Paparan Ketua Umum PKS Kalteng di hadapan 300 peserta dan dosen UMP pada Seminar Politik dan Pemilukada

Palangka Raya, Selasa (16/12) Pagi itu terasa menyegarkan, berbeda dengan kondisi dua bulan lalu yang sangat pekat dengan kabut asap...

Ketua DPW PKS Kalteng Motivasi Anak-anak Pedesaan

Katingan, Jum'at (13/11) Bersama anak-anak sekolah satu atap yang berada di Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah...

Membangun Tradisi Silaturahim

"Meski berbeda, tidak menyurutkan kita untuk terus menjalin silaturahim. Dan kita berharap bisa saling bekerjasama dalam hal yang di sepakati dan bertoleransi dalam hal yang berbeda"...

Senin, 02 April 2018

PKS Kalteng Cetak Ratusan Perempuan Tangguh dan Siaga Bencana


Upacara pembukaan LATANSA PKS Kalteng
 di Bumi Perkemahan Nyaru Menteng Palangkaraya

Palangkaraya- LATANSA merupakan sarana pembekalan dan penyiapan kader perempuan PKS yang siap siaga yang didukung penuh dan diresmikan oleh presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman.

LATANSA yang merupakan singkatan dari Latihan Perempuan Siaga menjadi salah satu kegiatan yang sangat di tunggu oleh kader perempuan PKS khusunya di Kalteng. Hal ini terlihat dari persiapan matang yang dilakukan jauh hari, semangat dan antusias. Peserta datang dari berbagai penjuru Kalimantan Tengah bahkan dalam kondisi hamil pun ikut dalam kepesertaan.

Dilaksanakan selama 2 hari 30-31 Maret 2018 di Bumi Perkemahan Nyaru Menteng kota Palangka Raya. Kegiatan ini sedikitnya dihadiri oleh ratusan orang dari berbagai daerah di Kalteng: Pangkalan Bun, Sukamara, Seruyan, Sampit, Kapuas, Murung Raya, Katingan, Lamandau, Pulang Pisau, Gunung Mas dan Buntok.

Dibuka secara resmi oleh ketua DPW PKS Heru Hidayat dalam apel pembukaan. 

Ketua DPW PKS Kalteng saat memberikan pidato di upacara pembukaan LATANSA

Heru berpesan kepada kader perempuan untuk tetap semangat dalam kebaikan dan senantiasa membekali diri dengan berbagai keterampilan. 

"Beberapa diantaranya akan banyak didapatkan dalam kegiatan LATANSA ini. InsyaAllah semua bekal sebagai kader perempuan akan didapatkan pada kegiatan ini baik ruhiyah, fikriyah dan jasadiyah, "ujar Heru bersemangat. 

"Semua itu menjadi bekal wajib bagi setiap kader perempuan agar mampu mengambil peran dan memberikan manfaat sebesar-besarnya keluarga, masyarakat dan bangsa," lanjut Heru

Kegiatan ini semua peserta mendapatkan pelatihan bagaimana melakukan Pertolongan Pertama pada Musibah dan menerapkan pola hidup sehat yang disampaikan oleh Dokter dan pemateri yg berkompeten di bidangnya. 

Mendapatkan pelatihan  memandikan jenazah, Mitigasi Bencana seperti banjir dan menangani kejadian kebakaran di rumah yang di sampaikan langsung oleh ketua BKO (Bidang Kepemudaan dan Olahraga) Joko Mulyono. Tidak lupa bekalan jasadiyah seperti kegiatan fisik dan olah raga.

Selain itu juga peserta mendapatkan materi tentang siaga IT (Information Technology) yang diisi oleh Yeni Ketua Bidang Humas DPW PKS Kalteng. Dalam kesempatan ini para kader diingatkan untuk bijak dalam bermedia sosial, sehingga kader tidak menyebarkan berita hoax yang begitu cepat menyebar di masyarakat melalui medsos.

Dalam pelatihan ini juga tidak lupa taujih penyemangat tentang peran perempuan  dalam Islam dan peradapan dari Ust. Amanto surya Langka, Lc.

