
Salah satu poin penting
dalam Rakornas PKS 2016 adalah PKS mendorong pemilihan umum (pemilu) dengan
sistem proporsional tertutup.
Presiden PKS Mohamad
Sohibul Iman menjelaskan bahwa PKS tetap pada uapaya mendukung sistem pemilu
berdasar proporsional tertutup. Menurut doktor lulusan Jepang ini, Indonesia
harus mengadopsi demokrasi yang subtantif dan low cost politic.
“Dengan model pemilu
sekarang, seorang yang punya uang dan dekat dengan penguasa partai dengan mudah
mendapatkan nomor atas untuk ikut serta dalam pemilu legislatif. PKS ingin
sistem kepartaian yang berpihak pada kader partai itu sendiri,” jelas Sohibul
Iman dalam Konferensi Pers Rakornas PKS 2016, Rabu (13/1/2106).
Pria yang akrab disapa
Kang Iman ini menambahkan PKS mendorong sistem proporsional tertutup agar
seluruh partai mau melakukan kaderisasi dini di seluruh wilayah.
Menurutnya praktis saat
ini partai-partai banyak melakukan potong kompas dengan menempatkan seseorang
yang populer maupun banyak uang untuk mendongkrak suara.
Sohibul menyebut
kondisi saat ini hasilnya jauh dari harapan. "Kita menginginkan DPR yang
berkualitas, hulunya ada di sistem pencalegan. Dengan sistem proporsional
tertutup, partai ini didorong untuk menghasilkan kader yang berkualitas dan
diakui masyarakat luas,” tegasnya.
0 Komentar