Palangka
Raya – Kalteng beberapa hari yang lalu mengadakan perlehatan akbar pemilukada
untuk menentukan pilihan kepala daerah Kalimantan Tengah selama 5 tahun kedepan
pada hari rabu kemarin (27/01).
5 februari mendatang adalah sidang pleno KPU Kalimantan Tengah untuk penetapan
pasangan calon yang akan menang di pemilukada 2016. Pemilukada Kalimantan
Tengah ini yang sebelumnya jadwalnya 9 Desember di undur menjadi tanggal 27
Januari 2016. Tanggal pengunduran ini dikarenakan salah satu pasangan calon
nomor urut 3 bermasalah terkait persyaratan menjadi calon gubernur dan wakil
gubernur Kalimantan Tengah.
Sampai
saat ini 29 januari perolehan quick count
maupun real count pasangan nomor urut
1 H. Sugianto Sabran calon gubernur kalteng dan wakil gubernur kalteng Habib H.
Said Ismail ataupun yang disingkat menajadi SOHIB menang di 9 kabupaten di
pemilihan kepala daerah Kalteng.
Adapun
9 kabupaten tersebut Kabupaten Kotawaringin Timur jumlah perolehan suara
98.430, Kabupaten Seruyan 26.215 suara, Kabupaten Kotawaringin Barat perolehan
suara 49.830 suara dan Kabupaten Lamandau 18.115 suara, Kabupaten Sukamara
11.223 suara, Kabupaten Barito Utara perolahan suara 32.100 dan Kabupaten
Barito selatan jumlah suara yang diperoleh 31. 889, sedangkan Kabupaten Kapuas
84.320 suara serta Kabupaten Pulang Pisau mendapatkan jumlah suara 28. 795.
Hasil
dari perhitungan 13 Kabupaten dan 1 kota Madya di Kalimantan Tengah SOHIB
memperoleh jumlah total suara 493. 788 presntase 53, 06% sedangkan pasangan
nomor urut 2 WIBAWA (Willy M. Yoseph -Wahyudi) 436.825 % presentase 46,94%.
Hasil
quick count dan real count baik di media mengatakan hampir semua mengatakan
nomor urut satu menang. Saya sebagai ketua tim kepemenangan memohon kepada
semua tim untuk tetap kondusif jangan sampai terpancing, agar Kalimatan Tengah
tetap kondusif. Kita sama-sama mengawal suara ini hingga 5 pebruari 2016 sampai
penetapan dari sidang pleno KPU,” ungkap Ir. Abdul Razak ketua tim kepemenangan
nomor urut 1 SOHIB saat konferensi pers di hotal Swisbel Danum di Palangka Raya
barusan ini yang dihadiri perwakilan Partai Politik yang mengusung Golkar, PPP,
Demokrat, PKS, PAN, PKB dan Gerindra serta dihadiri ketua Nahdatul Ulama Kalteng
dan Ketua Muhammadiyah Kalteng.
H.
Sugianto menjelaskan bahwa dari perbedaan perolehan suara yang beda tipis ini,
tim kepenangan SOHIB berharap kepada pasangan WIBAWA untuk tidak menggugat ke
MK jika hasil pleno dari KPU yang 5 pebruari beda hanya 2 persen. Kami akan
merangkul semua golongan etnis maupun agama, untuk sama-sama membangun
Kalimantan Tengah yang lebih baik dan bermartabat kedepannya.
“Demi menjaga ketat form
C-1 PKS Kalteng juga turut membantu pengamanan dan pengawalan formulir C-1 yang
dihasilkan dari TPS, hal ini dilakukan untuk menjaga agar kejadian yang tidak
diinginkan terjadi, “ ungkap Syamsudin Majid Sekretaris DPW PKS Kalimantan
Tengah saat menghadiri konferensi pers SOHIB. Sedangkan Ketua DPW PKS
Kalimantan Tengah tidak dapat berhadir karena sedang berada di Sampit dalam
pengawalan suara SOHIB di Kabupaten Kotawaringin Timur.
0 Komentar