Dan juga mendapatkan bekalan ruhiyah dengan target tilawah minimal 2 juz dan hafalan Quran selama kegiatan.

Pada kegiatan ini berkesempatan hadir pula staff Santika dari DPP PKS, memberikan arahan bagaimana peran perempuan dan kontribusinya terhadap partai, bagaimana kader perempuan harus terus senantiasa mengasah dan membekali diri dengan berbagai keterampilan untuk menjadi  batu bata dalam bangunan peradapan bangsa.

Ditutup dengan upacara penutupan penuh khidmat yang dikomandani oleh Elin Ismanyanti, S.Pd selaku Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga PKS Kalteng. Dibawah guyuran hujan lebat peserta tidak bergeming untuk berteduh tetap berdiri tegak hingga upacara selesai. 

Dalam upacara penutupan juga dilakukan penyematan slayer kepada perwakilan peserta oleh  Staff Santika DPP PKS Qin Gin Yoga. 

Qin Gin menyatakan bahwa Semua peserta LATANSA Dasar dinyatakan Lulus.

Qin Gin berharap dengan kegiatan ini para kader menjadi terampil dan siap siaga dalam kondisi apapun dan semoga militansi kader, tercapai.

Penutupan upacara LATANSA diakhiri dengan penyerahan bantuan PKS Kalteng berupa alat-alat bersih ke pengurus mesjid Bumi Perkemahan Nyaru Menteng Palangkara yang diserahkan oleh Bendahara DPD PKS Palangkaraya Radin. 

Bendahara DPD PKS Palangkaraya 
menyerahkan bantuan ke pengurus mesjid 
Bumi Perkemahan Nyaru Menteng Palangkaraya

Salam-salam-an tanda akhir acara LATANSA antara peserta dengan panitia pelaksana. Harapan semua peserta,  menanti dan ingin mengikuti Latansa tahapan lanjutan berikutnya. (mg/ym)

Kamis, 22 Maret 2018

Festival Kuliner PKS kalteng Memamerkan Puluhan Kuliner Kalteng

Ketua DPW PKS Kalteng Heru Hidayat saat memberi sambutan di Workshop Pemenangan

Palangkaraya (22/03)- PKS Kalteng kali ini membuat FESKUL (Festival Kuliner) yang memamerkan puluhan makanan dan minuman khas Kalimantan Tengah di Workshop Pemenangan PKS Kalimantan Tengah yang dihadiri oleh Wilda Kalimantan Habib Abu Bakar Al- Habsyi memberikan taujih pemenangan sekaligus membuka acara, Ketua DPW kalimantan Tengah Heru Hidayat, Pengurus DPW Kalteng dan perwakilan di setiap DPD di Kalimantan Tengah  berlangsung di hotel Luwansa,  Palangkaraya.

Makanan dan minuman yang dipamerkan di festival ini diantaranya keripik singkah uei,  sambal potok kandas patin,  wadi laok behau,  sambalado singkah uei udang,  ikan sepat masak sambal hijau,  pundang lais asam manis, ikan baung siram bumbu tanak,  karondam laok,  wadi laok,  juhu asam laok,  sambal upak rambai,  kandas sarai, kandas singkah potok,  kukus pare isi mandai, pepes lais dan masih banyak lagi.

Minuman yang dipamerkan mulai dari minuman jahe ditambah serai,  kemudian ada juga minuman es serai kemudian puding campuran buah lokal khas Kalteng dll.
Beberapa Makanan dan Minuman yang dipamerkan di Festival Kuliner Kalteng.

Agenda ini dibuka dengan membaca  "Komitmen Bersama PKS Kalteng untuk Terus Bergerak Raih Kemenangan" oleh tim pemenangan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPW PKS Kalteng,  Heru Hidayat.

