di lakukan agar masyarakat yang ada di desa juga turut mendapatkan manfaat adanya daging kurban. Target secara keseluruhan adalah 60 ekor sapi se-Kalimantan Tengah, sementara untuk di Kota Palangka Raya ada sekitar 17 ekor sapi yang di potong oleh para kader.

Minggu, 11 September 2016

Dominasi Anak Muda di Pelatihan Humas PKS Kalteng

PALANGKA RAYA— Sabtu (10/9) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bidang humas Provinsi Kalimantan Tengah menggelar pelatihan humas di Bapelkes Provinsi Kalteng, Sabtu-Minggu (10-11/9). Kegiatan yang dibuka Ketua Umum PKS Kalteng, Heru Hidayat, ST itu menghadirkan pemateri dari DPP PKS yaitu wakil ketua bidang Humas, Hartono, SP beserta tim dari Jakarta.

Ketua bidang humas PKS Kalteng, Yeni Qadhira, ST menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas dan keterampilan pengurus humas PKS se-Kalteng dalam ke-humas-an,khususnya literasi, sosial media, desain grafis dan foto. Selain itu, dalam rangka peningkatan kemampuan, wawasan, dan ilmu tentang proses pengambilan,pengolahan data dan informasi publik dalam hal ini proses pemberitaan.

Uniknya peserta pelatihan di dominasi kalangan anak muda yang menjadi pengurus humas baik dari wilayah maupun daerah yang ada di Kalteng berjumlah 45 orang, terang Yeni. Yeni mengatakan, di era reformasi saat ini, kita dituntut harus mampu responsif cepat terhadap setiap perkembangan, baik yang terjadi diinternal PKS maupun informasi yang sumbernya dari media cetak maupun elektronik termasuk on line.

”SDM kader di lingkup PKS jangan tertinggal, utamanya dalam hal pemberian informasi khususnya terkait berbagai kegiatan yang dilakukan oleh PKS ujarnya. Banyak hal bisa diekspose dari potensi kader dan juga perannya di masyarakat, hanya saja salah satu kendala kita ketersediaan SDM yang terlatih dalam pemberian informasi masih perlu di tingkatkan sehingga kebutuhan pelatihan menjadi sangat penting.

Melalui pelatihan peningkatan SDM di bidang humas diharapkan dapat meningkatkan kompetensi SDM kader di bidang tersebut,”kata Ketua bidang humas PKS termuda itu. Yeni mengatakan, untuk kepentingan publikasi yang luas, humas membutuhkan peran media,sehingga di perlukan hubungan yang baik dengan kelangan media. Agar hubungan tercipta dengan baik, lanjut Yeni perlu mengenali dunia pers dengan baik pula, seperti karakteristik, wartawan,format media serta cara kerja wartawan dan hal lainya, kata Yeni