
Heru menyarankan pemerintahan agar mendapatkan informasi langsung dari lapangan, karena warga yang terdampak asap itu tidak saja yang berada perkotaan di Palangka Raya, namun juga yang berada di desa-desa baik Kota Palangka Raya maupun beberapa Kabupaten lainnya. Sebagaimana yang dilakukan oleh PKS Kalimantan Tengah langsung mendatangi warga desa yang berada di Kabupaten Pulang Pisau, dimana mereka menjadi warga terdampak di luar perkotaan yang tidak memiliki aliran listrik, jarak yang cukup jauh dan harus di tempuh dengan jalur sungai ujar Joko Mulyono selaku ketua regu kepanduan. Bahkan rencana senin (26/10) pihak Gerakan Nasional Tanggap Asap (Genta) PKS Kalimantan Tengah bekerjasama dengan BPBD Kota Palangka Raya akan melepas keberangkatan sebagaian yang akan melakukan evakuasi bersama PKS tahap kedua. Menurut Joko Mulyono "Jika tidak ada halangan infonya Walikota Palangka Raya akan turut melepas proses evakuasi bersama ini dari Posko Genta PKS Kalteng". Sementara Ketua Genta PKS Kalteng, Agus Syamsudin Majid, SE menyampaikan bahwa saat ini kita terus berkoordinasi dengan Genta PKS Pusat untuk bisa terus bersinergi dalam penanganan bencana asap di Kalimantan Tengah. Menurut Agus, saat ini Genta PKS Kalteng telah menyiapkan regu pemadaman yang intens turun ke titik -titik kebakaran, pelayanan kesehatan di lingkungan warga dan posko Genta PKS Kalteng, penyiapan hotel, aula, dan rumah tempat singgah yang sampai saat telah beroperasi penggunaannya.
0 Komentar