Isi komitmen bersama PKS Kalteng untuk terus bergerak raih kemenangan yaitu "kita adalah satu untuk satu tujuan,  bukan membuat malu tetapi agar pks maju,  bukan untuk mencaci tetapi saling memotivasi,  bukan untuk bosan tetapi saling menguatkan,  bukan untuk menderita tetapi untuk tetap bahagia,  bukan untuk sesaat,  tetapi terus memberi manfaat,  bukan untuk bimbang dan ragu tetapi untuk raih kemenangan sinergi nan kian padu".

Heru Hidayat optimis PKS akan menangan di Kalimantan Tengah dan terus memberi motivasi kepada kader-kader PKS se-Kalimantan Tengah.

"Dengan terus bergerak maka kita akan meraih kemenangan, Allah akan buka pintu kemenangan tersebut yakin dan optimis,  terus berbuat baik dn menyebar kebermanfaatan tanpa henti untuk disekeliling kita," ungkap Heru.

Akhir dari kegiatan ini membagikan hadiah kepada kelompok ibu-ibu yang telah memamerkan hasil masakan dan minuman khas Kalteng kelompoknya dan ditutup dengan pelantikan tim pemenang PKS Kalteng.(ym)


PKS Menang di Kalteng

Habib Abu Bakar Al- Habsyi memberikan taujih pemenangan sekaligus membuka acara

Palalangkaraya (22/03)- Workshop Pemenangan PKS Kalimantan Tengah yang dihadiri langsung oleh Wilda Kalimantan Habib Abu Bakar Al- Habsyi memberikan taujih pemenangan sekaligus membuka acara, Ketua DPW kalimantan Tengah Heru Hidayat, Pengurus DPW Kalteng dan perwakilan di setiap DPD di Kalimantan Tengah.

Kegaiatan ini berlangsung sangat meriah ditambah dengan hiburan nasyid anak muda di Hotel Luwansa,  Palangkaraya.

Agenda ini juga dimeriahkan dengan adanya pameran FESKUL (Festival Kuliner) puluhan makanan dan minuman khas Kalimantan Tengah dipamerkan dan bisa dicicipi.

Agenda ini dibuka dengan membacakan "Komitmen Bersama PKS Kalteng untuk Terus Bergerak Raih Kemenangan" dan ditutup dengan pelantikan tim pemenang PKS kalteng.

Ustadz Abu Bakar Al-Habsy dalam membuka acara dengan semangad membara PKS akan menang di pemilu 2019 yang tinggal 390 hari dengan cara dekat dengan Allah dan dekat dengan manusia disekelilingnya.

"Semangat merangkul kemenangan waktu kita tinggal 390 hari pemilu 2019 akan dimulai, Hari-hari yang semakin dekat,  maka harus semakin dekat kepada Allah,  maka Allah akan mendekatkan titik-titik kemenangan,  dalam segala aktivitas kita tidak terlepas dari rodhitubillahirobba wabil islami diina wabimuhammadin nabiua warosula," jelas Habib Abu Bakar Al-Habsy.

Senin, 01 Januari 2018

PKS kalteng Optimis di Tahun 2018 Elektabilitas PKS di Kalteng Naik


Palangkaraya-Rapat Koordinasi Wilayah DPW PKS Kalimantan Tengah yang dilaksanakan pada hari minggu lalu yang di hadiri oleh pengurus DPW PKS Kalimantan Tengah dan 14 DPD kota dan kabupaten di Kalimantan Tengah menyepakati beberapa hal dalam menaikkan elektabilitas PKS di Kalimantan Tengah di tahun 2018 (31/12) di Ruang Rapat kantor DPW PKS kalimantan Tengah.

Ketua DPW PKS kalimantan Tengah Heru Hidayat dan Ketua-ketua DPD se-Kalimantan Tengah pun juga optimis PKS bisa menaikkan elektabilitas PKS di Kalimantan Tengah melebihi elektabilitas PKS secara Nasional.

Heru menjelaskan di tahun 2018, PKS Kalteng akan bekerja keras untuk membentuk cabang hingga ranting disetiap kabupaten di Kalimantan Tengah.

Selain itu, juga memiliki kursi di DPRD provinsi Kalimantan Tengah dan kursi DPRD disetiap 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah," ujar Heru.

Diakhir rapat koordinasi dilakukan petandatanganan kesepakatan oleh ketua-ketua DPD se-Kalimantan Tengah yang telah disepakati dan targetan progres di tahun 2018.




Minggu, 24 Desember 2017

DPD PKS Murung Raya Resmi Mengusung "AS"


Puruk Cahu-DPD PKS Kabupaten Murung Raya mengadakan Rapat konsolidasi dalam memberikan dukungan penuh terhadap Pasangan Calon Kepala Daerah terhadap pasangan H. Aprianor dan Susilo yang disingkat dengan "AS" (24/12).

Konsolidasi ini juga dihadiri oleh pengurus DPC dan Ranting PKS se-Kabupaten Murung Raya dan Tokoh mayarakat juga turut diundang. 

Selain itu juga berhadir ketua DPW PKS kalimantan Tengah Heru Hidayat,  Sekretaris DPW kalimantan Tengah Syamsudin Majid dan ketua MSU Kalimantan Tengah Asnawi Yakis. 

Surat Keputusan Rekomendasi dukungan pasangan calon ditandatangani langsung oleh  Ketua DPD PKS Murung Raya Sirajul Rahman.

"Ada 300 desa tertinggal di Kalimantan Tengah dan ada tiga desa berstatus "sangat" tertinggal yang terletak di Kabupaten Murung Raya," ujar Sirajul.

Pasangan ini diharapkan bisa menang dan memimpin Murung Raya lebih baik ke depan dan mengejar ketertinggalan dari kabupaten-kabupaten lain di Kalimantan Tengah, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan,  ekonomi dan kesehatan dan juga agar masyarakat Murung Raya kedepannya bisa hidup sejahtera" ujar Sirajul.

Senin, 04 Desember 2017

PKS Kalteng Mamangun Lewu


Partai Keadilan Sejahtera Kalimantan Tengah (DPW PKS Kalteng) melaksanakan kegiatan rutin tahunan Kemah Bakti Nusantara (Kembara). Giat tersebut merupakan kegiatan pendidikan dan pelatihan Kepanduan PKS yang dilaksanakan dalam bentuk perkemahan yang bernilai pengabdian kepada masyarakat, selain itu juga menjadi ajang peningkatan kualitas diri kader sebagai bekal dalam berkhidmat untuk rakyat. 

Heru Hidayat saat bersama masyarakat 
membersihkan desa

Kembara PKS tahun ini diikuti oleh seluruh DPD se-Kalteng dan 130 peserta dari berbagai macam latar belakang profesi, suku dan budaya. Bertempat di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotim, Provinsi Kalimantan Tengah, dilaksanakan dari hari jum’at sampai ahad (1-3/12).

“Kembara adalah untuk memupuk, membangun kebersamaan, soliditas dan pelatihan terkait dengan siaga bencana. Kembara juga dalam rangka mempersiapkan yang terbaik untuk masyarakat. Lanjut Heru, PKS bersama masyarakat merupakan bagian dari khidmat itu sendiri” ujar Heru Hidayat, ST, ketua umum DPW PKS Kalteng dalam amanat apel pembukaan.

Kegiatan utama kader PKS Kalteng pada agenda Kembara adalah Sahabat Desa dengan mengusung tema “Mamangun Lewu” (red. Membangun Desa). Program ini bertujuan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat lebih peduli kepada sesama, membudayakan gotong royong, cinta tanah air, membangun dan menjaga bersama kelestarian alam dan budaya yang ada serta untuk membangun Negeri yang dimulai dari unit terkecil yaitu Desa. Pada realisasinya kader PKS terjun langsung melakukan bakti sosial bersama masyarakat di Desa Ujung Pandaran. 

Bentuk khidmat tersebut mulai dari bertemu dan serap aspirasi, membersihkan pantai dan pemukiman warga, pembagian tong sampah roda ke seluruh perwakilan perangkat desa (ketua RT), memakmurkan Masjid dengan mengajarkan anak-anak mengaji, bimbingan belajar matematika dan sekaligus pembagian buku-buku edukasi yang dibutuhkan. 

Sebelumnya diketahui bahwa masyarakat Desa Ujung Pandaran akan direlokasi ke tempat berbeda karena lokasi yang saat ini mereka tinggali akan dijadikan tempat Wisata Pemerintah setempat.

Selain program-program di atas, kegiatan ini juga bervariasi, diantaranya penyampaian oleh instruktur DPP & DPW PKS tentang materi-materi praktis terkait siaga bencana, pola hidup sehat, kedisiplinan kader dan wawasan kebangsaan. 

Akhir dari kegiatan Kembara DPW PKS Kalteng 2017, penyerahan secara simbolis seragam Kembara PKS kepada salah satu warga, saling bersalaman dan penutupan dengan menyanyikan Indonesia Raya serta orasi oleh Heru Hidayat di hadapan seluruh peserta. 

"PKS Kalteng optimis meraih kemenangan politik sedikitnya 1 (satu) anggota DPR RI Dapil Kalteng, DPRD Provinsi beserta Fraksi dan DPRD Kabupaten/ Kota, tuturnya, disambut pekikan takbir serentak oleh peserta Kembara, (3/12).

Sabtu, 02 September 2017

TERHARU DIANTAR DAGING QURBAN


Palangka Raya, Jum'at (1/9) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah di hari pertama Idul Adha melakukan program ketuk pintu warga. 

Program ini dilakukan untuk membagikan daging kurban yang telah disiapkan para kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Kalimantan Tengah langsung kepada warga yang membutuhkan dengan cara ketuk pintu. Sementara total jumlah yang di kurbankan 40 ekor Sapi dan 15 ekor Kambing yang tersebar di 14 Kab/Kota Ujar Heru Hidayat, ST selaku Ketua Umum PKS Kalteng. 

Menurut Heru, program ini di lakukan sebagai pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan, sehingga kita lakukan layanan antar langsung ke rumah dengan ketuk pintu. Selain itu adalah memastikan bahwa yang menerima adalah mereka yang prioritas mendapatkan dan sekalian mengetahui kondisinya. 

Heru berharap program ini adalah bagian dari cara para kader PKS untuk  melakukan khidmat kepada masyarakat dan tentu saja akan semakin mendekatkan program ke masyarakat. 

Sebelumnya Kamis (31/8) PKS Kalteng melaksanakan kegiatan buka puasa bersama dalam rangka puasa arafah dan berdo'a untuk saudara kita di Rohingya yang mengalami tragedi kemanusiaan. Kegiatan bersama para kader dan masyarakat ini mengharapkan peran semua pihak untuk membantu masyarakat Rohingya ungkap Heru.

Senin, 14 Agustus 2017

1.000 Bendera Merah Putih


Ahad, (13/8) Pembagian Bendera Merah Putih di lakukan PKS Kalteng di halaman kantor kepada para pengendara yang melewatinya. Tampak hadir dalam pembagian tersebut Ketua Umum PKS Kalteng, Heru Hidayat, Ketua DPD PKS Kota Palangka Raya, Imam Santosa. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka menyambut 72 tahun Indonesia Merdeka dan juga bentuk kebersamaan dengan warga untuk semakin meningkatkan nilai kebangsaan ungkap Yeni, ST selaku Humas PKS Kalteng. Selain itu PKS Se-Kalimantan Tengah turut membagikan 1.000 bendera ukuran standar untuk sekolah/madrasah/lembaga pendidikan lainnya yang ada di pinggiran Kota, desa, maupun di pelosok ungkap Yeni. Menurut Yeni, hal ini di lakukan untuk memudahkan pihak sekolah/madrasah/lembaga pendidikan lainnya agar mendapatkan bendera standar dan jika ada yang lama bisa memperbaharuinya. Secara terpisah Ketua Umum PKS Kalteng, Heru Hidayat, ST menyampaikan bahwa "dalam rangka 72 tahun Indonesia merdeka, kita semua harus bersatu padu untuk turut berperan aktif menumbuhkan semangat persatuan dan kebangsaan". Hal ini di lakukan agar saling menjaga rumah kita Indonesia senantiasa damai, rukun dan terus berupaya membangun ke arah yang lebih maju ungkap Heru, mantan Anggota DPRD Kalteng ini.

Sementara itu Heru juga mengajak banyak pihak melakukan hal yang sama agar semakin semarak kebersamaan kita dalam momentum 72 tahun Indonesia merdeka ini. Sehingga upaya menjalin kebersamaan dengan banyak pihak akan terwujud dengan baik dan memperkuat persatuan di masyarakat. Bendera Merah Putih 

Ahad, (13/8) Pembagian Bendera Merah Putih di lakukan PKS Kalteng di halaman kantor kepada para pengendara yang melewatinya. Tampak hadir dalam pembagian tersebut Ketua Umum PKS Kalteng, Heru Hidayat, Ketua DPD PKS Kota Palangka Raya, Imam Santosa. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka menyambut 72 tahun Indonesia Merdeka dan juga bentuk kebersamaan dengan warga untuk semakin meningkatkan nilai kebangsaan ungkap Yeni, ST selaku Humas PKS Kalteng. Selain itu PKS Se-Kalimantan Tengah turut membagikan 1.000 bendera ukuran standar untuk sekolah/madrasah/lembaga pendidikan lainnya yang ada di pinggiran Kota, desa, maupun di pelosok ungkap Yeni. Menurut Yeni, hal ini di lakukan untuk memudahkan pihak sekolah/madrasah/lembaga pendidikan lainnya agar mendapatkan bendera standar dan jika ada yang lama bisa memperbaharuinya. Secara terpisah Ketua Umum PKS Kalteng, Heru Hidayat, ST menyampaikan bahwa "dalam rangka 72 tahun Indonesia merdeka, kita semua harus bersatu padu untuk turut berperan aktif menumbuhkan semangat persatuan dan kebangsaan". Hal ini di lakukan agar saling menjaga rumah kita Indonesia senantiasa damai, rukun dan terus berupaya membangun ke arah yang lebih maju ungkap Heru, mantan Anggota DPRD Kalteng ini.

Sementara itu Heru juga mengajak banyak pihak melakukan hal yang sama agar semakin semarak kebersamaan kita dalam momentum 72 tahun Indonesia merdeka ini. Sehingga upaya menjalin kebersamaan dengan banyak pihak akan terwujud dengan baik dan memperkuat persatuan di masyarakat.

Selasa, 01 Agustus 2017

Impor Garam Harusnya Bersifat Sementara Bukan Permanen


Ketua Bidang Ekonomi, Keuangan, Industri, Teknologi dan Lingkungan Hidup DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Memed Sosiawan

Jakarta (1/8) - Ketua Bidang Ekonomi, Keuangan, Industri, Teknologi dan Lingkungan Hidup DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Memed Sosiawan berharap impor garam hanyalah kondisi sementara untuk menangani kelangkaan garam, bukan rencana permanen.

"Karena hujan berkepanjangan di daerah sentra penghasilan garam, maka produksi garam nasional merosot drastis. Oleh karena itu pemerintah berencana mengimpor garam dari India dan Australia sebanyak 75 ribu ton. Kita berharap impor ini hanyalah kondisi sementara menangani kelangkaan garam, bukan rencana permanen terus-menerus impor untuk merendahkan harga garam di pasaran, yang dengan harga rendah," kata Memed di gedung DPP PKS Jalan TB Simatupang No.82, Pasar Minggu Jakarta Selatan, Selasa (1/8/2017).

Memed menambahkan bahwa apabila pemerintah mengimpor garam dalam jangka panjang, maka tentu saja hal tersebut akan merugikan petani garam Indonesia.
"Dan pada akhirnya mereka meninggalkan usaha garamnya. Kalau sudah demikian maka Indonesia akan selamanya tergantung impor garam luar negeri," ujar Memed.

Kondisi ini akan berpengaruh juga dengan semua produksi yang terkait dengan garam seperti produksi ikan asin yang kini memilih untuk menaikkan harga ikan asin di pasaran. Harga garam sebelumnya Rp8.000 per kg kini menjadi Rp11.000 per kg begitu juga dengan harga ikan yang naik hingga dua kali lipat dibandingkan harga sebelumnya. "Semua produksi terkait garam akan naik harganya," ungkapnya.
 

Minggu, 30 April 2017

Kemenangan Pilkada DKI adalah Sebuah Tanda

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dalam acara puncak Milad 19 PKS di Jakarta, Ahad (30/4/2017)
 
Jakarta (30/4) -- Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengatakan, perjalanan 19 tahun mengajarkan bahwa eksistensi hidup sebuah organisasi ditentukan oleh kemampuan organisasi tersebut membaca tanda-tanda kehidupan. 
 
Menjelang milad PKS ke-19, ujar dia, PKS berjumpa dengan tanda-tanda kehidupan yang sangat fenomenal, yang mengundang perhatian nasional dan internasional, yaitu Pilkada DKI Jakarta. 
 
Politisi asal Tasikmalaya itu lantas menguraikan tiga isyarat kemenangan Pilkada DKI 2017 yang bertepatan dengan perayaan milad ke-19. Pertama, ungkap dia, Pilkada DKI ini menegaskan kembali bahwa Islam dan politik adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan 
 
Politik adalah bagian dari Islam. Karena Islam sesungguhnya melingkupi seluruh sektor kehidupan, tak terkecuali politik. Islam kehadirannya tidak hanya terbatas di sudut-sudut masjid, acara pernikahan atau ritual pemakaman semata. 
 
"Islam justru dinantikan kehadirannya di ruang-ruang publik, membela yang tergusur, mengentaskan kemiskinan, berjuang di gedung parlemen, di meja-meja pemerintahan dan di sektor-sektor strategis lainnya," papar Sohibul Iman dalam orasi budaya pada puncak Milad 19 PKS di Jakarta, Ahad (30/4/2017). 
 
Berangkat dari keyakinan inilah, sebut Sohibul, PKS lahir di bumi pertiwi ini. "Sembilan belas tahun yang lalu kita telah membuat keputusan yang bersejarah yakni mendirikan partai politik yang saat itu bernama Partai Keadilan," sebut Sohibul. 
 
Kedua, makna kemenangan Pilkada DKI adalah kemenangan rakyat yang terzalimi dan tersakiti Kemenangan Anies-Sandi ini bukanlah kemenangan untuk Anies-Sandi semata. Bukan pula untuk PKS atau Gerindra dan partai-partai pendukungnya. Tapi kemenangan ini adalah kemenangan untuk rakyat DKI Jakarta. 
 
Sohibul menekankan, politik pada akhirnya tentang kepada siapa kita berpihak. Jika berpihak kepada kebenaran dan rasa keadilan rakyat, maka Yang Maha Kuasa akan berikan kekuasaan itu 
 
PKS memang terlahir dari rahim umat Islam, akan tetapi PKS tumbuh dan besar bersama bukan hanya dengan umat Islam tapi juga bersama seluruh elemen bangsa yang lain.  
 
Terakhir, kemenangan Pilakada DKI Jakarta menunjukkan bahwa Islam, Kebhinekaan dan Kebangsaan adalah takdir sejarah bangsa Indonesia. Ketiganya, ujar Sohibul, sejalan dan seiring, bukan untuk dipertentangkan. 
 
Keberpihakan umat Islam kepada kebangsaan dan Kebhinekaan adalah fakta sejarah yang tidak dapat dikesampingkan.Ketika ada kelompok yang berupaya membenturkan Keislaman, Kebhinekaan dan Kebangsaan maka mereka secara sadar telah memunggungi takdir sejarah bangsa Indonesia. "Para pendiri Republik ini tidak pernah membenturkan Islam dengan Kebhinekaan dan NKRI," ujar Sohibul dengan tegas.